DKI Jakarta: Produsen otomotif Korea Selatan, Hyundai Motor Company, menghentikan sementara penjualan sejumlah varian SUV tiga barisnya, Hyundai Palisade, di Amerika Serikat dan Kanada. Keputusan ini diambil setelah terjadinya kecelakaan fatal di negara bagian Ohio yang melibatkan seorang anak berusia dua tahun.
Penghentian penjualan (stop-sale) berlaku untuk varian Palisade Limited dan Palisade Calligraphy model tahun 2026, dikutip dari Carscoops. Langkah tersebut dilakukan sambil menunggu hasil investigasi terkait potensi masalah pada sistem kursi elektrik di baris kedua dan ketiga kendaraan tersebut.
Menurut perusahaan, permasalahan berkaitan dengan cara kerja sistem kursi lipat elektrik ketika terdapat objek atau orang di jalurnya. Dalam kondisi tertentu, kursi baris kedua dan ketiga kemungkinan tidak memberikan perlindungan yang memadai apabila terjadi kontak saat fungsi pelipatan otomatis sedang dioperasikan.
Risiko yang sama juga disebut dapat terjadi saat fitur one-touch tilt-and-slide pada kursi baris kedua digunakan untuk memberikan akses menuju baris ketiga.
Baca Juga:
Tips Hemat BBM Mobil Agar Tidak Jadi ‘Sobat’ SPBU
Insiden Fatal di Ohio
Detail lengkap mengenai insiden yang terjadi pada 7 Maret masih terbatas. Namun laporan awal menyebutkan seorang anak perempuan berusia dua tahun meninggal dunia setelah terjepit saat fungsi pelipatan kursi elektrik baris kedua diaktifkan.
Menanggapi kejadian tersebut, Hyundai menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Perusahaan menyatakan menyampaikan simpati terdalam kepada keluarga korban.
Imbauan kepada Pemilik Kendaraan
Sambil menunggu hasil investigasi lebih lanjut, Hyundai meminta pemilik Palisade model 2026 untuk tidak menggunakan fungsi kursi elektrik apabila terdapat orang atau benda di baris kedua maupun ketiga.
Selain itu, pemilik kendaraan juga diminta untuk tidak menekan tombol sandaran kursi ketika seseorang sedang masuk atau keluar dari baris ketiga.
Recall Lebih dari 68.000 Kendaraan
Hyundai juga tengah menyiapkan program penarikan kembali (recall) untuk kedua varian Palisade tersebut. Total kendaraan yang terdampak diperkirakan mencapai lebih dari 68.500 unit. Dari jumlah tersebut, sekitar 60.515 unit berada di Amerika Serikat dan 7.967 unit di Kanada.
Baca Juga:
Rekomendasi SUV Buat Pengemudi dengan Tinggi Badan di Atas 180 CM
Perusahaan menyatakan solusi perbaikan masih dalam tahap pengembangan dan nantinya akan dilakukan tanpa biaya bagi pemilik kendaraan. Bagi pelanggan yang merasa khawatir, dealer akan menyediakan kendaraan pengganti sementara hingga solusi resmi tersedia.
Hyundai Indonesia Tunggu 'Perintah' Kantor Pusat
Palisade juga menjadi salah satu model yang dipsarkan di Indonesia. Chief Operating Officer HMID, Fransiscus Soerjopranoto, mengatakan perusahaan masih berkoordinasi dengan prinsipal global terkait langkah penanganan di Indonesia.
“Pastinya kita terus koordinasi sama global. Karena permasalahan ini kan bukan terjadi untuk Indonesia saja. Tapi terjadinya juga mulai dari pasarnya Amerika. Sehingga kita tunggu dari panduan atau guidance dari Hyundai Motor Company (HMC),” ujar Soerjo pada Rabu (15/4/2026) di Jakarta Selatan.
Di sisi lain, konsumen juga tidak perlu khawatir. Dia sebutkan perbaikan bisa dilakukan tanpa harus datang ke bengkel.
“Untuk pemilik kendaraan Palisade, jangan takut, jangan khawatir. Karena sekarang untuk perbaikannya sudah bisa dilakukan secara online atau OTA (Over The Air),” kata dia.
DKI Jakarta: Produsen
otomotif Korea Selatan,
Hyundai Motor Company, menghentikan sementara penjualan sejumlah varian SUV tiga barisnya, Hyundai Palisade, di Amerika Serikat dan Kanada. Keputusan ini diambil setelah terjadinya kecelakaan fatal di negara bagian Ohio yang melibatkan seorang anak berusia dua tahun.
Penghentian penjualan (stop-sale) berlaku untuk varian Palisade Limited dan Palisade Calligraphy model tahun 2026, dikutip dari Carscoops. Langkah tersebut dilakukan sambil menunggu hasil investigasi terkait potensi masalah pada sistem kursi elektrik di baris kedua dan ketiga kendaraan tersebut.
Menurut perusahaan, permasalahan berkaitan dengan cara kerja sistem kursi lipat elektrik ketika terdapat objek atau orang di jalurnya. Dalam kondisi tertentu, kursi baris kedua dan ketiga kemungkinan tidak memberikan perlindungan yang memadai apabila terjadi kontak saat fungsi pelipatan otomatis sedang dioperasikan.
Risiko yang sama juga disebut dapat terjadi saat fitur one-touch tilt-and-slide pada kursi baris kedua digunakan untuk memberikan akses menuju baris ketiga.
Insiden Fatal di Ohio
Detail lengkap mengenai insiden yang terjadi pada 7 Maret masih terbatas. Namun laporan awal menyebutkan seorang anak perempuan berusia dua tahun meninggal dunia setelah terjepit saat fungsi pelipatan kursi elektrik baris kedua diaktifkan.
Menanggapi kejadian tersebut, Hyundai menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Perusahaan menyatakan menyampaikan simpati terdalam kepada keluarga korban.
Imbauan kepada Pemilik Kendaraan
Sambil menunggu hasil investigasi lebih lanjut, Hyundai meminta pemilik Palisade model 2026 untuk tidak menggunakan fungsi kursi elektrik apabila terdapat orang atau benda di baris kedua maupun ketiga.
Selain itu, pemilik kendaraan juga diminta untuk tidak menekan tombol sandaran kursi ketika seseorang sedang masuk atau keluar dari baris ketiga.
Recall Lebih dari 68.000 Kendaraan
Hyundai juga tengah menyiapkan program penarikan kembali (
recall) untuk kedua varian Palisade tersebut. Total kendaraan yang terdampak diperkirakan mencapai lebih dari 68.500 unit. Dari jumlah tersebut, sekitar 60.515 unit berada di Amerika Serikat dan 7.967 unit di Kanada.
Perusahaan menyatakan solusi perbaikan masih dalam tahap pengembangan dan nantinya akan dilakukan tanpa biaya bagi pemilik kendaraan. Bagi pelanggan yang merasa khawatir, dealer akan menyediakan kendaraan pengganti sementara hingga solusi resmi tersedia.
Hyundai Indonesia Tunggu 'Perintah' Kantor Pusat
Palisade juga menjadi salah satu model yang dipsarkan di Indonesia. Chief Operating Officer HMID, Fransiscus Soerjopranoto, mengatakan perusahaan masih berkoordinasi dengan prinsipal global terkait langkah penanganan di Indonesia.
“Pastinya kita terus koordinasi sama global. Karena permasalahan ini kan bukan terjadi untuk Indonesia saja. Tapi terjadinya juga mulai dari pasarnya Amerika. Sehingga kita tunggu dari panduan atau guidance dari Hyundai Motor Company (HMC),” ujar Soerjo pada Rabu (15/4/2026) di Jakarta Selatan.
Di sisi lain, konsumen juga tidak perlu khawatir. Dia sebutkan perbaikan bisa dilakukan tanpa harus datang ke bengkel.
“Untuk pemilik kendaraan Palisade, jangan takut, jangan khawatir. Karena sekarang untuk perbaikannya sudah bisa dilakukan secara online atau OTA (Over The Air),” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)