medcom.id: Sistem keamanan penumpang di kendaraan modern, sudah jadi kebutuhan utama. Tak heran jika produsen kendaraan, ramai-ramai menempelkan fitur yang bisa membawa rating tinggi dan mengerek harga pasar itu ke kendaraannya.
Seperti yang baru-baru ini dilakukan Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) melakukan tes keamanan BMW X1 dengan cara uji tabrak. Hasilnya, mobil yang baru saja diluncurkan di Indonesia tersebut meraih predikat Top Safety Pick+.
Dikutip dari Motor1, lembaga asuransi untuk keselamatan di jalan raya ini menilai bahwa generasi kedua X1 lebih baik dari pada generasi sebelumnya. Lembaga yang berbasis di Amerika Serikat tersebut melakukan ujicoba untuk memeriksa bagian atap dan depan mobil.
Uji tabrak dilakukan dengan kecepatan 19 kilometer per jam (kpj) untuk memeriksa dampak tabrakan. Sedangkan kecepatan 40 kpj untuk mengetahui fungsi fitur-fitur keamanan pada mobil asal Jerman tersebut.
Penampilan perdana BMW X1 dalam Frankfurt Auto Show 2015. AFP/Anderson
Generasi terakhir X1 sudah mulai diperkenalkan di Indonesia pada awal Mei 2016. Mobil berbadan bongsor ini dibekali dengan mesin bensin 1.500cc TwinPower Turbo Technology. Tenaga yang dihasilkan sebesar 136 daya kuda dan torsi 298 Nm, dan bisa melesat dari posisi diam ke 100 kpj dalam 9,7 detik.
Penantang dari Range Rover Evoque dan Q5 tersebut dibanderol mulai dari Rp619 juta (off the road). Kalau berbicara tentang persaingan untuk memberikan keamanan pada para penumpangnya, tentunya ketiga mobil ini memiliki rating hampir setara. Jadi untuk memilih salah satu di antaranya, akan sangat subyektif pada idealisme pribadi pada merek tertentu.
medcom.id: Sistem keamanan penumpang di kendaraan modern, sudah jadi kebutuhan utama. Tak heran jika produsen kendaraan, ramai-ramai menempelkan fitur yang bisa membawa rating tinggi dan mengerek harga pasar itu ke kendaraannya.
Seperti yang baru-baru ini dilakukan Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) melakukan tes keamanan BMW X1 dengan cara uji tabrak. Hasilnya, mobil yang baru saja diluncurkan di Indonesia tersebut meraih predikat Top Safety Pick+.
Dikutip dari Motor1, lembaga asuransi untuk keselamatan di jalan raya ini menilai bahwa generasi kedua X1 lebih baik dari pada generasi sebelumnya. Lembaga yang berbasis di Amerika Serikat tersebut melakukan ujicoba untuk memeriksa bagian atap dan depan mobil.
Uji tabrak dilakukan dengan kecepatan 19 kilometer per jam (kpj) untuk memeriksa dampak tabrakan. Sedangkan kecepatan 40 kpj untuk mengetahui fungsi fitur-fitur keamanan pada mobil asal Jerman tersebut.
Penampilan perdana BMW X1 dalam Frankfurt Auto Show 2015. AFP/Anderson
Generasi terakhir X1 sudah mulai diperkenalkan di Indonesia pada awal Mei 2016. Mobil berbadan bongsor ini dibekali dengan mesin bensin 1.500cc TwinPower Turbo Technology. Tenaga yang dihasilkan sebesar 136 daya kuda dan torsi 298 Nm, dan bisa melesat dari posisi diam ke 100 kpj dalam 9,7 detik.
Penantang dari Range Rover Evoque dan Q5 tersebut dibanderol mulai dari Rp619 juta (off the road). Kalau berbicara tentang persaingan untuk memberikan keamanan pada para penumpangnya, tentunya ketiga mobil ini memiliki rating hampir setara. Jadi untuk memilih salah satu di antaranya, akan sangat subyektif pada idealisme pribadi pada merek tertentu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)