DKI Jakarta: Kondisi iklim tropis di Indonesia membuat suhu di dalam kabin kendaraan kerap meningkat, terutama ketika mobil terparkir di area terbuka atau terjebak kemacetan. Situasi tersebut dapat mengurangi kenyamanan pengendara maupun penumpang selama perjalanan.
Fitur ventilated seat, seperti di Suzuki Grand Vitara pada kursi baris depan, dirancang untuk memberikan kesejukan langsung pada tubuh pengguna selama berkendara. Deputy 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Donny Saputra, menjelaskan fitur tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan teknologi yang memberikan manfaat langsung bagi konsumen.
“Penambahan fitur ventilated seat merupakan wujud kehadiran fitur yang tepat guna. Pelanggan bisa merasakan manfaatnya secara langsung di tubuh. Dengan demikian, perjalanan jarak jauh akan jadi lebih nyaman,” ujar Donny melalui keterangan resminya.
Ventilated seat bekerja dengan cara menghisap udara dari dalam kabin melalui permukaan kursi. Teknologi ini memungkinkan hawa panas yang berasal dari tubuh penumpang ikut tersedot melalui ventilasi pada kursi, kemudian digantikan oleh udara kabin yang lebih sejuk.
Baca Juga:
Bocoran Spesifikasi BYD Seal 08, Jarak Tempuh Sampai 785 Km
Melalui mekanisme tersebut, pengguna dapat merasakan sensasi dingin secara langsung pada area punggung dan paha yang bersentuhan dengan kursi. Kehadiran fitur ini melengkapi fungsi sistem pendingin udara atau AC yang mendinginkan seluruh ruang kabin dari bagian depan kendaraan.
Untuk mengoperasikan fitur tersebut, pengguna cukup menekan tombol ventilated seat yang berada di area konsol tengah. Setelah itu, pengguna dapat memilih tingkat sirkulasi udara sesuai kebutuhan, mulai dari tinggi, sedang, hingga rendah.
Ketika diaktifkan, sistem akan menghisap udara panas melalui lubang ventilasi kecil yang terdapat pada bantalan dan sandaran kursi depan.
Salah satu keunggulan ventilated seat pada Grand Vitara adalah kemampuannya tetap bekerja saat fitur engine auto-stop aktif. Pada kondisi lalu lintas padat, sistem Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) akan mematikan mesin sementara untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Baca Juga:
Cara Merawat Rem Cakram Sepeda Motor
Meski mesin sedang tidak beroperasi, ventilated seat tetap dapat berfungsi karena pasokan listrik kendaraan tetap tersedia. Dengan demikian, pengemudi dan penumpang masih dapat menikmati kenyamanan selama berada di dalam kabin.
“Peningkatan ini dapat membuat pelanggan betah berlama-lama dalam Grand Vitara. Dalam arti benar-benar menikmati perjalanan meskipun durasinya panjang. Fokus kepuasan pengguna seperti inilah yang menjadi perhatian bagi kami di Suzuki,” tutup Donny.
DKI Jakarta: Kondisi
iklim tropis di Indonesia membuat suhu di dalam
kabin kendaraan kerap meningkat, terutama ketika mobil terparkir di area terbuka atau terjebak kemacetan. Situasi tersebut dapat mengurangi kenyamanan pengendara maupun penumpang selama perjalanan.
Fitur ventilated seat, seperti di
Suzuki Grand Vitara pada kursi baris depan, dirancang untuk memberikan kesejukan langsung pada tubuh pengguna selama berkendara. Deputy 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Donny Saputra, menjelaskan fitur tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan teknologi yang memberikan manfaat langsung bagi konsumen.
“Penambahan fitur ventilated seat merupakan wujud kehadiran fitur yang tepat guna. Pelanggan bisa merasakan manfaatnya secara langsung di tubuh. Dengan demikian, perjalanan jarak jauh akan jadi lebih nyaman,” ujar Donny melalui keterangan resminya.
Ventilated seat bekerja dengan cara menghisap udara dari dalam kabin melalui permukaan kursi. Teknologi ini memungkinkan hawa panas yang berasal dari tubuh penumpang ikut tersedot melalui ventilasi pada kursi, kemudian digantikan oleh udara kabin yang lebih sejuk.
Melalui mekanisme tersebut, pengguna dapat merasakan sensasi dingin secara langsung pada area punggung dan paha yang bersentuhan dengan kursi. Kehadiran fitur ini melengkapi fungsi sistem pendingin udara atau AC yang mendinginkan seluruh ruang kabin dari bagian depan kendaraan.
Untuk mengoperasikan fitur tersebut, pengguna cukup menekan tombol ventilated seat yang berada di area konsol tengah. Setelah itu, pengguna dapat memilih tingkat sirkulasi udara sesuai kebutuhan, mulai dari tinggi, sedang, hingga rendah.
Ketika diaktifkan, sistem akan menghisap udara panas melalui lubang ventilasi kecil yang terdapat pada bantalan dan sandaran kursi depan.
Salah satu keunggulan ventilated seat pada Grand Vitara adalah kemampuannya tetap bekerja saat fitur engine auto-stop aktif. Pada kondisi lalu lintas padat, sistem Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) akan mematikan mesin sementara untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Meski mesin sedang tidak beroperasi, ventilated seat tetap dapat berfungsi karena pasokan listrik kendaraan tetap tersedia. Dengan demikian, pengemudi dan penumpang masih dapat menikmati kenyamanan selama berada di dalam kabin.
“Peningkatan ini dapat membuat pelanggan betah berlama-lama dalam Grand Vitara. Dalam arti benar-benar menikmati perjalanan meskipun durasinya panjang. Fokus kepuasan pengguna seperti inilah yang menjadi perhatian bagi kami di Suzuki,” tutup Donny.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(UDA)