Tips Knowledge

Ini Aturan Penggunaan Kaca Film Mobil

M. Bagus Rachmanto 19 Juli 2018 14:43 WIB
tips knowledge
Ini Aturan Penggunaan Kaca Film Mobil
Penggunaan kaca film diatas 60 persen salahi aturan. Medcom.id/Ekawan Raharja
Jakarta: Penggunaan kaca film mobil berukuran tebal dan sangat gelap saat ini sudah lumrah, bahkan kaca film gelap kini kembali menjadi tren dan dipilih oleh kebanyakan para pemilik mobil.

Anehnya, fenomena ini seperti wabah penyakit menular yang tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi sudah menjangkit hingga ke daerah. Bagaimana sebenarnya regulasi mengenai penggunaan kaca film?.

Peraturan tentang penggunaan kaca film ini bukan hal yang baru, melainkan sudah ada sejak lama. Yakni PP Nomor 55/2012 tentang Kendaraan, UU Nomor 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.


Aturan tingkat kegelapan kaca juga tertuang dalam PP Nomor 44/1993 tentang Kendaraan dan Pengemudi, Permenhub Nomor 10/2012. Yaitu tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Massal Berbasis Jalan, serta Permenhub Nomor 98/2013 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum.

Terutama pada pasal 58 ayat (5) yang berbunyi "kaca sebagaimana dimaksud pada ayat (3) mempunyai tingkat kegelapan tertentu."
 
Menurut Kompol Bayu Pratama, mantan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Bekasi Kota, yang kini menjabat sebagai Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, Peraturan ini bertujuan untuk keselamatan dan keamanan bersama untuk tertib berlalu  lintas. Khususnya bagi angkutan umum sebagai antisipasi adanya tindak kejahatan.

“Terkait penggunaan kaca film, aturannya tidak boleh terlalu gelap, apalagi sampai tidak terlihat, karena akan membahayakan saat cuaca buruk atau malam hari. Terlebih lagi untuk angkutan umum. Kami imbau untuk menggunakan kaca film tidak melebihi kegelapan 60 persen,” kata Bayu.

Di Jakarta, penggunaan kaca film yang gelap malah dimanfaatkan sebagian pengendara, untuk mengelabui atau menghindar dari petugas, agar lolos dari penerapan aturan lalu lintas. Hal ini karena lemahnya peraturan yang ada, dengan tidak menyebutkan ukuran ketebalan penggunaan kaca film untuk mobil pribadi. Apalagi penerapan aturan kaca film ini lebih fokus untuk angkutan umum.

Tidak perlu malu untuk mengakui, bahwa masyarakat kita masih banyak yang belum sadar untuk tertib berlalu lintas.



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id