Jakarta: Kemunculan mobil listrik nasional karya PT Teknologi Militer Indonesia (TMI), i2C (Indigenous Indonesian Car) sepertinya tidak akan lama lagi. Pihak TMI bahkan telah membocorkan spesifikasi hingga kisaran harga mobil listrik yang diproyeksikan mengisi segmen menengah atas tersebut.
Dalam prosesnya pengembangannya, TMI bekerja sama dengan desainer mobil Indonesia dan Italdesign, perusahaan desain asal Italia yang sudah berpengalaman membuat mobil konsep untuk merek-merek besar dunia.
Desain i2C sudah disempurnakan dan telah dipamerkan ke publik di GIIAS 2025 lalu. Hanya saja mobil tersebut belum dijual.
Soal spesifikasi, i2C menawarkan konfigurasi 7-penumpang untuk produksi awal. Selanjutnya, mereka juga akan memproduksi varian 5-penumpang. i2C menggunakan baterai NMC berkapasitas 82 kWh yang diklaim bisa menempuh jarak sekitar 600 km.
Spesifikasi baterai tersebut tergolong besar sehingga memungkinkan pengguna melakukan perjalanan jarak jauh tanpa harus sering mengisi baterai.
Bocoran harga
Soal harga, pihak TMI sejauh ini belum merilis angka. Hanya saja, mereka berkomitmen untuk menawarkan banderol yang tidak terlalu tinggi sehingga bisa dijangkau oleh masyarakat luas.
Meski begitu, dari bocoran yang beredar di medial sosial, mobil listrik i2C kemungkinan besar ditawarkan di kisaran harga Rp500 jutaan.
Jakarta: Kemunculan
mobil listrik nasional karya PT Teknologi Militer Indonesia (TMI), i2C (Indigenous Indonesian Car) sepertinya tidak akan lama lagi. Pihak TMI bahkan telah membocorkan spesifikasi hingga kisaran harga mobil listrik yang diproyeksikan mengisi segmen menengah atas tersebut.
Dalam prosesnya pengembangannya, TMI bekerja sama dengan desainer mobil Indonesia dan Italdesign, perusahaan desain asal Italia yang sudah berpengalaman membuat mobil konsep untuk merek-merek besar dunia.
Desain i2C sudah disempurnakan dan telah dipamerkan ke publik di GIIAS 2025 lalu. Hanya saja mobil tersebut belum dijual.
Soal spesifikasi, i2C menawarkan konfigurasi 7-penumpang untuk produksi awal. Selanjutnya, mereka juga akan memproduksi varian 5-penumpang. i2C menggunakan baterai NMC berkapasitas 82 kWh yang diklaim bisa menempuh jarak sekitar 600 km.
Spesifikasi baterai tersebut tergolong besar sehingga memungkinkan pengguna melakukan perjalanan jarak jauh tanpa harus sering mengisi baterai.
Bocoran harga
Soal harga, pihak TMI sejauh ini belum merilis angka. Hanya saja, mereka berkomitmen untuk menawarkan banderol yang tidak terlalu tinggi sehingga bisa dijangkau oleh masyarakat luas.
Meski begitu, dari bocoran yang beredar di medial sosial, mobil listrik i2C kemungkinan besar ditawarkan di kisaran harga Rp500 jutaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)