Jakarta - Salah satu produk mobil yang dianggap cukup baik di antara jajaran produk otomotif milik Honda, adalah Honda Jazz RS. Honda Jazz RS generasi kedua (kategori pre-facelift atau awal) hingga saat ini masih menjadi salah satu mobil hatchback paling diminati di pasaran mobil bekas Indonesia.
Desainnya yang sporty, performa mesin bertenaga, serta kabin yang fleksibel membuat mobil ini tetap memiliki daya tarik tersendiri bagi anak muda maupun keluarga muda. Bahkan untuk beberapa alasan, mobil ini dikategorikan sangat ramah terhadap kaum hobbies.
Mobil ini dibekali dengan mesin 1.5L SOHC i-VTEC 4 Silinder. Tenaga maksimalnya mencapai 120 PS pada 6.600 rpm. Kemudian torsi maksimal berada di angka 14,5 kgm pada 4.800 rpm. Tenaga itu tersalurkan melalui transmisi Manual 5-Percepatan dan Otomatis 5-Percepatan.
Salah satu fitur unggulannya yang banyak dilirik adalah karena fleksibilitas kursi belakang. Bahkan beberapa pehobi sepeda megatakan bisa muat untuk sepeda jenis roadbike dengan kondisi ban depan dilepas. Velg alloy 16 inci, Rem ABS + EBD.
Kisaran Harga Pasaran Honda Jazz RS 2010
Harga pasaran untuk Honda Jazz RS tahun 2010 sangat bervariasi, tergantung pada kondisi kendaraan, jarak tempuh (kilometer), kelengkapan surat-surat, serta wilayah penjualan.
Baca Juga:
Harga Turun Drastis, Ini Pilihan Motor Listrik Bekas Juli 2026
Berikut adalah estimasi rentang harga bekasnya saat ini:
* Honda Jazz RS Manual (MT) 2010: Rp 105.000.000 – Rp 120.000.000
* Honda Jazz RS Otomatis (AT) 2010: Rp 115.000.000 – Rp 130.000.000
Faktor Penentu Harga
Beberapa faktor utama yang membuat harga Honda Jazz RS 2010 bisa berada di bawah atau di atas rata-rata pasaran meliputi:
* Kondisi Mesin dan Transmisi: Mesin yang halus serta transmisi (terutama matic konvensional yang responsif) tanpa ada kendala jetlag atau jeda perpindahan gigi akan mempertahankan harga jual yang tinggi.
* Keaslian Bodi dan Cat: Cat original pabrik dan bebas dari bekas tabrak berat menjadi nilai plus.
* Kelengkapan Dokumen: STNK, BPKB, faktur pembelian, serta masa pajak yang masih panjang.
* Modifikasi: Mobil dalam kondisi standar pabrik umumnya lebih diminati dan dihargai lebih stabil dibanding yang sudah dimodifikasi ekstrem.
Jakarta - Salah satu produk
mobil yang dianggap cukup baik di antara jajaran produk otomotif milik Honda, adalah Honda Jazz RS.
Honda Jazz RS generasi kedua (kategori pre-facelift atau awal) hingga saat ini masih menjadi salah satu mobil hatchback paling diminati di pasaran mobil bekas Indonesia.
Desainnya yang sporty, performa mesin bertenaga, serta kabin yang fleksibel membuat mobil ini tetap memiliki daya tarik tersendiri bagi anak muda maupun keluarga muda. Bahkan untuk beberapa alasan, mobil ini dikategorikan sangat ramah terhadap kaum hobbies.
Mobil ini dibekali dengan mesin 1.5L SOHC i-VTEC 4 Silinder. Tenaga maksimalnya mencapai 120 PS pada 6.600 rpm. Kemudian torsi maksimal berada di angka 14,5 kgm pada 4.800 rpm. Tenaga itu tersalurkan melalui transmisi Manual 5-Percepatan dan Otomatis 5-Percepatan.
Salah satu fitur unggulannya yang banyak dilirik adalah karena fleksibilitas kursi belakang. Bahkan beberapa pehobi sepeda megatakan bisa muat untuk sepeda jenis roadbike dengan kondisi ban depan dilepas. Velg alloy 16 inci, Rem ABS + EBD.
Kisaran Harga Pasaran Honda Jazz RS 2010
Harga pasaran untuk Honda Jazz RS tahun 2010 sangat bervariasi, tergantung pada kondisi kendaraan, jarak tempuh (kilometer), kelengkapan surat-surat, serta wilayah penjualan.
Berikut adalah estimasi rentang harga bekasnya saat ini:
* Honda Jazz RS Manual (MT) 2010: Rp 105.000.000 – Rp 120.000.000
* Honda Jazz RS Otomatis (AT) 2010: Rp 115.000.000 – Rp 130.000.000
Faktor Penentu Harga
Beberapa faktor utama yang membuat harga Honda Jazz RS 2010 bisa berada di bawah atau di atas rata-rata pasaran meliputi:
* Kondisi Mesin dan Transmisi: Mesin yang halus serta transmisi (terutama matic konvensional yang responsif) tanpa ada kendala jetlag atau jeda perpindahan gigi akan mempertahankan harga jual yang tinggi.
* Keaslian Bodi dan Cat: Cat original pabrik dan bebas dari bekas tabrak berat menjadi nilai plus.
* Kelengkapan Dokumen: STNK, BPKB, faktur pembelian, serta masa pajak yang masih panjang.
* Modifikasi: Mobil dalam kondisi standar pabrik umumnya lebih diminati dan dihargai lebih stabil dibanding yang sudah dimodifikasi ekstrem.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(UDA)