All New Mazda 3 ramaikan segmen hatcback. Medcom.id/Ahmad Garuda
All New Mazda 3 ramaikan segmen hatcback. Medcom.id/Ahmad Garuda

EMI Buka-bukaan soal Desain All New Mazda 3

Otomotif mobil baru giias GIIAS 2019
M. Bagus Rachmanto • 22 Juli 2019 12:38
Tangerang: PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) meluncurkan All New Mazda 3 di pameran otomotif tahunan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019. EMI menyebut garis desain yang semakin matang dan generasi baru teknologi Skyactiv membuat di All-new Mazda3 mewakili dimulainya kehadiran generasi baru keluarga Mazda.
 
Menarik, EMI juga buka-bukaan soal Mazda3 terbaru yang mengadopsi bahasa desain KODO yang lebih matang dengan tetap mewujudkan esensi estetika Jepang, dan diklaim mengekspresikan vitalitas yang lebih berlimpah dan lebih kuat daripada model dengan desain KODO sebelumnya.Hadir sebagai model hatchback, Mazda3 boleh dibilang menjadi pesaing langsung dari Honda Civic hatchback.
 
Sebagai model pertama yang mengadopsi evolusi terbaru desain KODO, Mazda3 tetap
menampilkan desain “single motion” yang sederhana dalam tampilan keseluruhan, menunjukkan bagaimana cahaya dan bayangan yang berefleksi di atas badannya menghasilkan ekspresi penting dan dramatis yang jauh lebih baik dibandingkan bahasa desain sebelumnya. Tujuannya untuk menghadirkan model hatchback sentuhan desain yang lebih emosional, sementara pada model sedan bertujuan untuk menghasilkan proporsi yang lebih elegan. Meski saling berbagi nama sebagai Mazda3, namun kedua model menawarkan kepribadian yang berbeda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Eksterior
Mazda3 hatchback menampilkan sosok yang bertenaga dan menggoda dengan daya tarik
akan sebuah pengalaman berkendara yang menarik. Sebaliknya, pada Mazda3 sedan, tampilan yang sederhana, bersih dan memukau, menonjolkan kedewasaan dan kemewahan yang sempurna.
 
Desain lampu depan yang berbeda merupakan salah satu elemen yang menunjukkan evolusi desain KODO. Sesuai dengan tema “less is more”, elemen yang tidak diperlukan dipangkas sehingga hanya menampilkan esensi sebuah lampu utama. Tampilan lampu depan Mazda3 memiliki aksen lebih membulat, dengan hanya menampilkan tiga elemen penting sebuah lampu yaitu sumber cahaya, lensa dan dudukannya sehingga menghasilkan tampilan yang bersih dan indah.
 
Interior
Untuk semakin meningkatkan hubungan antara mobil dan pengemudinya, setiap aspek pada kokpit diposisikan simetris secara horizontal dengan pengemudi sebagai pusatnya. Di saat yang bersamaan, setiap elemen dirancang untuk selalu menghadap pengemudi. Sesuai dengan tema “less is more” desain semua elemen di dalam kabin dirancang dengan sesederhana mungkin sehingga dapat menonjolkan wilayah kabin. Hal ini membuat lingkungan kabin semakin nyaman yang menjadikan pengemudi dan mobilnya dapat tersambung secara natural sehingga pemgemudi dapat berfokus penuh pada tugas utamanya, mengemudi.
 
Sebagai contoh, tombol-tombol pengaturan AC dan aksen di bagian depan penumpang
terintegrasi mulai dari sisi kanan dan kiri dengan mengikuti garis desain panel instrumen sehingga menghasilkan desain yang sederhana dan rapi. Beberapa bagian interior juga menunjukkan kekhasan Mazda, di desain untuk menonjolkan kekayaan dan kehangatan material kulit asli yang digunakan. Adanya aksen-aksen lipatan dengan bentuk dan ukuran berbeda di beberapa bagian, hal ini menciptakan ekspresi yang lebih hidup.
 
Bagian konsol tengah dimana tas transmisi berada mendapatkan desain baru dengan
teknologi “two-layer molding” yang menggabungkan bagian panel hitam yang dibentuk dengan laser, dan dilapisi dengan lapisan bening hitam mengkilap sehingga menghasilkan kesan transparan yang dalam. Hal ini memperkuat kesan alami Mazda3 yang sporty, berkualitas tinggi dan memberikan kebanggan bagi pemiliknya.
 
Interior yang berbalut bahan leather warna hitam, sementara warna Burgundy dikembangkan sebagai warna interior yang eksklusif untuk model hatchback dan material kulit ini semakin memperkuat kesan emosional dari desain eksteriornya dan menunjukkan tampilan yang lebih dewasa.
 
Mazda3 juga telah mengadopsi layar lebar sebesar 8,8 inci di bagian tengah, yang menawarkan pengoperasian lebih mudah melalui tombol pusat kendali. Melalui layar ini sistem audio All-new Mazda 3 juga dikendalikan dengan 8 speaker 3-way termasuk sebuah woofer untuk versi standar.
 
Human-centric Design
Kabin All-new Mazda3 dirancang dengan filosofi human-centric milik Mazda. Tujuannya adalah untuk menjadikan pengemudi dapat menikmati pengendaraan tanpa hilang konsentrasi, sementara para penumpangnya dapat merasa nyaman dan menikmati perjalanan. Untuk itu Mazda menggunakan berbagai ilmu dan teknologi terkininya untuk merancang posisi mengemudi, visibilitas, Human-Machine Interface (HMI), dan kualitasaudio pada Mazda3.
 
Pengaturan posisi mengemudi lebih presisi diberikan pengaturan kemudi telescopic yang lebih leluasa dengan tambahan pergerakan hingga 10 mm. Selain itu, tempat duduk depan juga kini memiliki pengaturan sudut dudukan sebagai fitur standar sehingga dapat memberikan posisi mengemudi yang lebih ideal bagi sang supir. Posisi tuas transmisi bergerser lebih ke depan dan naik, untuk meminimalkan pergerakan tangan pengemudi dari lingkar kemudi. Posisi cup holder disesuaikan di depan tuas transmisi dan armrest tengah diperpanjang ukurannya untuk menghasilkan stabilitas, kemudahan dan kenyamanan dalam pengoperasian.
 
Yang menarik, generasi terbaru teknologi struktur Skyactiv-Vehicle Architecture menjadikan kursi pada Mazda3 mengadopsi struktur dasar yang dirancang untuk mempertahankan bentuk alami tulang belakang. Dudukan kursi dan sandaran belakang di bagian bawah mendukung panggul bawah, panggul atas dan paha untuk menjaga panggul tetap dalam posisi tegak. Sementara itu, sandaran kursi bagian atas mendukung posisi terbaik untuk tulang rusuk. Hal ini memungkinkan pengemudi untuk dapat menstabilkan posisi kepala secara alami cukup dengan menggeser panggul dan tulang belakangnya untuk menjaga keseimbangan tanpa perlu upaya yang besar.
 
Pengendaraan
Sebagaimana halnya model-model Mazda lainnya, Mazda merancang All-new Mazda3 dengan pengendaraan yang memiliki rasa yang menyatu antara mobil dengan sang pengendara (Jinba Ittai). Lebih jauh lagi pada Mazda3 ini Mazda mengembangkan teknologi Skyactiv-nya dengan teknologi baru yang lebih mendekatkan lagi tingkatan human-centric sehingga sang pengemudi dapat menikmati kesenangan berkendara yang lebih alami lagi.
 
Di Indonesia Mazda3 yang dipasarkan mengadopsi mesin berbahan bakar bensin SKYACTIV-G 2,0 liter terbaru yang telah mendapatkan pengembangan teknologi. Mesin ini mendapatkan optimalisasi pada bagian intake port dan bentuk piston, split fuel injection dan katup pendingin untuk menghasilkan tingkatan yang lebih baik pada performa dinamis, efisiensi bahan bakar dan keramahan lingkungan.
 
Distribusi tenaga dan torsi dari jantung pacu ini disalurkan melalui transmisi transmisi otomatis 6-speed SKYACTIV-DRIVE Fitur G-Vectoring Control Plus (GVC Plus) yang dimiliki oleh Mazda3 merupakan pengembangan fitur G-Vectoring Control (GVC) sebagai bagian dari teknologi SKYACTIV-VEHICLE DYNAMICS milik Mazda. GVC Plus menambahkan kendali yaw moment langsung melalui rem. Hal ini memungkinkan mobil untuk dapat mengatasi manuver penghindaran darurat dengan lebih baik dan menawarkan pengendalian yang meyakinkan di berbagai situasi, termasuk saat perubahan lajur dengan kecepatan tinggi dan berkendara di jalan yang licin.
 
Fitur Keselamatan
Jaminan keselamatan berkendara All-new Mazda3, yang merupakan filosofi keselamatan milik Mazda untuk memaksimalkan kondisi dimana pengemudi dapat mengendarai mobil secara aman dan dengan kepercayaan diri yang tinggi. Teknologi i-ACTIVSENSE juga telah dikembangkan yang merupakan pengendali semua fitur keselamatan di mobil-mobil Mazda.
 
MRCC (Mazda Radar Cruise Control)
MRCC menggunakan radar gelombang millimeter untuk mengukur kecepatan dan jarak aman ke mobil di depannya dan secara otomatis mengontrol kecepatan kendaraan.
 
Bekerja dalam kisaran kecepatan yang telah ditentukan mulai dari 30 km per jam, MRCC secara otomatis menyesuaikan dan mempertahankan jarak aman dengan mobil di depannya, sehingga mengurangi sebagian beban pengemudi pada perjalanan panjang atau di jalan tol.
 
Sistem ini juga dilengkapi dengan Distance Recognition Support System (DRSS) yang secara visul menunjukkan jarak dengan mobil di depannya untuk mempertahankan kewaspadaan pengemudi akan pentingnya keselamatan.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif