Jakarta: Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menyiapkan 401 unit bus untuk program mudik gratis angkutan jalan pada Angkutan Lebaran 2026. Total kapasitas yang disediakan mencapai 15.834 penumpang untuk arus mudik dan balik.
"Pendaftaran akan dibuka mulai tanggal 1 Maret 2026 secara online melalui laman nusantara.kemenhub.go.id. Pendaftaran akan ditutup ketika seluruh kuota telah terpenuhi," ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan di Jakarta, dikutip dari situs resminya.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendukung kelancaran arus mudik sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan transportasi ke kampung halaman.
34 Kota Tujuan Mudik di 10 Provinsi
Program mudik gratis angkutan jalan 2026 melayani 34 kota tujuan di 10 provinsi. Kota-kota tersebut meliputi Palembang, Lampung, Bengkulu, Padang, Medan, Aceh, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Kuningan, Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, Purwokerto, Tegal, Pekalongan, Demak, Boyolali, Klaten, Pati, Blora, Cilacap, Wonosobo, Kebumen, Magelang, Wonosari, Jepara, Sragen, Madiun, Surabaya, Tuban, Malang, dan Tulungagung.
Baca Juga: Gen Z Wajib Tertib Administrasi Kendaraan Jelang Mudik Lebaran 2026
12 Kota Arus Balik
Untuk arus balik, keberangkatan dilakukan dari 12 kota di 8 provinsi, yakni Kuningan, Madiun, Surabaya, Palembang, Padang, Medan, Aceh, Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto.
Fasilitas Angkut Sepeda Motor
Selain bus penumpang, Kemenhub juga menyiapkan delapan unit truk untuk mengangkut sepeda motor.
"Selain itu, kami juga menyediakan 8 unit truk pengangkutan sepeda motor diperuntukkan bagi pemudik yang akan pulang kampung dengan sepeda motor. Sejumlah truk tersebut mampu menampung 240 unit sepeda motor," terang Dirjen Aan.
Adapun kota yang disertai layanan angkut sepeda motor pada arus mudik dan balik yakni Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto.
Jadwal Keberangkatan Arus Mudik
Keberangkatan arus mudik dibagi dalam tiga hari di lima lokasi:
16 Maret 2026: Terminal Pondok Cabe, Tangerang Selatan
17 Maret 2026: Terminal Jatijajar Depok dan Terminal Pulogebang Jakarta
18 Maret 2026: Terminal Kampung Rambutan Jakarta dan Terminal Poris Plawad Tangerang
Sementara penyerahan sepeda motor untuk arus mudik dilakukan pada 16 Maret 2026 di Terminal Pondok Cabe dan diberangkatkan pada malam hari di lokasi yang sama.
Jadwal Keberangkatan Arus Balik
"Untuk bus pada arus balik, keberangkatan dilakukan pada tanggal 25 Maret 2026 dari Terminal Bulupitu Purwokerto, Terminal Mangkang Semarang, Terminal Giwangan Yogyakarta, Terminal Tirtonandi Solo, Terminal Giri Adipura Wonogiri, Terminal Kertawangunan Kuningan, Terminal Purboyo Madiun, Terminal Bungurasih Surabaya, Terminal Alang-Alang Lebar Palembang, Terminal Anak Air Padang, Terminal Amplas Medan, Terminal Batoh Aceh," ujarnya.
Pastikan Bus Lolos Rampcheck
"Kami juga memastikan bus - bus mudik gratis yang akan diberangkatkan telah melaksanakan inspeksi keselamatan atau rampcheck. Hal ini dilakukan untuk memastikan dan menjamin kondisi bus dan pengemudi dalam keadaan prima sehingga diharapkan seluruh penumpang dapat sampai di kampung halaman dengan selamat dan nyaman," imbuhnya.
Jakarta: Direktorat Jenderal Perhubungan Darat
Kementerian Perhubungan menyiapkan 401 unit bus untuk program
mudik gratis angkutan jalan pada Angkutan Lebaran 2026. Total kapasitas yang disediakan mencapai 15.834 penumpang untuk arus mudik dan balik.
"Pendaftaran akan dibuka mulai tanggal 1 Maret 2026 secara online melalui laman nusantara.kemenhub.go.id. Pendaftaran akan ditutup ketika seluruh kuota telah terpenuhi," ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan di Jakarta, dikutip dari situs resminya.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendukung kelancaran arus mudik sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan transportasi ke kampung halaman.
34 Kota Tujuan Mudik di 10 Provinsi
Program mudik gratis angkutan jalan 2026 melayani 34 kota tujuan di 10 provinsi. Kota-kota tersebut meliputi Palembang, Lampung, Bengkulu, Padang, Medan, Aceh, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Kuningan, Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, Purwokerto, Tegal, Pekalongan, Demak, Boyolali, Klaten, Pati, Blora, Cilacap, Wonosobo, Kebumen, Magelang, Wonosari, Jepara, Sragen, Madiun, Surabaya, Tuban, Malang, dan Tulungagung.
Baca Juga:
Gen Z Wajib Tertib Administrasi Kendaraan Jelang Mudik Lebaran 2026
12 Kota Arus Balik
Untuk arus balik, keberangkatan dilakukan dari 12 kota di 8 provinsi, yakni Kuningan, Madiun, Surabaya, Palembang, Padang, Medan, Aceh, Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto.
Fasilitas Angkut Sepeda Motor
Selain bus penumpang, Kemenhub juga menyiapkan delapan unit truk untuk mengangkut sepeda motor.
"Selain itu, kami juga menyediakan 8 unit truk pengangkutan sepeda motor diperuntukkan bagi pemudik yang akan pulang kampung dengan sepeda motor. Sejumlah truk tersebut mampu menampung 240 unit sepeda motor," terang Dirjen Aan.
Adapun kota yang disertai layanan angkut sepeda motor pada arus mudik dan balik yakni Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto.
Jadwal Keberangkatan Arus Mudik
Keberangkatan arus mudik dibagi dalam tiga hari di lima lokasi:
- 16 Maret 2026: Terminal Pondok Cabe, Tangerang Selatan
- 17 Maret 2026: Terminal Jatijajar Depok dan Terminal Pulogebang Jakarta
- 18 Maret 2026: Terminal Kampung Rambutan Jakarta dan Terminal Poris Plawad Tangerang
Sementara penyerahan sepeda motor untuk arus mudik dilakukan pada 16 Maret 2026 di Terminal Pondok Cabe dan diberangkatkan pada malam hari di lokasi yang sama.
Jadwal Keberangkatan Arus Balik
"Untuk bus pada arus balik, keberangkatan dilakukan pada tanggal 25 Maret 2026 dari Terminal Bulupitu Purwokerto, Terminal Mangkang Semarang, Terminal Giwangan Yogyakarta, Terminal Tirtonandi Solo, Terminal Giri Adipura Wonogiri, Terminal Kertawangunan Kuningan, Terminal Purboyo Madiun, Terminal Bungurasih Surabaya, Terminal Alang-Alang Lebar Palembang, Terminal Anak Air Padang, Terminal Amplas Medan, Terminal Batoh Aceh," ujarnya.
Pastikan Bus Lolos Rampcheck
"Kami juga memastikan bus - bus mudik gratis yang akan diberangkatkan telah melaksanakan inspeksi keselamatan atau rampcheck. Hal ini dilakukan untuk memastikan dan menjamin kondisi bus dan pengemudi dalam keadaan prima sehingga diharapkan seluruh penumpang dapat sampai di kampung halaman dengan selamat dan nyaman," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)