medcom.id: Berdasarkan hasil survei yang dirilis situs NerdWallet, 49 persen responden menyatakan tidak tertarik untuk menggunakan kendaraan otonom (self driving). Namun, yang menarik dari survei ini adalah ketika data dibagi antara jenis kelamin dan kelompok umur.
Survei yang dilakukan di Amerika ini melibatkan 1000 orang responden. 37 persen wanita menyatakan tertarik dengan inovasi ini, dan 55 persen lainnya khawatir tentang mobil otonom ini. Di sisi lain, 44 persen pria khawatir inovasi ini akan mengambil kesenangan mereka yang gemar mengemudi mobil sendiri.
Hasil dari survei yang dilakukan berdasarkan kelompok umur juga bervariasi. 26 persen dari kelompok umur 18-26 menyatakan tidak tertarik menggunakan mobil otonom ini. Tetapi 44 persen dari kelompok umur 60 tahun keatas menyatakan tertarik dengan mobil otonom.
Selain itu, hasil survei menunjukan faktor keselamatan mobil sangat penting dan menjadi perhatian utama. Sedangkan 64 persen memperlihatkan kekhawatiran tentang harga jual mobil yang terlalu mahal.
Resposden juga ditanya tentang perasaan mereka tentang keberadaan mobil otonom ini. 28 persen menyatakan akan menjadi lebih produktif jika menggunakan mobil otonom ini. Sementara 35 persen percaya bahwa mobil self driving akan membantu biaya asuransi yang lebih rendah.
Yang cukup menarik, hasil survei menunjukan para responden cukup menerima fitur keamanan baru pada mobil modern tersebut. Seperti peringatan blind spot dan sistem yang dapat menghindari tabrakan dari depan. Sedangkan hanya sembilan persen yang menyatakan tidak memiliki kepentingan pada fitur ini.
Dari hasil survei yang dilakukan menunjukan, bahwa masih ada beberapa keragu-raguan dan kekhawatiran tentang mobil otonom ini. Apakah mobil otonom ini akan membuat menjadi lebih baik dan lebih aman saat berkendara di jalan?
medcom.id: Berdasarkan hasil survei yang dirilis situs NerdWallet, 49 persen responden menyatakan tidak tertarik untuk menggunakan kendaraan otonom (self driving). Namun, yang menarik dari survei ini adalah ketika data dibagi antara jenis kelamin dan kelompok umur.
Survei yang dilakukan di Amerika ini melibatkan 1000 orang responden. 37 persen wanita menyatakan tertarik dengan inovasi ini, dan 55 persen lainnya khawatir tentang mobil otonom ini. Di sisi lain, 44 persen pria khawatir inovasi ini akan mengambil kesenangan mereka yang gemar mengemudi mobil sendiri.
Hasil dari survei yang dilakukan berdasarkan kelompok umur juga bervariasi. 26 persen dari kelompok umur 18-26 menyatakan tidak tertarik menggunakan mobil otonom ini. Tetapi 44 persen dari kelompok umur 60 tahun keatas menyatakan tertarik dengan mobil otonom.
Selain itu, hasil survei menunjukan faktor keselamatan mobil sangat penting dan menjadi perhatian utama. Sedangkan 64 persen memperlihatkan kekhawatiran tentang harga jual mobil yang terlalu mahal.
Resposden juga ditanya tentang perasaan mereka tentang keberadaan mobil otonom ini. 28 persen menyatakan akan menjadi lebih produktif jika menggunakan mobil otonom ini. Sementara 35 persen percaya bahwa mobil self driving akan membantu biaya asuransi yang lebih rendah.
Yang cukup menarik, hasil survei menunjukan para responden cukup menerima fitur keamanan baru pada mobil modern tersebut. Seperti peringatan blind spot dan sistem yang dapat menghindari tabrakan dari depan. Sedangkan hanya sembilan persen yang menyatakan tidak memiliki kepentingan pada fitur ini.
Dari hasil survei yang dilakukan menunjukan, bahwa masih ada beberapa keragu-raguan dan kekhawatiran tentang mobil otonom ini. Apakah mobil otonom ini akan membuat menjadi lebih baik dan lebih aman saat berkendara di jalan?
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)