Waspada Bahaya Lampu Belakang Mati
Lampu belakang mobil mati bisa membahayakan pengemudi lainnya. Medcom.id/Ekawan Raharja
Bali: Sering ditemui di jalan-jalan banyak lampu belakang mobil yang tidak berfungsi. Padahal lampu belakang memiliki peranan penting untuk keselamatan mengemudi.

Menurut Astra World, masalah seperti ini berpotensi terjadi tabrakan beruntun apalagi saat di jalan tol yang rata-rata kecepatan kendaraannya tinggi. Matinya lampu belakang maka fungsi utama untuk memberi informasi kepada kendaraan di belakangnya sudah tidak ada lagi.

Kendaraan di belakang tidak akan tahu jika kendaraan di depannya sedang mengurangi kecepatan. Selain menjaga jarak yang aman, lampu belakang juga berperan untuk mencegah terjadinya tabrakan kecelakaan.


Pengecekan lampu belakang sebelum mengemudi penting dilakukan. Beberapa bagian seperti ban, lampu, dan beberapa kondisi komponen lainnya dapat berfungsi dengan baik.

Pengecekan lampu rem bisa dilakukan dengan cara menginjak pedal rem saat mobil sedang parkir di garasi, lalu lihat cahaya di belakangnya dengan memanfaatkan pantulan cahaya dari lampu rem. Jika cahayanya terang dari sisi kiri dan kanannya berarti lampu rem nyala.

Indikasi kerusakan lampu rem biasanya terjadi di bohlam lampu yang putus, mengidentifikasi lampu putus biasanya hanya terjadi di salah satu sisi kiri atau kanan saja, kemudian cek warna bohlamnya jika warnanya hitam dan elemen bohlamnya tidak terhubung yang menandakan bohlam putus.

Cara pergantiannya pun mudah, ada yang dengan cara membuka cover mikanya, ada yang dengan cara memutar dudukan bohlam dari balik belakang lampu remnya, ada juga lampu rem yang mati keduanya yang disebabkan adanya sambungan yang kendor atau putus dari jalur kelistrikannya.

Nah bagaimana lampu mobil anda? Masihkah berfungsi?



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id