medcom.id, BSD City: Peran busi dalam mengangkat performa terbaik sebuah kendaraan, bukan rahasia lagi. Namun anggapan tentang busi berjenis iridium adalah tipe terbaik untuk penggunaan harian semi performa tinggi, ternyata masih kurang tepat.
Produsen busi Brisk hadir dengan teknologi yang unik. Mereka menggunakan material terbaik untuk memberikan performa tinggi di mesin. Yaitu material dari bahan silver. Material ini merupakan bahan dasar yang dianggap sangat optimal menghantarkan tenaga pengapian di ruang bakar mesin.
"Kami menerapkan inovasi dan teknologi untuk semua produk busi Brisk. Buktinya busi ini adalah satu-satunya komponen yang direkomendasikan pabrikan mobil Lamborghinidan beberapa supercar lainnya. Tapi bukan berarti busi ini hanya bisa dipakai mobil-mobil berperforma tinggi. Juga bisa digunakan buat penggunaan harian," klaim Country Manager PT Brisk Busi Indonesia, Jason Mulyadi.
Lantaran memiliki spesifikasi performa tinggi, Brisk mengklaim bahwa mereka punya keunggulan komparatif yang tak dimiliki kompetitor. Salah satunya kandungan silver yang membuat daya konduksinya sangat cepat. Yaitu berkisar di 66 ms/m. Faktor ini jugalah yang membuat percikan api dari busi yang lahir di Republik Ceko itu menyala cukup konsisten.
Artinya dengan percikan api busi yang menyala konsisten, membuat proses pembakaran di dalam ruang bakal mesin, jadi lebih baik. Fungsi lain dari material silver juga membuat proses pelepasan panas jadi lebih cepat. Sehingga efeknya pola penggunaan busi jadi lebih awet.
"Bahkan ketika kualitas bahan bakar kurang baik, tetap membuat proses pembakaran optimal. Karena area pemantikan api untuk membakar cukup luas. Sehingga kualitas bahan bakar yang lambat merambat, tetap punya peluang besar untuk dibakar merata."
Ada empat jenis busi yang mereka pasarkan di pasar nasional. Yaitu Copper Racing, yaitu jenis busi paling standar yang mereka peruntukkan bagi pengendara harian. Meski paling standar, namun dengan sistem open gap, kualitasnya lebih tinggi dari jenis busi iridium.
Lalu ada jenis Silver Racing dengan tipe half gap. Elektroda yang mengandung silver bisa dipakai mobil standar harian hingga mobil dengan sistem turbocharger. Kemudian ada jenis Lamborghini Spark dengan sistem open gap. Proses pengapian terjadi dengan cara 360 derajat, sangat sesuai untuk mesin dengan sistem putaran mesin tinggi.
Jenis berikutnya adalah ZS atau ZC. Busi jenis ini cukup fenomenal dengan teknologi 3 layer pengapian dalam satu busi. Busi ini diklaim memecahkan rekor dalam kompetisi motor dan mobil. Jenis lainnya adalah Premium Evo yang basis pengapiannya diambil dari tipe Lamborghini Spark namun menggunakan sistem multiple spark. Jenis ini bisa digunakan mulai dari city car sampai race car.
medcom.id, BSD City: Peran busi dalam mengangkat performa terbaik sebuah kendaraan, bukan rahasia lagi. Namun anggapan tentang busi berjenis iridium adalah tipe terbaik untuk penggunaan harian semi performa tinggi, ternyata masih kurang tepat.
Produsen busi Brisk hadir dengan teknologi yang unik. Mereka menggunakan material terbaik untuk memberikan performa tinggi di mesin. Yaitu material dari bahan silver. Material ini merupakan bahan dasar yang dianggap sangat optimal menghantarkan tenaga pengapian di ruang bakar mesin.
"Kami menerapkan inovasi dan teknologi untuk semua produk busi Brisk. Buktinya busi ini adalah satu-satunya komponen yang direkomendasikan pabrikan mobil Lamborghinidan beberapa supercar lainnya. Tapi bukan berarti busi ini hanya bisa dipakai mobil-mobil berperforma tinggi. Juga bisa digunakan buat penggunaan harian," klaim Country Manager PT Brisk Busi Indonesia, Jason Mulyadi.

Lantaran memiliki spesifikasi performa tinggi, Brisk mengklaim bahwa mereka punya keunggulan komparatif yang tak dimiliki kompetitor. Salah satunya kandungan silver yang membuat daya konduksinya sangat cepat. Yaitu berkisar di 66 ms/m. Faktor ini jugalah yang membuat percikan api dari busi yang lahir di Republik Ceko itu menyala cukup konsisten.
Artinya dengan percikan api busi yang menyala konsisten, membuat proses pembakaran di dalam ruang bakal mesin, jadi lebih baik. Fungsi lain dari material silver juga membuat proses pelepasan panas jadi lebih cepat. Sehingga efeknya pola penggunaan busi jadi lebih awet.

"Bahkan ketika kualitas bahan bakar kurang baik, tetap membuat proses pembakaran optimal. Karena area pemantikan api untuk membakar cukup luas. Sehingga kualitas bahan bakar yang lambat merambat, tetap punya peluang besar untuk dibakar merata."
Ada empat jenis busi yang mereka pasarkan di pasar nasional. Yaitu Copper Racing, yaitu jenis busi paling standar yang mereka peruntukkan bagi pengendara harian. Meski paling standar, namun dengan sistem open gap, kualitasnya lebih tinggi dari jenis busi iridium.

Lalu ada jenis Silver Racing dengan tipe half gap. Elektroda yang mengandung silver bisa dipakai mobil standar harian hingga mobil dengan sistem turbocharger. Kemudian ada jenis Lamborghini Spark dengan sistem open gap. Proses pengapian terjadi dengan cara 360 derajat, sangat sesuai untuk mesin dengan sistem putaran mesin tinggi.
Jenis berikutnya adalah ZS atau ZC. Busi jenis ini cukup fenomenal dengan teknologi 3 layer pengapian dalam satu busi. Busi ini diklaim memecahkan rekor dalam kompetisi motor dan mobil. Jenis lainnya adalah Premium Evo yang basis pengapiannya diambil dari tipe Lamborghini Spark namun menggunakan sistem multiple spark. Jenis ini bisa digunakan mulai dari city car sampai race car.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)