medcom.id, Jakarta: Meski pasar mobil mewah tidak seramai mobil biasa, namun tidak menyurutkan pemilik brand premium untuk tetap eksis di pasar otomotif nasional. Seperti Bentley Bentayga sport utility vehicle (SUV) yang kini hadir di Indonesia, yang dikenalkan PT Grandauto Dinamika, di markasnya di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (27/2/2017).
Menurut Chief Operating Office Grandauto Dinamika, Roland Staehler, kawasan Asia Pasifik merupakan market yang potensial untuk segmen SUV. Hadirnya Bentayga di industri otomotif nasional karena SUV ini dianggap cocok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.
"Bentayga merupakan kombinasi dari kemewahan yang menawarkan performa kemampuan off-road, sekaligus dapat digunakan untuk kendaraan sehari-hari. Kami optimis Bentayga dapat menjadi game-charger untuk pasar SUV mewah di Indonesia," jelas Roland.
Interior Bentayga secara keseluruhan dibungkus kulit
Bentley menyebutkan, SUV mewahnya juga diklaim punya performa mesin yang bertenaga. Yaitu dengan dibenamkannya mesin All-New W12 6.0 liter twin turbocharged di bawah kap, yang memproduksi tenaga hingga 608 daya kuda dan torsi 900 Nm.
Powertrain tersebut dirasa cukup untuk membuat SUV ini sprint dari 0-100 km per jam dalam 4,1 detik, dengan top speed yang menjukkan jarum spedometer menyentuh angka 301 km per jam. Bicara soal interior, Bentayga menawarkan ruang kabin yang terbungkus lapisan kulit secara mnyeluruh. Termasuk adanya fitur night vision.
Ban serep Bentayga memiliki prinsip kerja seperti run flat tire
Berdasarkan pengamatan Metrotvnews.com, ada sesuatu yang unik dan menarik di Bentley Bentayga, yaitu penggunaan ban serep/cadangan khusus yang modelnya seperti ban run flat tire. "Ban serep di Bentayga memang berbeda, prinsipnya kerjanya seperti ban run flat tire, tapi tidak murni jenis ban run flat tire. Alasan utama pemakain ban serep khusus ini adalah keselamatan," jelas General Manager After Sales Grandauto Dinamika, Faried Hariyanto.
Bentley Bentayga tipe standar dijual di Indonesia seharga Rp10 miliar. Angka ini bisa lebih mahal jika pembeli ingin melakukan konfigurasi tambahan pada mobilnya, dan harus inden selama 4-5 bulan. Dijelaskan, saat ini ada sekitar sembilan Bentley Bentayga yang sudah beredar di Indonesia, sejak SUV ini hadir pertama kali Agustus 2016.
medcom.id, Jakarta: Meski pasar mobil mewah tidak seramai mobil biasa, namun tidak menyurutkan pemilik
brand premium untuk tetap eksis di pasar otomotif nasional. Seperti Bentley Bentayga
sport utility vehicle (SUV) yang kini hadir di Indonesia, yang dikenalkan PT Grandauto Dinamika, di markasnya di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (27/2/2017).
Menurut Chief Operating Office Grandauto Dinamika, Roland Staehler, kawasan Asia Pasifik merupakan
market yang potensial untuk
segmen SUV. Hadirnya Bentayga di industri otomotif nasional karena SUV ini dianggap cocok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.
"Bentayga merupakan kombinasi dari kemewahan yang menawarkan performa kemampuan
off-road, sekaligus dapat digunakan untuk kendaraan sehari-hari. Kami optimis Bentayga dapat menjadi
game-charger untuk pasar SUV mewah di Indonesia," jelas Roland.
Interior Bentayga secara keseluruhan dibungkus kulit
Bentley menyebutkan, SUV mewahnya juga diklaim punya performa mesin yang bertenaga. Yaitu dengan dibenamkannya mesin All-New W12 6.0 liter
twin turbocharged di bawah kap, yang memproduksi tenaga hingga 608 daya kuda dan torsi 900 Nm.
Powertrain tersebut dirasa cukup untuk membuat SUV ini
sprint dari 0-100 km per jam dalam 4,1 detik, dengan
top speed yang menjukkan jarum
spedometer menyentuh angka 301 km per jam. Bicara soal interior, Bentayga menawarkan ruang kabin yang terbungkus lapisan kulit secara mnyeluruh. Termasuk adanya fitur
night vision.
Ban serep Bentayga memiliki prinsip kerja seperti run flat tire
Berdasarkan pengamatan Metrotvnews.com, ada sesuatu yang unik dan menarik di Bentley Bentayga, yaitu penggunaan ban serep/cadangan khusus yang modelnya seperti ban
run flat tire. "Ban serep di Bentayga memang berbeda, prinsipnya kerjanya seperti ban
run flat tire, tapi tidak murni jenis ban
run flat tire. Alasan utama pemakain ban serep khusus ini adalah keselamatan," jelas General Manager After Sales Grandauto Dinamika, Faried Hariyanto.
Bentley Bentayga tipe standar dijual di Indonesia seharga Rp10 miliar. Angka ini bisa lebih mahal jika pembeli ingin melakukan konfigurasi tambahan pada mobilnya, dan harus inden selama 4-5 bulan. Dijelaskan, saat ini ada sekitar sembilan Bentley Bentayga yang sudah beredar di Indonesia, sejak SUV ini hadir pertama kali Agustus 2016.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(GUS)