Bisnis asuransi mobil bekas cukup menggiurkan meski resikonya besar. MI/Ramdani
Bisnis asuransi mobil bekas cukup menggiurkan meski resikonya besar. MI/Ramdani

Bisnis Asuransi Mobil Bekas 'Ngeri-Ngeri Sedap'

Otomotif industri otomotif mobil bekas asuransi kendaraan
Ekawan Raharja • 23 Agustus 2019 19:53

Medan: Bisnis asuransi kendaraan memang sangat terbuka lebar dan potensial. Bisnis asuransi mobil baru memang terasa lezat karena harus jumlahnya terukur, sedangkan bisnis mobil bekas perlu diperhatikan lebih lanjut.
 
Chief Marketing Officer Retail Business Asuransi Astra, Gunawan Salim, menjelaskan tidak ada angka yang pasti mengenai penjualan mobil bekas per tahunnya. Sehingga ini menjadi kendala bagi perusahaan asuransi untuk memperlebar bisnis asuransi kendaraan bekas.
 
“Bisnis mobil bekas ngeri-ngeri sedap. Pasarnya tidak ketahuan. Mungkin, dulunya dari leasing dipaksa berasuransi. Selesai leasing, apa dia perpanjang asuransinya? Enggak tahu," ungkap Gunawan Salim saat ditemui di Medan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Chief Executive Officer (CEO) PT Asuransi Astra, Rudy Chen, juga menjelaskan pasar asuransi mobil bekas lebih berisiko dan pasarnya tidak jelas seperti mobil baru yang tiap tahun ada prediksinya. “Ada yang bilang pasar used car (mobil bekas) 2-3 kali lebih besar dari new car (mobil baru)," di kesempatan yang sama.
 
Namun bagaimanapun juga, Rudy Chen mengakui pasar mobil bekas juga merupakan sebuah peluang. Apalagi di saat penjualan mobil dalam beberapa tahun ini terasa stagnan, dan bisnis asuransi mobil bekas bisa membantu.
 
Gunawan Salim lebih lanjut bercerita alasan yang membuat pihaknya berhati-hati dalam berbisnis asuransi mobil bekas adalah risiko mobil bekas sama dengan mobil baru yang bisa mengalami kecelakaan, padahal preminya mirip dengan mobil baru. Bedanya harga mobil bekas lebih rendah sehingga total bayar preminya lebih murah dari mobil sejenis yang baru.
 
“Mobil bekas agak susah, bukan kita tidak mau. Kita mau tapi usia kendaraan kita batasi 9 tahun,” tutup Gunawan Salim.
 
Bisnis mobil bekas di Indonesia memang tumbuh subur dan memiliki pasar tersendiri. Terbukti dengan menjamurnya iklan baris di Indonesia, seperti OLX.co.id, Mobil123.com, Oto.com, Carmudi, dan berbagai iklan baris lainnya.


 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif