medcom.id: Selama empat tahun berturut-turut, BMW M4 mendominasi podium juara Deutsche Tourenwagen Masters (DTM). Merayakan prestasi tersebut BMW membangun M4 DTM Champion Edition dalam jumlah terbatas, hanya 200 unit untuk seluruh dunia.
Sama seperti tunggangan Marco Wittmann (26) dalam balap mobil turing Jerman tersebut, M4 DTM Champion Edition juga menggunakan M4 GTS sebagai basisnya. Mulai monoque chasis, perangkat safety hingga mesin enam silinder turbo ganda bertenaga 493 tenaga kuda dan mampu membuat coupe ini meloncat 0-100 km/jam dalam 3,8 detik.
Paling terasa adalah bobotnya yang jauh lebih ringan. Ini karena penggunaan material kombinasi serat karbon dengan plastik super kuat untuk bagian atap, hood, sayap kecil di buritan dan panel dashboard plus pipa exhaust dari titanium. Serat karbon juga menjadi campuran rem keramik yang mengintip dari sela-sela velg berbalut ban extra lebar Michelin Pilot Sport Cup 2 265/35R-19 di depan dan 285/30R-20 di belakang.
Dikutip dari road&track.com perbedaan lain ada di interior. Layaknya mobil balap, sepasang bucketseat dari Recaro dengan seatbelt enam titik juga menyita sebagian besar ruangan kabin depan. Sedangkan kabin belakang penuh dengan instalasi rollbar yang lebih sederhana dibanding versi balap, cukup empat titik.
Fitur unggulan berupa water injection tetap disematkan. Teknologi yang diperkenalkan oleh General Motors Oldsmobile Jetfire pada 1962 itu pada dasarnya merupakan pendingin turbocharged. Suhu air yang berasal dari pengembunan AC, setelah melalui kepala silinder dual-cam, saringan udara dan intercooler yang mencapai 100 derajat Celcius, dipakai kelembapan uapnya untuk mendinginkan saluran intake bahan bakar sehingga mencegah terjadinya gejala knocking. Hasilnya turbo ganda mempu menyuntikan udara bertekanan 21.6 psi (M4 versi standar 'cuma' 17.2 psi) untuk diledakkan di ruang bakar.
Harga yang ditawarkan untuk setiap unit coupe warna Alpine White berhias livery warna biru-merah-hitam khas M4 tersebut berkisar USD 170 ribu atau Rp 2,2 milyar (belum termasuk pajak impor dan PPnBM). Uniknya tidak satu pun dari 200 unit M4 DTM Champion Edition tersebut yang BMW jual untuk pasar Amerika Serikat.
medcom.id: Selama empat tahun berturut-turut, BMW M4 mendominasi podium juara Deutsche Tourenwagen Masters (DTM). Merayakan prestasi tersebut BMW membangun M4 DTM Champion Edition dalam jumlah terbatas, hanya 200 unit untuk seluruh dunia.
Sama seperti tunggangan Marco Wittmann (26) dalam balap mobil turing Jerman tersebut, M4 DTM Champion Edition juga menggunakan M4 GTS sebagai basisnya. Mulai
monoque chasis, perangkat
safety hingga mesin enam silinder turbo ganda bertenaga 493 tenaga kuda dan mampu membuat coupe ini meloncat 0-100 km/jam dalam 3,8 detik.
Paling terasa adalah bobotnya yang jauh lebih ringan. Ini karena penggunaan material kombinasi serat karbon dengan plastik super kuat untuk bagian atap,
hood, sayap kecil di buritan dan panel
dashboard plus pipa
exhaust dari titanium. Serat karbon juga menjadi campuran rem keramik yang mengintip dari sela-sela velg berbalut ban extra lebar Michelin Pilot Sport Cup 2 265/35R-19 di depan dan 285/30R-20 di belakang.
Dikutip dari road&track.com perbedaan lain ada di interior. Layaknya mobil balap, sepasang
bucketseat dari Recaro dengan
seatbelt enam titik juga menyita sebagian besar ruangan kabin depan. Sedangkan kabin belakang penuh dengan instalasi rollbar yang lebih sederhana dibanding versi balap, cukup empat titik.
Fitur unggulan berupa
water injection tetap disematkan. Teknologi yang diperkenalkan oleh General Motors Oldsmobile Jetfire pada 1962 itu pada dasarnya merupakan pendingin
turbocharged. Suhu air yang berasal dari pengembunan AC, setelah melalui kepala silinder
dual-cam, saringan udara dan
intercooler yang mencapai 100 derajat Celcius, dipakai kelembapan uapnya untuk mendinginkan saluran intake bahan bakar sehingga mencegah terjadinya gejala knocking. Hasilnya turbo ganda mempu menyuntikan udara bertekanan 21.6 psi (M4 versi standar 'cuma' 17.2 psi) untuk diledakkan di ruang bakar.
Harga yang ditawarkan untuk setiap unit coupe warna Alpine White berhias livery warna biru-merah-hitam khas M4 tersebut berkisar USD 170 ribu atau Rp 2,2 milyar (belum termasuk pajak impor dan PPnBM). Uniknya tidak satu pun dari 200 unit M4 DTM Champion Edition tersebut yang BMW jual untuk pasar Amerika Serikat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LHE)