Layanan bengkel mobil dan motor diyakini bisa turun sampai 50 persen tanpa bantuan genset dalam kondisi aliran listrik dari PLN padam. Habibie
Layanan bengkel mobil dan motor diyakini bisa turun sampai 50 persen tanpa bantuan genset dalam kondisi aliran listrik dari PLN padam. Habibie

Efek Listrik Padam

Listrik Padam, Layanan Bengkel Tanpa Genset Bisa Turun 50 Persen

Otomotif oto aksesoris bengkel mobil bengkel motor
Ahmad Garuda • 05 Agustus 2019 17:10
Jakarta: Kejadian aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang terputus untuk sebagian besar wilayah Jawa dan Bali, jadi isu besar yang dibahas sejak Minggu (4/8/2019) kemarin. Betapa tidak, aliran listrik di kota-kota besar, bahkan di semua wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi mati total.
 
Jika di banyak tempat kerugian yang diderita akibat padamnya aliran listrik dari PLN tersebut, sangat terasa terutama untuk operasional, namun di bengkel otomotif, tidak begitu terasa. Penyebabnya adalah mayoritas bengkel (motor dan mobil) sudah memiliki genset masing-masing sebagai pemasok listrik cadangan ketika aliran listrik dari PLN padam.
 
Dari hasil penelusuran yang kami lakukan ke beberapa beberapa merek bengkel otomotif, bahwa padamnya aliran listrik dari PLN dalam dua hari ini, memang membuat beberapa kerugian, tapi tidak besar karena masih bisa dibantu dengan generator set masing-masing.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Listrik Padam, Layanan Bengkel Tanpa Genset Bisa Turun 50 Persen
 
"Untuk usaha bengkel motor, jika hanya menggunakan genset saja, turunnya hanya sekitar 5 persenan lah. Karena akan ada biaya tambahan menggunakan bahan bakar tambahan penggerah genset itu. Namun tanpa genset, kerugian bisa sampai 50 persen. Karena beberapa power toolkit membutuhkan aliran listrik," jelas pemilik Kedai Riders, Yoyo di bilangan Ciledug, Tangerang Selatan kepada Medcom.id.
 
Tidak jauh berbeda dengan apa yang diungkapkan Yoyo, Deputy Marketing Director Hyundai Motor Indonesia (HMI), Hendrik Wiradjaja juga mengkonfirmasi tentang layanan bengkel mobil di Hyundai tetap aman. Meski pasokan listrik dari PLN terputus, tapi mereka masih bisa memanfaatkan genset.
 
"Kalau kerugian dari sisi layanan ke konsumen ketika hanya menggunakan genset saja sih, sebenarnya bisa dibilang tidak ada. Karena power toolkit pun bisa digerakkan dari listrik yang dipasok dari genset itu. Kecuali kalau bicara soal biaya operasional, tentu ini akan naik sedikit untuk biaya pembelian bahan bakar diesel untuk genset." klaim Hendrik melalui aplikasi chat Whatsapp.
 
Listrik Padam, Layanan Bengkel Tanpa Genset Bisa Turun 50 Persen
 
Hendrik juga menegaskan bahwa kerugian teknis yang bisa diderita sebuah bengkel mobil ketika melayani konsumen tanpa listrik dan juga tanpa genset sama sekali, bisa mencapai 20-30 persen. Intinya masih banyak pengerjaan yang bisa dilakukan mekanik secara manual tanpa listrik. Hanya saja tentu akan membutuhkan waktu yang lebih banyak.
 
Lain lagi dengan bengkel umum seperti Shop & Drive. Menurut Chief Executive Marketing PT Astra Otoparts Tbk, Rio Sanggau, bahwa mereka masih bisa mengakali layanan ke konsumen dengan pengerjaan secara manual. Sehingga secara detail tidak ada kerugian yang mereka derita.
 
"Saya rasa tidak ada masalah, pun tanpa adanya genset di bengkel kami. Bisa dikerjakan secara manual kok itu layanan seperti itu."
 
Jadi, wajar jika beberapa bengkel tetap buka meski kondisi aliran listrik dari PLN terputus. Sehingga menggunakan genset sendiri, tentu akan mempermudah usaha bengkel Anda.
 
(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif