Toyota mengumumkan kerja sama mereka dengan Subaru untuk bekerja sama mengembangkan baterai mobil listrik. Toyota
Toyota mengumumkan kerja sama mereka dengan Subaru untuk bekerja sama mengembangkan baterai mobil listrik. Toyota

Toyota & Subaru Sepakat Kembangkan Baterai untuk Mobil Listrik

Otomotif toyota mobil listrik subaru
Ekawan Raharja • 10 Juni 2019 14:24
Tokyo: Toyota mengumumkan kerja sama mereka dengan Subaru untuk bekerja sama mengembangkan baterai mobil listrik. Nantinya Baterai ini akan digunakan untuk mobil C-segmen seperti SUV yang dimiliki oleh kedua perusahaan otomotif asal Jepang tersebut.
 
Melalui situs resmi Toyota, keduanya sepakat untuk memberikan masukan dengan sudut pandang keunggulan yang dimiliki oleh keduanya. Subaru yang sudah terkenal dengan teknologi all-wheel drive (AWD), kemudian Toyota yang lebih maju dalam pengembangan mobil listrik. Kedua juga sepakat untuk menghadirkan mobil dengan keunikan yang hanya didukung oleh baterai yang dikembangkan.
 
Langkah yang diambil Toyota dan Subaru ini juga sebagai jawaban atas strategi yang dimiliki Volkswagen Group yang bekerjasama dengan Ganfeng Lithium. Nantinya produsen baterai asal Tiongkok ini akan memasok cell baterai lithium ke Volkswagen Group selama 10 tahun ke depan. Hal ini dirasa cukup bagi grup otomotif asal Jerman tersebut untuk mengamankan kebutuhan baterai mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kerja sama antara Toyota dan Subaru ini juga menambah daftar kerja sama keduanya sejak 2005. Kedua pabrikan asal Jepang ini sudah banyak melakukan kolaborasi di berbagai sektor, mulai dari pengembangan produk, sampai kepada penjualan.
 
Sebagai contoh tentu ingat produk Toyota 86 dan Subaru BRZ pada 2012 yang merupakan hasil kerja dari keduanya. Kemudian Subaru Crosstrek hybrid untuk pasar Amerika Serikat yang menggunakan teknologi plug-in hybrid yang dikembangkan oleh Toyota.
 
Disebutkan di siaran pers Toyota ini, Industri otomotif ini kini di tengah transformasi. Di mulai dari pengembangan konektivitas, otonom, mobilitas dengan konsep car sharing, sampai kepada mobil listrik.
 
Kerja sama antara Toyota dan Subaru diharapkan bisa mempercepat pengembangan dibandingkan kecepatan transformasi yang ada. Khususnya melalui kerja sama ini, pengembangan mobil listrik bisa dilakukan lebih cepat dan baik lagi.
 
Tentu saja bukan hanya Toyota dan Subaru yang mengembangkan mobil listrik. Kembali di ke atas, Volkswagen Group yang membawahi merek Porsche, Volkswagen, Audi, dan Lamborghini juga sedang agresif mengembangan mobil listrik.
 
Chairman Volkswagen, Matthias Muller, berucap akan menghadirkan lebih dari 80 mobil listrik di 2025. Rencana gila ini sebut sebagai Roadmap E. Kemungkinan target ini akan dicapai tidak hanya merek Volkswagen, tetapi juga merek-merek mobil yang ada di bawah kendali Volkswagen Group. Di antaranya Audi, Bentley, Porsche, dan beberapa merek lainnya.
 
Kemudian jangan lupakan BMW yang juga sudah meluncurkan sub-merek i yang akan menjajakan mobil listrik. Sedangkan Mercedes-Benz hadir dengan label EQ sebagai identitas mobil listrik mereka.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif