Goodyear satu-satunya produsen ban yang berikan garansi 1 tahun. Medcom/ A. Harry Budiawan
Goodyear satu-satunya produsen ban yang berikan garansi 1 tahun. Medcom/ A. Harry Budiawan

Komponen Aftermarket

Garansi Ban? Trik Berani Produsen Ban

Otomotif ban mobil
Ainto Harry Budiawan • 31 Agustus 2018 09:37
Jakarta: Kondisi jalanan di Indonesia yang beraneka ragam jadi salah satu tantangan terbesar bagi ban mobil. Lubang, ranjau paku, separator dengan besi yang masih mencuat merupakan hal yang bisa merusak ban.
 
Tidak heran jika akhirnya ada ban benjol dan sobek karena kondisi jalanan itu. Sayangnya kasus-kasus tersebut tak bisa diklaim kepada pabrikan ban, karena hal tersebut terjadi akibat penggunaan, bukan cacat pabrikan.
 
"Pabrikan ban itu rata-rata ada garansi satu tahun, tapi untuk cacat produksi, kalau rusak karena pemakaian itu tidak ditanggung mereka," buka Romijo Huka, National Sales Manager Goodyear Indonesia di sela peluncuran ban Goodyear Assurance Triplemax 2 hari ini (30/8/2018).
Garansi Ban? Trik Berani Produsen Ban
Lewat program Worry Free Assurance, produsen ban asal Amerika Serikat itu menawarkan garansi untuk ban yang sobek, benjol, pecah, tertancap paku di dinding bahkan tergores akan diganti baru. Garansi ini berlaku satu tahun atau 20.000 kilometer.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Konsumen cukup membeli sepasang ban untuk mendapatkan garansi ini, dengan mengisi biodata diri pada kartu garansi. Saat mengklaim, cukup menunjukkan kartu garansi dan bon pembelian. Pengajuan klaim bisa dilakukan di toko rekanan atau toko ban yang juga menjual merek tersebut.
 
"Program ini sudah berjalan lima tahun. Angka klaim paling banyak terjadi tiga bulan pertama usai ganti ban, dan respon konsumen untuk mendaftarkan garasinya semakin tinggi," sambung Arfianti Puspitarini, Consumer Product & Trade Marketing Manager Goodyear Indonesia
 
Sejauh ini dipasaran ban Indonesia dan global, program garansi belum dilakukan brand-brand lain. Goodyear sendiri mengklaim jika sempat ada brand yang mengikuti tapi tidak bertahan lama, namun mereka masih konsisten hingga saat ini.
 
(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif