Jakarta: Tidak sedikit pemilik kendaraan yang akhrinya trauma melakukan perawatan kendaraannya di bengkel resmi. Bukan karena prosesnya yang mereka anggap terlalu standar, namun nilai plus di beberapa bengkel resmi brand tertentu memang tak mereka dapatkan hingga harga servis yang relatif lebih murah.
Kalau sudah begini, pastinya bengkel umum akan jadi patokan. Terlebih mereka yang bisa memberikan jaminan laynaan, harga hingga beberapa nilai plus lain yang biasanya diberikan dengan permintaan khusus di bengkel resmi.
"Terkadang mereka yang ingin mendapatkan pelayanan yang lengkap seperti di bengkel resmi, akan mencari bengkel umum yang memang punya kualitas bagus. Untuk itulah kami berupaya hadirkan pelayanan yang punya standar yang lebih baik dari layanan yang diberikan bengkel resmi," ujar Managing Director PT Meka Adipratama, Widijarto saat ditemui medcom.id pada Kamis (4/4/2019) saat pembukaan cabang baru CARfix di Ciputat.
Ia melanjutkan bahwa sebuah bengkel umum memang wajib memberikan yang terbaik seperti layanan dengan standarisasi tinggi, lalu harga komponen yang bersaing dan keaslian komponen itu sendiri. Lantaran kalau tak memiliki poin-poin seperti itu, maka sebuah bengkel umum akan sulit bersaing.
"Iya itu adalah salah satu dari strategi kami. Yang jelas untuk komponen ini adalah hal yang sangat penting dan jaminan keasliannya pun wajib dilakukan. Untuk harga komponen kami jamin lebih murah sekitar 30-40 persen dari pada bengkel resmi begitu juga dengan jasa layanan lebih murah sekitar 20 persen."
Lalu ada pula yang berpendapat soal garansi mesin yang kemungkinan akan gugur jika diservis di tempat lain ketimbang di bengkel resmi, menurutnya itu cerita berbeda. Tapi bagi mereka yang ingin rekam servisnya tetap ada, bisa mengunggah layanan yang ada melalui aplikasi yaitu Carworld.
"Garansi tetap kami berikan untuk jangka waktu tertentu. Melalui aplikasi itu, konsumen bisa mengetahui simulasi biaya servis yang mereka inginkan. Lalu riwayat perawatan mobil pun bisa diunduh jika satu saat ingin menjual kendaraan tersebut dengan harga yang lebih tinggi."
Untuk jenis kendaraan yang mereka terima, masih terbatas untuk kendaraan brand Jepang dengan ragam tahun produksi. Namun Widijarto menegaskan bahwa layanan untuk mobil Eropa masih terbatas untuk beberapa item saja.
Upaya bengkel yang awalnya berbasis di Jawa Tengah itu untuk membuka jaringan luas, memang mulai menghasilkan. Mengingat di Indonesia, jaringan bengkel umum yang memang punya kualitas bagus, masih cukup terbatas. Beberapa bengkel umum yang ada, justru masih tampil dengan penampakan yang belum dimodernisasi. Sehingga membuat konsumen enggan untuk mampir kecuali memang hasilnya sudah terbukti.
Jakarta: Tidak sedikit pemilik kendaraan yang akhrinya trauma melakukan perawatan kendaraannya di bengkel resmi. Bukan karena prosesnya yang mereka anggap terlalu standar, namun nilai plus di beberapa bengkel resmi brand tertentu memang tak mereka dapatkan hingga harga servis yang relatif lebih murah.
Kalau sudah begini, pastinya bengkel umum akan jadi patokan. Terlebih mereka yang bisa memberikan jaminan laynaan, harga hingga beberapa nilai plus lain yang biasanya diberikan dengan permintaan khusus di bengkel resmi.
"Terkadang mereka yang ingin mendapatkan pelayanan yang lengkap seperti di bengkel resmi, akan mencari bengkel umum yang memang punya kualitas bagus. Untuk itulah kami berupaya hadirkan pelayanan yang punya standar yang lebih baik dari layanan yang diberikan bengkel resmi," ujar Managing Director PT Meka Adipratama, Widijarto saat ditemui medcom.id pada Kamis (4/4/2019) saat pembukaan cabang baru CARfix di Ciputat.
Ia melanjutkan bahwa sebuah bengkel umum memang wajib memberikan yang terbaik seperti layanan dengan standarisasi tinggi, lalu harga komponen yang bersaing dan keaslian komponen itu sendiri. Lantaran kalau tak memiliki poin-poin seperti itu, maka sebuah bengkel umum akan sulit bersaing.
"Iya itu adalah salah satu dari strategi kami. Yang jelas untuk komponen ini adalah hal yang sangat penting dan jaminan keasliannya pun wajib dilakukan. Untuk harga komponen kami jamin lebih murah sekitar 30-40 persen dari pada bengkel resmi begitu juga dengan jasa layanan lebih murah sekitar 20 persen."
Lalu ada pula yang berpendapat soal garansi mesin yang kemungkinan akan gugur jika diservis di tempat lain ketimbang di bengkel resmi, menurutnya itu cerita berbeda. Tapi bagi mereka yang ingin rekam servisnya tetap ada, bisa mengunggah layanan yang ada melalui aplikasi yaitu Carworld.
"Garansi tetap kami berikan untuk jangka waktu tertentu. Melalui aplikasi itu, konsumen bisa mengetahui simulasi biaya servis yang mereka inginkan. Lalu riwayat perawatan mobil pun bisa diunduh jika satu saat ingin menjual kendaraan tersebut dengan harga yang lebih tinggi."
Untuk jenis kendaraan yang mereka terima, masih terbatas untuk kendaraan brand Jepang dengan ragam tahun produksi. Namun Widijarto menegaskan bahwa layanan untuk mobil Eropa masih terbatas untuk beberapa item saja.
Upaya bengkel yang awalnya berbasis di Jawa Tengah itu untuk membuka jaringan luas, memang mulai menghasilkan. Mengingat di Indonesia, jaringan bengkel umum yang memang punya kualitas bagus, masih cukup terbatas. Beberapa bengkel umum yang ada, justru masih tampil dengan penampakan yang belum dimodernisasi. Sehingga membuat konsumen enggan untuk mampir kecuali memang hasilnya sudah terbukti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)