Jakarta - Denza B5 sudah diperkenalkan sejak beberapa bulan lalu di pasar otomotif Indonesia. Namun kapan mobil ini dijual, tentu itu jadi hal yang berbeda. Meski animo besar masyarakat Indonesia cukup baik, namun BYD Motor Indonesia yang membawahi perusahaan ini masih bungkam soal tanggal pasti peluncurannya.
President Director BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao mengatakan pihaknya tengah mempelajari waktu yang tepat untuk membawa model tersebut ke pasar domestik. Menurutnya, respon dari konsumen Indonesia terhadap mobil tersebut cukup besar.
"Pertama-tama terima kasih atas perhatian terhadap model kami yang sangat spesifik, Denza B5. Sejak debutnya pada Februari lalu, Kami benar-benar mengumpulkan banyak minat dari sisi konsumen," ujar Eagle Zhao dalam BYD Ramadhan Sportainment di Jakarta, Senin (9/3/2026).
Sebenarnya hal ini juga sudah ditunjukkan oleh bos besar BYD Group di Tiongkok ketika Medcom.id mengunjungi markas besar BYD di Zhangzhou pada Januari 2026 lalu. General Manager BYD Asia-Pacific Auto Sales Division Liu Xueliang menegaskan bahwa mereka memang telah menyiapkan B5 dengan platform unik untuk pasar otomotif Indonesia.
Baca Juga:
Apa Saja Keunggulan yang Ditawarkan PHEV Milik BYD?
"Kami sudah siap membawa teknologi dengan platform yang dibutuhkan oleh pasar otomotif di Indonesia. Tapi kapan waktu tepatnya, Kami sedang mempelajari itu. Namun jelas mobil ini sesegera mungkin diluncurkan di Indonesia," ungkap Xueliang.
Denza B5 sendiri berbasis dari sub-brand BYD di Tiongkok bernama Fangceng Bao atau Formula Bao dengan tipe Bao 5. Namun karena merek ini agak sulit penyebutannya untuk lidah orang Indonesia, maka mobil ini masuk ke Indonesia di bawah brand Denza.
Namun jika melihat gelagat Eagle, sepertinya memang Ia tak sabar meluncurkan mobil terbaru mereka dengan platform hybrid itu. Bisa jadi akan dirilis sebelum GIIAS 2026 atau bertepatan dengan pameran otomotif terbesar di Indonesia itu nantinya.
Mobil ini memiliki platform mesin DMO atau Dual Motors Offroad. Istilah ini adalah penamaan khusus yang diberikan BYD Group untuk tipe mesin super hybrid mereka. Tentu akan berbeda-beda namanya sesuai kebutuhan. Lantaran ada juga yang dinamakan dengan DMI dan beberapa lagi lainnya.
Baca Juga:
Perbandingan Biaya Harian Mobil Listirk dan PHEV Milik Jaecoo
Mobil diprediksi bakal dipasarkan dengan harga mewah yaitu antara Rp1,2 miliar hingga kisaran Rp1,5 miliar. B5 menawarkan performa tinggi dengan mesin 1.5L Turbo, AWD, dan fitur mewah. Bahkan saat melakukan offroad, Sobat Medcom bisa melihat ragam fitur yang sangat membantu untuk menghilangkan blindspot.
Jakarta - Denza B5 sudah diperkenalkan sejak beberapa bulan lalu di pasar
otomotif Indonesia. Namun kapan mobil ini dijual, tentu itu jadi hal yang berbeda. Meski animo besar masyarakat Indonesia cukup baik, namun
BYD Motor Indonesia yang membawahi perusahaan ini masih bungkam soal tanggal pasti peluncurannya.
President Director BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao mengatakan pihaknya tengah mempelajari waktu yang tepat untuk membawa model tersebut ke pasar domestik. Menurutnya, respon dari konsumen Indonesia terhadap mobil tersebut cukup besar.
"Pertama-tama terima kasih atas perhatian terhadap model kami yang sangat spesifik, Denza B5. Sejak debutnya pada Februari lalu, Kami benar-benar mengumpulkan banyak minat dari sisi konsumen," ujar Eagle Zhao dalam BYD Ramadhan Sportainment di Jakarta, Senin (9/3/2026).
Sebenarnya hal ini juga sudah ditunjukkan oleh bos besar BYD Group di Tiongkok ketika Medcom.id mengunjungi markas besar BYD di Zhangzhou pada Januari 2026 lalu. General Manager BYD Asia-Pacific Auto Sales Division Liu Xueliang menegaskan bahwa mereka memang telah menyiapkan B5 dengan platform unik untuk pasar otomotif Indonesia.
"Kami sudah siap membawa teknologi dengan platform yang dibutuhkan oleh pasar otomotif di Indonesia. Tapi kapan waktu tepatnya, Kami sedang mempelajari itu. Namun jelas mobil ini sesegera mungkin diluncurkan di Indonesia," ungkap Xueliang.
Denza B5 sendiri berbasis dari sub-brand BYD di Tiongkok bernama Fangceng Bao atau Formula Bao dengan tipe Bao 5. Namun karena merek ini agak sulit penyebutannya untuk lidah orang Indonesia, maka mobil ini masuk ke Indonesia di bawah brand Denza.
Namun jika melihat gelagat Eagle, sepertinya memang Ia tak sabar meluncurkan mobil terbaru mereka dengan platform hybrid itu. Bisa jadi akan dirilis sebelum GIIAS 2026 atau bertepatan dengan pameran otomotif terbesar di Indonesia itu nantinya.
Mobil ini memiliki platform mesin DMO atau Dual Motors Offroad. Istilah ini adalah penamaan khusus yang diberikan BYD Group untuk tipe mesin super hybrid mereka. Tentu akan berbeda-beda namanya sesuai kebutuhan. Lantaran ada juga yang dinamakan dengan DMI dan beberapa lagi lainnya.
Mobil diprediksi bakal dipasarkan dengan harga mewah yaitu antara Rp1,2 miliar hingga kisaran Rp1,5 miliar. B5 menawarkan performa tinggi dengan mesin 1.5L Turbo, AWD, dan fitur mewah. Bahkan saat melakukan offroad, Sobat Medcom bisa melihat ragam fitur yang sangat membantu untuk menghilangkan blindspot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)