Penjualan mobil bekas di Indonesia masih jadi salah satu bisnis yang turut membuat sektor perekonomian nasional bergerak cukup aktif. Bukan hanya dilihat dari banyaknya sentra-sentra pedagang mobil bekas yang tersebar luas di setiap sudut kota yang dilakukan dalam skala besar dan kecil, namun juga cara pemasarannya yang mengikuti zaman.
Jika di tahun-tahun sebelumnya mobil seken atau mobil bekas banyak dijumpai dalam penjualan yang hanya memanfaatkan iklan baris atau hanya sekejap lewat di lini masa media sosial, kini penjualannya dibuat layaknya memasarkan mobil baru.
Hal ini ditunjukkan oleh showroom khusus mobil bekas Mobil88 dalam penjualan produknya. Mereka memberlakukan penjualan mobil bekas layaknya sebuah mobil baru. Salah satunya dengan membuat akses khusus, kemudian penampakan mobi yang dibuat jadi 360 dan beberapa hal yang membuat konsumen jadi tertarik seperti garansi dan lain sebagainya.
"Kami akan terus berinovasi dalam penjualan produk mobil bekas melalui digital platform. Ya salah satunya dengan menambah fitur-fitur menarik di aplikasi Mobil88 e-Store. Jadi kami menjaga betul yang namanya sistem pemasaran melalui sistem digital ini. Termasuk untuk hal pengadaan unit, pembiayaan hingga ke asuransinya yang bisa diakses di platform tersebut," klaim Presiden DIrektur Mobil88, Naga Sujady dalam webinar pada Kamis (6/5/2021).
Meski demikian pesatnya sistem pemasaran dengan cara digital, mereka tetap tidak akan abai terhadap sistem pemasaran offline atau langsung. Dipaparkan oleh Chief Operating Officer Mobil88, Sutadi, bahwa mereka tetap akan mengkombinasikan penjualan di sistem offline dan tetap menggenjot di sistem pemasaran digital.
Tak heran jika mereka punya target besar untuk bisa penetrasi di penjualan mobil bekas dengan skala masif, sehingga kampanye tentang 'Semua Orang Bisa Punya Mobil' sangat realistis untuk diwujudkan.
Di antara keistimewaan yang mereka tawarkan sejak tahun lalu adalah dengan adanya layanan COD atau car on delivery. Layanan ini memungkinkan Anda sebelum memutuskan untuk beli mobil, bisa melakukan pengetesan lebih dulu saat mobil di antar ke rumah. Meski pun Anda belum ingin meminang mobil tersebut, pun tetap diterima jika tidak jadi atau ingin mengalihkan ke tipe lainnya.
Penjualan mobil bekas di Indonesia masih jadi salah satu bisnis yang turut membuat sektor perekonomian nasional bergerak cukup aktif. Bukan hanya dilihat dari banyaknya sentra-sentra pedagang mobil bekas yang tersebar luas di setiap sudut kota yang dilakukan dalam skala besar dan kecil, namun juga cara pemasarannya yang mengikuti zaman.
Jika di tahun-tahun sebelumnya mobil seken atau mobil bekas banyak dijumpai dalam penjualan yang hanya memanfaatkan iklan baris atau hanya sekejap lewat di lini masa media sosial, kini penjualannya dibuat layaknya memasarkan mobil baru.
Hal ini ditunjukkan oleh showroom khusus mobil bekas Mobil88 dalam penjualan produknya. Mereka memberlakukan penjualan mobil bekas layaknya sebuah mobil baru. Salah satunya dengan membuat akses khusus, kemudian penampakan mobi yang dibuat jadi 360 dan beberapa hal yang membuat konsumen jadi tertarik seperti garansi dan lain sebagainya.
"Kami akan terus berinovasi dalam penjualan produk mobil bekas melalui digital platform. Ya salah satunya dengan menambah fitur-fitur menarik di aplikasi Mobil88 e-Store. Jadi kami menjaga betul yang namanya sistem pemasaran melalui sistem digital ini. Termasuk untuk hal pengadaan unit, pembiayaan hingga ke asuransinya yang bisa diakses di platform tersebut," klaim Presiden DIrektur Mobil88, Naga Sujady dalam webinar pada Kamis (6/5/2021).
Meski demikian pesatnya sistem pemasaran dengan cara digital, mereka tetap tidak akan abai terhadap sistem pemasaran offline atau langsung. Dipaparkan oleh Chief Operating Officer Mobil88, Sutadi, bahwa mereka tetap akan mengkombinasikan penjualan di sistem offline dan tetap menggenjot di sistem pemasaran digital.
Tak heran jika mereka punya target besar untuk bisa penetrasi di penjualan mobil bekas dengan skala masif, sehingga kampanye tentang 'Semua Orang Bisa Punya Mobil' sangat realistis untuk diwujudkan.
Di antara keistimewaan yang mereka tawarkan sejak tahun lalu adalah dengan adanya layanan COD atau car on delivery. Layanan ini memungkinkan Anda sebelum memutuskan untuk beli mobil, bisa melakukan pengetesan lebih dulu saat mobil di antar ke rumah. Meski pun Anda belum ingin meminang mobil tersebut, pun tetap diterima jika tidak jadi atau ingin mengalihkan ke tipe lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)