medcom.id, Jakarta: Ford Motor Indonesia (FMI) harus menelan pil pahit di awal tahun 2016. Mereka berencana untuk angkat kaki dari pasar otomotif nasional pada medio semeter kedua 2016.
Kehadiran merek otomotif asal Amerika Serikat tersebut tidak terlepas dari Indonesia Republic Motor Company (IRMC) pada tahun 1989. Saat itu mereka memasarkan beberapa kendaraan seperti Telstar, TX-3, TX-5, Cortina, dan Laser.
Beranjak pada tahun Juli 2000, tugas Agen Pemegang Merek (APM) Ford diambil alih oleh FMI. Awal kemunculannya, FMI hanya menawarkan dua produknya yakni Ranger dan Everest. Namun seiring berjalannya waktu, anak perusahaan dari Ford Motor Company tersebut juga menawarkan Focus, Fiesta, Ranger, Ecosport, Escape, dan Everest.
Setelah 16 tahun berkiprah, Ford Motor Company berencana untuk mencabut FMI dari industri otomotif tanah air. Langkah ini dilakukan lantaran penjualan produk mereka di Indonesia terbilang sangat minim. Dari data resmi GAIKINDO untuk wholesales tahun 2015 saja, mereka hanya berhasil menjual 4.986 unit atau hanya 0,5 persen pangsa pasar otomotif tanah air.
"Hari ini kami telah mengumumkan keputusan bisnis yang sulit untuk mundur dari seluruh operasi kami di Indonesia pada paruh kedua tahun ini. Hal ini termasuk menutup dealership Ford dan menghentikan penjualan dan impor resmi semua kendaraan Ford," terang Bagus Susanto, Managing Director FMI, melalui edaran pers pada Senin 25 Januari 2016 kemarin.
medcom.id, Jakarta: Ford Motor Indonesia (FMI) harus menelan pil pahit di awal tahun 2016. Mereka berencana untuk angkat kaki dari pasar otomotif nasional pada medio semeter kedua 2016.
Kehadiran merek otomotif asal Amerika Serikat tersebut tidak terlepas dari Indonesia Republic Motor Company (IRMC) pada tahun 1989. Saat itu mereka memasarkan beberapa kendaraan seperti Telstar, TX-3, TX-5, Cortina, dan Laser.
Beranjak pada tahun Juli 2000, tugas Agen Pemegang Merek (APM) Ford diambil alih oleh FMI. Awal kemunculannya, FMI hanya menawarkan dua produknya yakni Ranger dan Everest. Namun seiring berjalannya waktu, anak perusahaan dari Ford Motor Company tersebut juga menawarkan Focus, Fiesta, Ranger, Ecosport, Escape, dan Everest.
Setelah 16 tahun berkiprah, Ford Motor Company berencana untuk mencabut FMI dari industri otomotif tanah air. Langkah ini dilakukan lantaran penjualan produk mereka di Indonesia terbilang sangat minim. Dari data resmi GAIKINDO untuk
wholesales tahun 2015 saja, mereka hanya berhasil menjual 4.986 unit atau hanya 0,5 persen pangsa pasar otomotif tanah air.
"Hari ini kami telah mengumumkan keputusan bisnis yang sulit untuk mundur dari seluruh operasi kami di Indonesia pada paruh kedua tahun ini. Hal ini termasuk menutup
dealership Ford dan menghentikan penjualan dan impor resmi semua kendaraan Ford," terang Bagus Susanto, Managing Director FMI, melalui edaran pers pada Senin 25 Januari 2016 kemarin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)