DKI Jakarta: PT Sokonindo Automobile mengumumkan pergantian logo untuk kendaraan komersial DFSK, dan diperkenalkan dengan menghadirkan DFSK Gelora E. Meski ada pergantian logo, namun untuk spesifikasi mobilnya tetap sama.
Chief Operating Officer (COO) PT Sokonindo Automobile, Franz Wang, menyebutkan perubahan ini hanya sebatas identitas visual, tidak termasuk perubahan spesifikasi kendaraan.
“Kali ini merupakan pembaruan emblem dari DFSK komersial. Spesifikasi tidak ada perubahan,” ucap Fraz pada Kamis (29/10/2026) di PEVS 2026.
Perubahan logo ini menjadi bagian strategi perusahaan untuk membedakan antara kendaraan penumpang dan kendaaraan komersial. Sehingga konsumen bisa lebih mengenali perbedaan karakteristik kendaraannya.
“Jadi strategi kami adalah mencoba memisahkan kedua lini produk ini agar konsumen memiliki visual dan konsep yang lebih jelas mengenai kedua lini,” lanjut Franz.
Baca Juga :
Ini Promo Lengkap DFSK di PEVS 2026, Gelora E Dapat Subsidi Rp85 Juta
Spesifikasi DFSK Gelora E
Gelora E diketahui menggunakan baterai lithium-ion 42 kWh, mampu menempuh jarak hingga 300 km dengan biaya operasional sekitar Rp200/km, jauh lebih hemat dibanding kendaraan berbahan bakar minyak. Biaya rendah ini diperkuat dengan minimnya kebutuhan perawatan dan pengecualian dari aturan ganjil-genap di beberapa kota besar.
Desain bodi Gelora E menawarkan kabin luas dengan dimensi 4.500 mm x 1.680 mm x 2.000 mm, serta memiliki dua varian yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis: Blind Van untuk logistik barang, dan Minibus untuk angkutan penumpang.
Sistem pengisian dayanya juga tergolong cepat, hanya membutuhkan 80 menit dari 20% ke 80%, serta dilengkapi perlindungan baterai bersertifikasi IP67 untuk ketahanan terhadap air dan debu.
DKI Jakarta: PT
Sokonindo Automobile mengumumkan pergantian logo untuk kendaraan komersial DFSK, dan diperkenalkan dengan menghadirkan
DFSK Gelora E. Meski ada pergantian logo, namun untuk spesifikasi mobilnya tetap sama.
Chief Operating Officer (COO) PT Sokonindo Automobile, Franz Wang, menyebutkan perubahan ini hanya sebatas identitas visual, tidak termasuk perubahan spesifikasi kendaraan.
“Kali ini merupakan pembaruan emblem dari DFSK komersial. Spesifikasi tidak ada perubahan,” ucap Fraz pada Kamis (29/10/2026) di PEVS 2026.
Perubahan logo ini menjadi bagian strategi perusahaan untuk membedakan antara kendaraan penumpang dan kendaaraan komersial. Sehingga konsumen bisa lebih mengenali perbedaan karakteristik kendaraannya.
“Jadi strategi kami adalah mencoba memisahkan kedua lini produk ini agar konsumen memiliki visual dan konsep yang lebih jelas mengenai kedua lini,” lanjut Franz.
Spesifikasi DFSK Gelora E
Gelora E diketahui menggunakan baterai lithium-ion 42 kWh, mampu menempuh jarak hingga 300 km dengan biaya operasional sekitar Rp200/km, jauh lebih hemat dibanding kendaraan berbahan bakar minyak. Biaya rendah ini diperkuat dengan minimnya kebutuhan perawatan dan pengecualian dari aturan ganjil-genap di beberapa kota besar.
Desain bodi Gelora E menawarkan kabin luas dengan dimensi 4.500 mm x 1.680 mm x 2.000 mm, serta memiliki dua varian yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis: Blind Van untuk logistik barang, dan Minibus untuk angkutan penumpang.
Sistem pengisian dayanya juga tergolong cepat, hanya membutuhkan 80 menit dari 20% ke 80%, serta dilengkapi perlindungan baterai bersertifikasi IP67 untuk ketahanan terhadap air dan debu.
(UDA)