Diketahui Geely saat ini melakukan akuisisi 50 persen kepemilikan Geely dari Daimler yang juga membawahi Mercedes-Benz. Smart
Diketahui Geely saat ini melakukan akuisisi 50 persen kepemilikan Geely dari Daimler yang juga membawahi Mercedes-Benz. Smart

Geely 'Menggila', Beli 50 Persen Saham Mobil Jerman

Otomotif mercedes-benz industri otomotif geely
Ekawan Raharja • 01 April 2019 15:41
Tiongkok: Ekspansi bisnis otomotif Tiongkok memang belakangan semakin merajalela. Mereka tidak hanya sekadar meningkatkan persaingan di dalam negeri dengan menodorong merek-mereka di dalam negeri, namun juga melakukan ekspansi dengan mengambil alih merek-merek yang sudah ada di luar Tiongkok.
 
Bahkan baru-baru ini Geely Holding dan Daimler membangun sebuah perusahaan baru untuk menangani Smart. Diketahui Geely saat ini melakukan akuisisi 50 persen kepemilikan Geely dari Daimler yang juga membawahi Mercedes-Benz.
 
Perusahaan patungan ini secara global memiliki, mengoperasikan, dan mengembangkan lebih lanjut model Smart di masa depan. Bahkan Autocar Inggris menyebutkan kalau di masa depan, Smart akan melahirkan citycar yang memang 100 persen mengadopsi teknologi mobil listrik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Melalui kerja sama ini, produksi mobil-mobil Smart juga akan beralih ke Tiongkok, dan mobil listrik terbaru akan hadir pada 2022. Daimler diketahui akan mengangani urusan desain dan style untuk model-model di masa depan, sedangkan Geely akan mengurusi masalah dapur pacunya.
 
Geely 'Menggila', Beli 50 Persen Saham Mobil Jerman
 
Sayanganya disebutkan dengan detail masalah pabrik untuk memproduksi Smart di Tiongkok. Hanya dijelaskan nantinya Smart akan menyasar B-Segment (berukuran kecil ke sedang), dan memposisikannya sebagai mobil listrik premium.
 
Chairman Geely Holding, Li Shufu, menjelaskan perusahaan yang dipimpinnya secara penuh menghormati nilai-nilai yang diusung oleh Smart. Mereka menilai nilai-nilai yang diusung merek citycar ini akan menjadi daya jual yang kuat.
 
"Sebagai mitra yang setara, kami berdedikasi untuk mempromosikan merek pintar secara global; kami akan meningkatkan pengalaman dan kompetensi global kami dalam manajemen merek, R&D, manufaktur, manajemen rantai pasokan, dan bidang lainnya," ujar le Shufu.
 
Hingga nanti muncul model terbaru di 2022, saat ini Smart akan melanjutkan produksinya di pabrik Daimler yang berlokasi di Hambach, Prancis, dna Novo Mesto, Slovenia. Kemudian Daimler juga akan menambah investasi sekitar EUR 427 juta di Hambach untuk produksi kendaraan listrik EQ milik Mercedes-Benz.
 
Kerja sama Geely dan Daimler juga bukan yang pertama kali dilakukan. Sebelumnya, kedua juga pernah melakukan kerja sama dengan Geely membeli sejumlah saham Daimler. Hal ini membuat Geely memiliki hak untuk mengakses teknologi Daimler, sedangkan Daimler memiliki kemampuan lebih untuk memasarkan produknya di Tiongkok.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif