Mitsubishi Xpander A4. MXRT
Mitsubishi Xpander A4. MXRT

Balap Mobil

Rifat Sungkar Buktikan "Mobil Keluarga" Bisa Bersaing di Ajang Reli

Ekawan Raharja • 25 September 2022 12:00
Aek Nauli: Pereli nasional, RIfat Sungkar, menunjukan keseriusannya berlaga di Asia Pacific Rally Championship (APRC) yang berlangsung pada 24 - 25 September 2022 di Kawasan Aek Nauli Sumatera Utara. Dia pun juga membuktikan bahwa "mobil keluarga" yang digunakannya tersebut bisa bersaing dengan sejumlah mobil lainnya yang biasa digunakan di ajang reli.
 
Rifat bersama navigator Benjamin Searcy berhasil menduduki peringkat teratas pada klasemen sementara APRC dengan catatan waktu 1 jam 19 menit 56,4 detik. Hasil tersebut juga membuat tim Mitsubishi Xpander Rally Team (MXRT) menempati posisi pertama pada Kejuaraan Nasional Rally 2022.
 
Pada hari pertama Xpander AP4 menjalani 8 special stage (SS) dengan jarak 105,10km atau jarak tempuh total sejauh 233,09km. SS pembuka mengambil area Negeri Dolok dengan karakter lintasan tanah bercampur batu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Panasnya cuaca dan kerasnya permukaan trek sempat mengganggu penampilan mobil. Mereka mengalami pecah ban dan overheat pada bahan bakar namun kekompakan keduanya mampu membuat tunggangan mereka melaju kembali.
 
Selepas tengah hari, cuaca berubah drastis. Hujan turun dan membuat lintasan yang tadinya keras menjadi licin. Banyak pereli yang terempas akibat trek yang licin tersebut, namun Rifat dan Ben mampu tampil mulus mengatasi medan licin.
 
Persaingan pada hari pertama terlihat sangat ketat. Hanya dipisahkan jarak waktu yang pendek. Hal tersebut membuat pereli harus mengerahkan segala kemampuan untuk tampil sempurna sekaligus mampu memacu kendaraan mereka sekencang mungkin.
 
“Di hari pertama ini, Xpander AP4 mampu menunjukkan performa luarbiasanya. Sempat mengalami masalah pada SS pertama, tapi sanggup mengejar ketertinggalan hingga bertahan di posisi terbaiknya,” ucap Rifat Sungkar. 
 
Rifat mengakui lintasan di Rally Danau Toba sangat menantang. Kendati secara umum berkarakter tanah atau gravel, namun kondisi permukaannya sangat bervariasi, mulai dari tanah, pasir dan berbatu.
 
“Kondisi cuaca juga menambah tantangan yang ada. Di saat kering, lintasannya panas dan keras, namun begitu hujan, lintasan berubah menjadi sangat licin,” ucap Rifat.
 
Manager MXRT, Irwan Bagong, mengatakan lintasan Rally Danau Toba sangat menguras kemampuan para pereli dan menuntut kerjasama tim yang mumpuni.
 
 “Kami bersyukur dapat mengatasi berbagai kendala yang dialami pada hari pertama. Untuk hari kedua akan ada beberapa penyesuaian agar kendala tersebut tidak terjadi lagi. Yang jelas pada hari pertama ini tim telah mengeluarkan semua kemampuannya sehingga dapat berada di posisi teratas,” ucap Irwan.
 
Pada hari kedua, Rally Danau Toba akan menjalani 4 SS dengan jarak 51,57km atau total jarak tempuh sejauh 128,12km. Beberapa area akan kembali menjadi lintasan persaingan yaitu Negeri Dolok, Huta Tonga, Aek Nauli dan Gorbus namun dengan arah yang berbeda dari hari pertama.
 
(ERA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif