Indonesia Rad Safety Award sharing session. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto
Indonesia Rad Safety Award sharing session. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto

Kiat 'Kota Pintar' untuk Membangun Keselamatan di Jalan

Otomotif safety driving safety riding
M. Bagus Rachmanto • 23 Oktober 2019 13:25
Jakarta: Tingginya angka kecelakaan lalu lintas harus jadi kepedulian semua pihak guna menjaga keselamatan di jalan. Lihat saja data kecelakaan yang diungkap Korlantas Polri.
 
Meski setiap tahunnya turun sekitar 1 persen, namun masih relatif tinggi. Polri mencatat sebanyak 98.414 kasus yang terjadi di 2017 telah merenggut sekitar 24.213 jiwa. Sementara di 2016, sedikitnya 25.859 jiwa melayang sia-sia.
 
Berdasarkan keprihatinan tersebut Adira Insurance melalui program Indonesia Rad Safety Award (IRSA) ketujuh ini tergerak untuk berusaha meminimalisir tingkat kecelakaan di Indonesia. Yaitu dengan mempelopori dalam kampanye gerakan keselamatan di jalan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini IRSA telah berada di tahap Sharing Session dengan mengangkat tema 'Konsep Smart city pada Perspektif Keselamatan Jalan yang Berfokus pada Penerapan Smart Mobility dan Smart Living'. Sharing session ini merupakan forum diskusi antar pemerintah kota dan kabupaten yang menjadi finalis IRSA 2019 dengan instansi terkait jelang ajan penghargaan IRSA 2019.
 
Adapun beberapa permasalahan yang, muncul karena tingginya angka pertumbuhan penduduk dan penggunaan kendaraan pribadi di suatu wilayah diantaranya yaitu kemacetan (traffic), keselamatan (safety), efesiensi (efficiency) dan polusi udara (polution).
 
Dalam memecahkan permasalahan-permasalahan itu, pemangku kepentingan suatu kota harus dapat merumuskan suatu konsep pergerakan penduduk yang efisien dan terintegraasi atau smart mobility, yang akan sangat berguna menorong pertumbuhan ekonomi suatu kota.
 
Secara teknis, konsep smart mobility adalah model pergerakan masyarakat dengan memanfaatkan berbagai moda transpotas, yang utamanya adalah transportasi umum yang terinteggrasi, aman, berkeselamatan dan nyaman.
 
Selaian itu, harus diikuti pula engan konsep masyarakat yang memiliki kualitas yang terukur dan memiliki budaya berkeselamatan selama di jalan atau smart living. Kedua hal ini saling terhubung dengan penggunaan teknologi yang terbarukan untuk mewujudkan zero accident di Indonesia.
 
Chief Executive Officer Adira Insurance, Julian Noor mengungkapkan, sharing session ini bagian dari perjalanan penyelenggaraan IRSA sejak 7 tahun lalu. Sehingga hasil dari forum ini dapat dijadikan referensi untuk menerapkan sistem tata kelola keselamatan jalan yang baik di wilayahnya.
 
"Dengan adanya sharing session ini, menjadikan IRSA tidak hanya sekedar penghargaan, melainkan mampu merangkul berbagai pihak untuk saling bersinergi mewujudkan zero accident di Indonesia serta dapat memberikan solusi permasalahan kota dan kabupaten finalis IRSA dalam hal penerapan smart mobility dan smart living dalam kontekstual smart city di wilayahnya masing-masing," ungkap Julian di acara Sharing Session jelang penghargaan IRSA 2019, Jakarta, Rabu (23/10/2019).
 
Selama penyelenggaraannya IRSA telah bekerja sama denga 5 pilar keselamatan, diantaranya Kementerian PPN/BAPPENAS, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan, Kepolisian dan Kementerian Kesehatan.

 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif