Ilustrasi. Seven Events
Ilustrasi. Seven Events

Industri Otomotif

Tahun Depan Gelap, Proyeksi Industri Otomotif Belum Pasti

Ekawan Raharja • 05 Oktober 2022 11:00

Medan: Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menyebutkan kondisi ekonomi global di tahun depan akan gelap. Tentu saja hal ini juga berpengaruh terhadap proyeksi industri otomotif nasional di tahun 2023.
 
Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yohannes Nangoi, menyebutkan belum bisa memastikan target penjualan di tahun 2023. Hanya saja, dia sudah menyiapkan sejumlah strategi yang bisa digunakan untuk menghadapi tekanan ekonomi global di tahun mendatang.
 
“Saya terus terang belum berani forecast sampai saya melihat dulu hasil akhir tahun ini. Kira-kira bulan November saya mulai forecast lagi lah, saya akan melihat semua pergerakannya, karena saya masih mau mempelajari dari sisi ekonomi dan segala macam,” ucap Yohannes Selasa (4-10-2022) di Medan Sumatera Utara.
 
Di tahun ini, asosiasi untuk industri kendaraan bermotor tersebut menargetkan bisa menjual 900 - 950 ribu unit kendaraan hingga akhir tahun 2022. Sedangkan melihat data retail yang sudah tercapai di per Agustus 2022 adalah 637.040 unit kendaraan.
 
“900 sampai 950 ribu unit masih bisa dicapai. Kalau yang namanya produksi itu masih bisa cukup karena saat ini kita masih kekurangan. Jadi harusnya feeling saya 900 sampai 950 ribu unit bisa dicapai,” tegas Nangoi.
 
Selain itu, dia juga optimis dengan sejumlah hambatan yang ada tidak akan mempengaruhi penjualan. Misalkan kenaikan harga BBM yang menurutnya dia efeknya sementara.
 
"Tapi kalau menurut saya harga bensin naik pengaruhnya hanya sesaat dan penjualan mobil tidak akan terpengaruh banyak,” terang dia.
 
Sebelumnya, Presiden Jokowi mewanti-wanti kondisi ekonomi global pada tahun depan akan gelap. Ucapannya ini berdasarkan sederet lembaga keuangan internasional menyebutkan tahun depan keadaan ekonomi akan makin gelap.
 
"Itu yang saya sampaikan itu dunia, ekonomi dunia tahun depan, memang semua lembaga internasional sampaikan dalam posisi yang tidak baik dan posisi lebih gelap," ujar Jokowi Senin (3/10/2022) di KIT Batang, Jawa Tengah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(ERA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif