Isuzu siapkan produk baru untuk menghadapi Euro 4. Medcom.id/M Bagus Rachmanto
Isuzu siapkan produk baru untuk menghadapi Euro 4. Medcom.id/M Bagus Rachmanto

Bahan Bakar Minyak

Isuzu Siap Terapkan Emisi Euro4

Otomotif hino
M. Bagus Rachmanto • 03 Februari 2020 17:21
Jakarta: Meski perekonomian dunia saat ini sedang tidak menentu, namun perekonomian Indonesia diperkirakan akan tumbuh sekitar 5,5 persen. Dengan pertumbuhan perekonomian di Indonesia yang tidak begitu significant, ditambah dengan gejala perlambatan ekonomi ini membuat para pembisnis tidak terlalu agresif dalam menggunakan uang mereka, mereka akan cenderung lebih menunggu dan melihat kondisi.
 
Namun di dunia otomotif sendiri, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) memproyeksikan penjualan otomotif di tahun 2020, berpotensi tumbuh tipis 5 persen jika dibandingkan dengan 2019.
 
Bicara soal aturan Pemerintah RI yang akan memberlakukan ketentuan standar emisi gas buang Euro 4, untuk kendaraan bermesin diesel yang boleh diproduksi dan dipasarkan di Indonesia, yang mengacu Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan angkutan Jalan, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, N, dan O atau yang lebih dikenal dengan Standar Emisi Euro IV dan Peraturan Menteri Perhubugnan Nomor PM. 33 Tahun 2018 tentang Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Isuzu sebagai salah satu produsen kendaraan bermesin diesel di Indonesia menyatakan siap dengan segera diberlakukannya regulasi tersebut melalui penyediaan produk kendaraan berstandar Euro 4.
Isuzu Siap Terapkan Emisi Euro4
"Isuzu tentunya berharap tahun ini lebih baik dari tahun kemarin, karena kalau tahun kemarin pertumbuhan ekonomi memang lambat karena banyaknya gejolak politik mulai dari pemilihan presiden dan juga jajaran menterinya, sehingga berimbas pada lambatnya perekonomian dan konsumen jadi wait and see. Seharunya tahun ini bisa lebih baik pertumbuhannya. Isuzu juga sudah sangat siap dalam menghadapi regulasi pemerintah mengenai ketentuan Euro 4, karena kami sudah memiliki engine yang mendukung Euro 4 sejak tahun 2011, yaitu mesin diesel Common Rail," kata General Manager PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Tonton Eko. B di acara Bincang Pintar Kemenhub, Kemenperin, Media dan Isuzu di Jakarta, Senin, 3 Februari 2020.
 
Pihaknya juga senang segera diberlakukannya ketentuan Euro 4, apalagi negara- negara lain sudah melakukan seperti Singapura, Thailand, dan negara lainnya ke Euro4 dan bahkan lebih di atasnya.
 
Tonton menjelaskan, selain kesiapan produk, layanan purna jual juga menjadi penting. Salah satunya dari sisi kemampuan mekanik dalam menangani teknologi baru.
 
“Isuzu Indonesia di tahun ini akan mengeluarkan beberapa varian baru, dan tentunya Isuzu akan teru memberikan customer kami produk yang fit dan dapat diandalkan, selain itu Isuzu Indonesia juga akan terus memperkuat jaringan after sales kami untuk para customer," pungkas Tonton.
 
Untuk Isuzu, market share Isuzu di year to date Desemeber 2019 naik hingga 2.4 persen dari tahun sebelumnya. Penjualan tertinggi masih dipegang oleh ELF sebanyak 13.996 unit di Desember 2019, lalu Traga dengan penjualan year to date Desemeber 2019 sebanyak 6.151 unit. Untuk unit medium truck year to date Desember 2019, terjual sebanyak 2.983 unit.
 
Selain Isuzu, pabikan mobil komersial lainnya, yaitu Hino juga terus mengembangkan produknya untuk memenuhi kebijakan mengenai regulasi Euro 4. Bahkan beberapa waktu lalu mereka juga sudah menyatakan siap dengan aturan baru Euro4.
 
Namun di satu sisi, baiknya tidak hanya industri otomotif saja yang dipersipakan, melainkan terkait bahan bakar minyak juga harus dipersiapkan. Jangan sampai kebijakan kendaraan Euro 4 dicanangkan, tapi dari segi bahan bakar tidak siap.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif