NEWSTICKER
Bluebird kembalikan 15.884 barang yang tertinggal di dalam taksi kepada pemiliknya sepanjang 2019. Blue Bird
Bluebird kembalikan 15.884 barang yang tertinggal di dalam taksi kepada pemiliknya sepanjang 2019. Blue Bird

Peristiwa Unik

Banyak Orang Pelupa, 15 Ribu Barang Ketinggalan di Taksi Selama 2019

Otomotif peristiwa unik
Ekawan Raharja • 24 Februari 2020 08:41

Jakarta: Penggunaan transportasi umum, terkhusus taksi, sering membuat penumpangnya lalai dan meninggalkan barang di kabin atau bagasi. Bahkan di sepanjang 2019, tercatat ada lebih dari 15 ribu barang yang tertinggal di dalam taksi dengan beraneka model serta ukuran.
 
Data ini dikeluarkan oleh salah satu operator taksi, Bluebird, yang mengklaim sepanjang tahun 2019 tercatat sebanyak 15.884 barang yang tertinggal di dalam taksi dan semua sudah dikembalikan. Menurut Direktur Marketing PT Blue Bird, Amelia Nasution, penting untuk mengembalikan barang bawaan penumpang karena hal ini adalah bentuk integritas serta kejujuran yang perusahaan.
 
“Total sebanyak 15.884 barang berharga yang terdiri dari berbagai macam jenis barang mulai dari laptop, dompet, gawai, dan dokumen penting lainnya seperti paspor tentu bukan merupakan jumlah yang sedikit. Bluebird sangat mengapresiasi integritas dan dedikasi yang selalu dijaga oleh seluruh pengemudi Bluebird Group atas upaya mereka dalam mengembalikan barang yang tertinggal kepada para pelanggan,” ungkap Amelia Nasution melalui keterangan resminya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Amelia bercerita salah satu kejadian barang tertinggal baru-baru ini adalah sebuah gawai milik penumpang yang tertinggal di salah satu armada taksi, dan penumpang ini kemudian meminta tolong kepada pengendara taksi lainnya Kasirin. Kasirin akhirnya turut membantu mencarikan dengan cara menghubungi customer service sehingga gawai tersebut kembali ke tangan pemilik. “Kejadian tersebut merupakan contoh nyata bagaimana satu hal kecil yang yang dilakukan karena adanya rasa solidaritas mampu berdampak besar bagi orang lain, seperti apa yang dilakukan oleh Kasirin.” ujar Amelia.
 
Dia pun juga menekankan kepada pengemudi untuk mengingatkan penumpang agar melakukan pengecekan terakhir sebelum meninggalkan mobil guna memastikan tidak ada barang yang tertinggal. Bagi para penumpang yang merasa memiliki barang tertinggal, dapat langsung melaporkan detail perjalanan termasuk nomor armada yang ditumpangi ke nomor customer service.
 
“Namun bagi para penumpang yang tidak mengingat nomor armada yang ditumpangi, maka dapat memberikan informasi mengenai jam dan titik naik untuk kemudian kami lakukan tracking ke armada yang melakukan perjalanan dimaksud. Hal ini dapat dilakukan karena semua unit armada Bluebird Group dilengkapi dengan perangkat pelacakan posisi (GPS).” tutup Amelia.


 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif