Pasang kaca film, wajib pastikan keasliannya agar tak tertipu. MI/Ramdhani
Pasang kaca film, wajib pastikan keasliannya agar tak tertipu. MI/Ramdhani

Tips Komponen Otomotif

Waspada Kaca Film Palsu, Pastikan Pasang di Bengkel Resmi

Otomotif komponen otomotif aksesoris otomotif
Ahmad Garuda • 22 Agustus 2019 18:03
Jakarta: Saat ini tidak sulit menemukan para penjaja komponen otomotif dengan status KW atau palsu. Industri ini terbilang tumbuh subur, lantaran mampu memberikan harga yang relatif murah, serta perbedaan yang tipis dari sisi tampilan dengan komponen asli atau original equipment manufacturer (OEM).
 
Bahkan untuk komponen seperti kaca film pun, kini banyak versi KW-nya. Hal inilah yang membuat produsen kaca film semakin memperketat kriteria tempat pembelian dan pemasangan produknya. Lantaran jika salah dalam memilih bengkel rekanan, bisa membuat pamor mereka jadi hancur.
 
Termasuk dalam hal sistem garansi yang sangat penting di industri kaca film untuk otomotif. Menurut Director Transportation & Electronics Business Group PT 3M Indonesia, Audist Subekti, Ph.D, bahwa mereka mengeluarkan cara baru untuk mendeteksi keaslian produknya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Waspada Kaca Film Palsu, Pastikan Pasang di Bengkel Resmi
 
"Sekarang kami memberlakukan e-Warranty (garansi secara online) buat para pengguna produk kami. Ini jadi salah satu cara agar produk palsu itu ketahuan. Karena setiap pemasangan atau instalasi kaca film di bengkel resmi rekanan kami, akan langsung mendapatkan kartu ini. Di sana ada kode numerik dan itulah yang akan jadi kode khusus untuk didaftarkan melalui website. Tujuannya untuk mengaktifkan garansinya," ujar Audist di Caribou Restauran, Jakarta Selatan pada Kamis (22/8/2019).
 
Ia menegaskan bahwa, cara ini cukup efektif untuk memberikan perlindungan terhadap konsumen dari produk yang bukan produk dengan merek yang sebenarnya alias produk palsu. Hal itu sudah mereka lakukan sejak tahun lalu.
 
"Namun untuk konsumen yang mendapat paket dari pembelian mobil, masih berupa kartu yang lama, belum sistem digital. Tapi garansi dan perlakuannya sama," timpal Div Head, Commercial Solution Division, Razi Raziansyah di momentum yang sama.
 
Menurutnya, konsumen yang membeli paket dari hasil pembelian mobil, belum bisa mereka jangkau secara langsung. Lantaran itu tidak masuk dalam sistem pelayanan mereka terhadap dealer atau APM bersangkutan.
 
Pemanfaatan sistem digital seperti ini, tentu jadi hal yang juga dimanfaatkan oleh brand kaca fim besar lain seperti V-Kool. Namun dengan kualitas produk yang punya ciri tersendiri, tentu komunikasi tentang produk asli untuk kaca film 3M, bisa lebih tepat sasaran.
 
(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif