Booth Isuzu di GIIAS 2025. Isuzu
Booth Isuzu di GIIAS 2025. Isuzu

Isuzu Menatap 2026 Optimistis, Strategi Matang Sudah Disiapkan

Ekawan Raharja • 27 Februari 2026 13:01
Ringkasnya gini..
  • Isuzu optimistis 2026 dengan proyeksi ekonomi 5% dan strategi manufaktur serta layanan berbasis pelanggan.
  • Target kontribusi pangsa pasar diperkuat fondasi kinerja 2025 dengan market share 29%.
  • Jaringan purna jual diperluas, dari BIB hingga part shop, dorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan.
Jakarta: Memasuki 2026, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menyatakan kesiapan untuk mendorong bisnis yang berkelanjutan melalui optimalisasi peluang pasar dan penguatan strategi berfokus pada pelanggan.
 
Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan berada di kisaran 5 persen, lebih tinggi dibandingkan proyeksi global 3,1 persen, menjadi salah satu faktor pendorong optimisme tersebut. Penurunan suku bunga acuan juga dinilai membuka peluang pembiayaan yang lebih kompetitif bagi pelaku usaha.
 
President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Masayasu Hideshima, menegaskan tahun 2026 akan menjadi fase penguatan fundamental perusahaan di Indonesia. Fokus diarahkan pada peningkatan produktivitas manufaktur, termasuk peningkatan komponen lokal, dan modernisasi fasilitas pabrik guna meningkatkan daya saing.

Selain itu, perusahaan tetap mempertahankan strategi Customer Centric Value dengan memperkuat pemahaman serta relasi dengan pelanggan melalui peningkatan operasional dan layanan dealer, termasuk penyediaan program yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

Baca Juga:
Hyundai Ioniq 5 N, Cuma Rp1,3 Miliar Punya Supercar Listrik!


Strategi Solution Driven Success Value juga dikedepankan dengan menitikberatkan pada uptime kendaraan serta implementasi teknologi telematics Isuzu Link untuk mendukung layanan yang lebih optimal.
 
“Melalui serangkaian strategi yang sudah ditetapkan tahun ini, PT IAMI menargetkan kendaraan Isuzu bisa berkontribusi terhadap pangsa pasar kendaraan komersial di Indonesia pada tahun 2026. Optimisme ini juga diiringi dengan semangat Isuzu menjadi 'Real Partner, Real Journey' bagi pelanggan dalam setiap perjalanan bisnisnya,” tutur President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Masayasu Hideshima, pada Kamis (27-2-2026) di Jakarta Pusat.

Kinerja 2025 Jadi Fondasi

Sebelumnya, IAMI mencatat pangsa pasar kendaraan niaga sebesar 29% pada 2025. Capaian tersebut didukung kontribusi model andalan seperti Traga yang menyumbang 47,5% dari total penjualan, diikuti ELF sebesar 23,7%, serta GIGA dengan kontribusi 18,2%.
 
Pertumbuhan bisnis juga tercermin dari peningkatan Isuzu Unit in Operation (UIO) setiap tahunnya. Bertambahnya populasi kendaraan mendorong kebutuhan akan dukungan purna jual yang semakin luas dan berkualitas.

Baca Juga:
Jangan Tunggu Momen Mudik, Servis Kendaraan Sekarang!


Strategi layanan purna jual terus diperluas. Armada Bengkel Isuzu Berjalan (BIB) meningkat dari 156 unit menjadi 162 unit. Bengkel Mitra Isuzu (BMI) terstandarisasi bertambah dari 165 unit menjadi 175 unit. Jaringan part shop juga tumbuh menjadi 2.097 titik pada 2025, dibandingkan 1.930 titik pada 2024.
 
Selain dukungan empat unit Part Depo, layanan Mechanic & Part on Site tetap dihadirkan untuk area operasional khusus seperti pertambangan dan perkebunan. Konsistensi ini mendorong pertumbuhan pendapatan suku cadang sebesar 4,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan mencatat tren peningkatan dalam lima tahun terakhir.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan