Layanan home service dari Yamaha. Yamaha
Layanan home service dari Yamaha. Yamaha

Tips Otomotif

Langkah-Langkah Agar Motor Tidak Turun Mesin

Ekawan Raharja • 28 November 2022 11:00
Jakarta: Kerusakan di area mesin, apabila sampai turun mesin, biasanya ada permasalahan yang serius dan menelan biaya yang besar. Sebagai pemilik motor tentu berharap hal ini tidak terjadi dan si kuda besi selalu sehat.
 
Main Dealer Yamaha PT Thamrin Brothers (Sumatera Selatan – Bengkulu) kemudian memberikan tips untuk mencegah agar motor tidak turun mesin.

1. Rajin Mengganti Oli

Oli mesin sangat vital bagi sepeda motor karena memiliki fungsi penting yaitu mendinginkan suhu mesin, mengurangi gesekan antar komponen di dalam mesin sepeda motor, dan melapisi komponen agar tidak korosi. Jika penggantian oli mesin tidak sesuai dengan yang ditentukan oleh pabrikan, maka bisa menyebabkan fungsi oli tidak maksimal.
 
Untuk itu, pihak pabrikan merekomendasikan mengganti oli maksimal 3.000 km atau 3 bulan pemakaian.

2. Modifikasi Mesin

Pabrikan sudah mendesain spesifikasi mesin agar komponen mesin tahan lama, perubahan spesifikasi mesin atau modifikasi sudah pasti akan mengurangi umur komponen di dalam mesin. Modifikasi merupakan hal yang sering dilakukan oleh semua pencinta motor dari yang standar sampai modifikasi ekstrem.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun perlu diketahui, modifikasi dapat menghilangkan garansi resmi sepeda motor karena modifikasi bisa menyebabkan umur komponen pada mesin pendek. Sehingga kemungkinan turun mesin menjadi lebih besar.

3. Menghindari Genangan Air yang Tinggi

Saat ini curah hujan cukup tinggi yang mengakibatkan cukup rawannya genangan air yang ada di jalan yang sering dilewati. Jika bertemu genangan air yang cukup tinggi saat berkendara, disarankan untuk mencari jalan alternatif.
 
Jika tidak ada jalan lain dan harus melewati genangan tersebut, disarankan untuk mematikan motor dan lewati genangan air dengan cara mendorong motor serta pastikan saluran udara bersih dari air saat akan menyalakan kembali.
 
Hal tersebut karena pada saat melewati genangan air yang tinggi dengan kondisi mesin menyala, membutuhkan udara untuk pembakaran. Masalahnya jika motor tersebut melewati genangan air yang sejajar atau melewati filter udara maka mesin akan menghisap udara sekaligus air.
 
Jika air sampai masuk sampai ruang bakar maka akan menyebabkan water hammer akibatnya piston rusak dan setang piston bengkok, sehingga turun mesin tidak dapat dihindari.

4. Rutin Service Berkala

Selain melakukan perawatan yang sudah dijelaskan di atas, disarankan untuk rutin service secara berkala di bengkel resmi. Dengan servis di bengkel resmi dapat mengetahui mengenai kualitas serta garansi yang diperoleh.
 
(ERA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif