Traktor garapan Williams F1 dengan JCB ini sukses mencapai kecepatan tertinggi dan mencetak rekor traktor tercepat di rekor dunia. JCB
Traktor garapan Williams F1 dengan JCB ini sukses mencapai kecepatan tertinggi dan mencetak rekor traktor tercepat di rekor dunia. JCB

Traktor Ini Layak Ikut Balap Mobil Dunia?

Otomotif mobil balap mobil unik
Ahmad Garuda • 21 November 2019 16:29
Jakarta: Traktor biasanya dikenal untuk mengelola tanah dan mempunyai kecepatan yang sangat lambat dan tentu disesuaikan dengan pekerjaannya. Tetapi beda dengan traktor yang satu ini. Traktor garapan Williams ini menembus rekor tercepat di dunia untuk sebuah mobil pembajak tanah. Hmm, layak enggak ya buat ikut di ajang balap mobil?
 
Dari keterangan yang ditulis oleh Autoevolution, bahwa traktor ini bisa mencapai kecepatan maksimal 247 km per jam. Pertanyaannya adalah mengapa mobil dengan kecepatan lamban ini bisa dibuat sekencang supercar, tentu tidak terlepas dari nama tim Wiliams Formula 1 yang selama ini terkenal dengan Williams Advanced Engineering. Mereka bekerja sama dengan produsen alat berat, JCB untuk menggarap traktor tercepat ini.
 
Traktor bernama Fastrac ini sudah mengalami perubahan yang sangat signifikan dari model basis awalnya. Mobil ini juga sudah menggunakan paket aerodinamika terbaru dan mampu mengurangi hambatan angin hingga 25 persen. Perubahan yang terlhiat kasat mata di antaranya bumper depan, lantai bawa dibuat rata, fairing belakang,dan kabin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


JBC 8000 ini di bekali mesin bertenaga diesel 7,2 liter enam silinder yang sudah melalui proses modifikasi penuh untuk menghasilkan 1.000 tenaga kuda dan torsi 1,844 lb-ft.
 
Uniknya, ubahan yang dilakukan Williams F1 terhadap mobil ini, sama persis ketika mereka melakukan simulasi untuk mobil balap F1 melalui sistem komputasi. Tentu ini dilakukan untuk membuat pemasangan komponen aerodinamika, tidak sia-sia dan tepat guna.
 
"Ini adalah proyek yang sangat menarik dan menantang. Pertama adalah ketika di sesi pembuktian kecepatan melalui sistem komputasi. Kecepatan maksimal bisa diraih ketika kecepatan semakin tinggi. Apalagi kami juga menggunakan metode simulasi pengetesan CFD, yaitu Computational fluid dynamics. Sehingga ketika mobil ini dibangun, komponen dan partnya sudah presisi semua," klaim Kepala Riset Sistem Aerodinamika di Williams Advanced Engineering, Ian Turner.
 
Saat yang ditunggu-tunggu untuk membuktikannya pun dilakukan bersama seorang presenter televisi dan juga pembalap yaitu Guy Martin. Pada momen perdana pengetesan mobil tersebut, dilakukan beberapa bulan lalu. Lantaran kecepatannya masih dirasa kurang, Williams Racing pun kembali putar otak dan akhirnya rekor kecepatan baru bisa mereka cetak. (Oji)
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif