DKI Jakarta: Horse Powertrain memperkenalkan mesin bensin baru bernama B20 yang dirancang untuk kendaraan hybrid dan diklaim mampu tetap beroperasi saat terendam air hingga kedalaman 1,1 meter. Teknologi ini ditujukan untuk kendaraan hybrid yang digunakan di medan berat, termasuk aktivitas off-road.
Informasi mengenai mesin Horse B20 tersebut dilaporkan Carscoops. Mesin bensin empat silinder berkapasitas 2,0 liter ini dirancang untuk kendaraan Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), serta kendaraan listrik dengan teknologi range extender.
Horse B20 menghasilkan tenaga antara 188 hingga 248 daya kuda, tergantung spesifikasinya. Torsi yang dihasilkan berada di rentang 221-280 lb-ft (300-380 Nm), dengan bobot mesin sekitar 130 kilogram.
Mesin Hybrid Horse B20 Bisa Terendam 1,1 Meter
Salah satu fitur utama Horse B20 adalah sertifikasi ketahanan air IPX8. Dengan kemampuan tersebut, mesin diklaim dapat tetap bekerja ketika kendaraan melewati genangan atau medan berair dengan kedalaman hingga 42 inci atau sekitar 1,1 meter.
Horse Powertrain melengkapi mesin tersebut dengan komponen kelistrikan dan sensor yang disegel. Sistem penyegelan khusus juga diterapkan pada area antara mesin dan transmisi untuk mencegah masuknya air.
Baca Juga:
Daftar 10 Merek Mobil Terlaris di Indonesia Januari–Agustus 2026
Ketika sistem mendeteksi mesin berada di dalam air, sistem kontrol dapat secara otomatis menyesuaikan respons throttle atau membatasi tenaga berdasarkan kondisi yang dihadapi kendaraan.
Teknologi tersebut dirancang untuk membantu mesin tetap beroperasi ketika kendaraan melewati medan berair sekaligus menjaga pengoperasian mesin dalam kondisi ekstrem.
Mampu Menaklukkan Tanjakan 45 Derajat
Kemampuan Horse B20 tidak hanya ditujukan untuk menghadapi medan berair. Mesin tersebut juga diklaim mampu bekerja pada kemiringan hingga 100 persen.
Kemiringan 100 persen berarti kendaraan dapat menanjak satu meter secara vertikal untuk setiap satu meter jarak horizontal yang ditempuh. Jika dikonversikan ke sudut, kondisi tersebut setara dengan kemiringan sekitar 45 derajat.
Kemampuan tersebut membuat mesin B20 dirancang untuk mendukung kendaraan yang beroperasi pada medan berat dan membutuhkan kemampuan menanjak tinggi.
Efisiensi Termal Capai 48,4 Persen
Horse B20 menggunakan siklus Miller, yaitu metode kerja mesin yang mempertahankan katup masuk tetap terbuka pada tahap awal langkah kompresi.
Baca Juga:
Honda CT125 Dapat Warna Baru, Harga Rp83,5 Juta
Mesin tersebut juga menggunakan sistem injeksi langsung, piston yang dirancang khusus, serta saluran masuk dengan karakteristik high-tumble. Kombinasi teknologi tersebut menghasilkan efisiensi termal yang diklaim mencapai 48,4 persen.
Horse menyebut angka tersebut lebih tinggi dibandingkan efisiensi termal sekitar 25-30 persen yang umum ditemukan pada mesin pembakaran internal konvensional. Angka tersebut juga lebih tinggi dibandingkan mesin siklus Miller yang digunakan Toyota Prius, yang berada di kisaran 40 persen.
Untuk menjaga temperatur mesin ketika digunakan dalam kondisi beban tinggi, termasuk saat menanjak dalam waktu lama, Horse B20 dibekali sistem pendinginan ganda aktif.
Sudah Digunakan pada Geely Galaxy Cruiser 700
Teknologi Horse B20 bukan sekadar konsep. Mesin tersebut pertama kali diperkenalkan pada Beijing Auto Show tahun ini dan telah digunakan pada Geely Galaxy Cruiser 700 untuk pasar China.
Pada model tersebut, B20 menjadi bagian dari sistem plug-in hybrid yang dipadukan dengan transmisi hybrid tiga percepatan buatan Horse Powertrain.
Baca Juga:
Jangan Sepelekan Abu Vulkanik, Bisa Rusak Mobil
Horse Powertrain sendiri didirikan pada 2024 oleh Renault dan Geely. Kehadiran B20 menunjukkan pengembangan mesin pembakaran internal masih menjadi bagian dari strategi teknologi kendaraan elektrifikasi, khususnya untuk HEV, PHEV, dan kendaraan listrik dengan range extender.
DKI Jakarta: Horse Powertrain memperkenalkan
mesin bensin baru bernama
B20 yang dirancang untuk
kendaraan hybrid dan diklaim mampu tetap beroperasi saat terendam air hingga kedalaman 1,1 meter. Teknologi ini ditujukan untuk kendaraan hybrid yang digunakan di medan berat, termasuk aktivitas off-road.
Informasi mengenai mesin Horse B20 tersebut dilaporkan Carscoops. Mesin bensin empat silinder berkapasitas 2,0 liter ini dirancang untuk kendaraan Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), serta kendaraan listrik dengan teknologi range extender.
Horse B20 menghasilkan tenaga antara 188 hingga 248 daya kuda, tergantung spesifikasinya. Torsi yang dihasilkan berada di rentang 221-280 lb-ft (300-380 Nm), dengan bobot mesin sekitar 130 kilogram.
Mesin Hybrid Horse B20 Bisa Terendam 1,1 Meter
Salah satu fitur utama Horse B20 adalah sertifikasi ketahanan air IPX8. Dengan kemampuan tersebut, mesin diklaim dapat tetap bekerja ketika kendaraan melewati genangan atau medan berair dengan kedalaman hingga 42 inci atau sekitar 1,1 meter.
Horse Powertrain melengkapi mesin tersebut dengan komponen kelistrikan dan sensor yang disegel. Sistem penyegelan khusus juga diterapkan pada area antara mesin dan transmisi untuk mencegah masuknya air.
Ketika sistem mendeteksi mesin berada di dalam air, sistem kontrol dapat secara otomatis menyesuaikan respons throttle atau membatasi tenaga berdasarkan kondisi yang dihadapi kendaraan.
Teknologi tersebut dirancang untuk membantu mesin tetap beroperasi ketika kendaraan melewati medan berair sekaligus menjaga pengoperasian mesin dalam kondisi ekstrem.
Mampu Menaklukkan Tanjakan 45 Derajat
Kemampuan Horse B20 tidak hanya ditujukan untuk menghadapi medan berair. Mesin tersebut juga diklaim mampu bekerja pada kemiringan hingga 100 persen.
Kemiringan 100 persen berarti kendaraan dapat menanjak satu meter secara vertikal untuk setiap satu meter jarak horizontal yang ditempuh. Jika dikonversikan ke sudut, kondisi tersebut setara dengan kemiringan sekitar 45 derajat.
Kemampuan tersebut membuat mesin B20 dirancang untuk mendukung kendaraan yang beroperasi pada medan berat dan membutuhkan kemampuan menanjak tinggi.
Efisiensi Termal Capai 48,4 Persen
Horse B20 menggunakan siklus Miller, yaitu metode kerja mesin yang mempertahankan katup masuk tetap terbuka pada tahap awal langkah kompresi.
Mesin tersebut juga menggunakan sistem injeksi langsung, piston yang dirancang khusus, serta saluran masuk dengan karakteristik high-tumble. Kombinasi teknologi tersebut menghasilkan efisiensi termal yang diklaim mencapai 48,4 persen.
Horse menyebut angka tersebut lebih tinggi dibandingkan efisiensi termal sekitar 25-30 persen yang umum ditemukan pada mesin pembakaran internal konvensional. Angka tersebut juga lebih tinggi dibandingkan mesin siklus Miller yang digunakan Toyota Prius, yang berada di kisaran 40 persen.
Untuk menjaga temperatur mesin ketika digunakan dalam kondisi beban tinggi, termasuk saat menanjak dalam waktu lama, Horse B20 dibekali sistem pendinginan ganda aktif.
Sudah Digunakan pada Geely Galaxy Cruiser 700
Teknologi Horse B20 bukan sekadar konsep. Mesin tersebut pertama kali diperkenalkan pada Beijing Auto Show tahun ini dan telah digunakan pada Geely Galaxy Cruiser 700 untuk pasar China.
Pada model tersebut, B20 menjadi bagian dari sistem plug-in hybrid yang dipadukan dengan transmisi hybrid tiga percepatan buatan Horse Powertrain.
Horse Powertrain sendiri didirikan pada 2024 oleh Renault dan Geely. Kehadiran B20 menunjukkan pengembangan mesin pembakaran internal masih menjadi bagian dari strategi teknologi kendaraan elektrifikasi, khususnya untuk HEV, PHEV, dan kendaraan listrik dengan range extender.
(UDA)