Melakukan perawatan kendaraan premium seperti BMW butuh dealer service yang lengkap agar tak kecewa. BMW-Laos
Melakukan perawatan kendaraan premium seperti BMW butuh dealer service yang lengkap agar tak kecewa. BMW-Laos

Dealer Service Astra BMW, RSCM-nya Mobil BMW

Otomotif bmw bengkel mobil
Ahmad Garuda • 04 Juli 2019 16:59
Jakarta: Memiliki kendaraan premium seperti merek mobil Eropa, hal yang paling diperhitungkan adalah soal kemudahan dalam hal servis, termasuk kelengkapan komponen penggantinya. Namun Astra International Authorized BMW Dealer (Astra BMW), menegaskan bahwa mereka cukup konsen dalam hal layanan purna jual.
 
Dikatakan oleh Chief Operation Officer Astra BMW, Teguh Widodo dalam kunjungannya ke kantor Medcom.id hari ini, Kamis (4/7/2019), bahwa mereka menyiapkan semua hal soal brand asal Eropa itu. Bukan hanya ketersediaan komponen, namun layanan ke konsumen pun dibuat berbeda.
 
"Ya kalau dibilang soal kelengkapan layanan purna jual, bukan sekadar ketersediaan komponen saja. Kami mengkategorikan layanan yang kami berikan dianalogikan seperti layanan yang bisa dilakukan RSCM. Semua hal bisa kami lakukan terkait soal mobil BMW, bukan hanya penjualan, namun servis pun benar-benar mereka perhatikan," klaim Teguh.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Contoh konkrit yang diberikan Teguh adalah soal mobil supercar plug-in hybrid milik BMW yaitu i8. Mobil ini memiliki ketersediaan komponen yang sangat lengkap di Astra BMW Biz Centre Serpong. Kemudian contoh lainnya adalah kebutuhan perawatan untuk high security system (HSS) seperti mobil anti-peluru milik pejabat, juga mereka miliki.
 
Dealer Service Astra BMW, RSCM-nya Mobil BMW
 
"Tapi alokasinya memang masih cukup terbatas. Misalnya khusus untuk i8, untuk lengkapnya bisa dilakukan di Serpong. Ini kami alokasikan di sana, karena untuk maintenance mobil ini, tools-nya membutuhkan voltase listrik yang cukup besar. Dan itu kami sudah alokasikan di sana. Tapi kalau untuk mobil anti-peluru, ya satu-satunya di dealer service Sunter saja. Ini juga membutuhkan ruang khusus untuk melakukan perawatan alias tidak bisa sembarangan."
 
Konsistensi dalam Unit Service Entry
Lantaran layanan yang mereka berikan cukup lengkap, Astra BMW mampu mempertahankan jumlah pengguna BMW yang melakukan servis perawatan kendaraan. Dari tahun ke tahun, kenaikan angka dari data yang mereka tunjukkan cukup signifikan.
 
Jika dikomparasikan sejak 2016 yang hanya 49 persen dari semua dealer BMW yang ada, naik jadi 59 persen di 2017 dan mencapai 60 persen di 2018. Meski tahun ini masih berjalan, angkanya juga masih terus meningkat, yaitu mencapai 64 persen.
 
Servis Mobil Ikut jadi Montir
Salah satu strategi yang mereka lakukan sehingga dealer service mereka semakin ramai, yaitu memperbolehkan sang pemilik mobil melakukan servis sendiri. Sehingga ini menjadi keasyikan tersendiri yang tidak bisa mereka lakukan dengan menggunakan brand mobil Eropa lainnya.
 
"Kami melakukan ini, karena banyak juga pemilik mobil mewah itu ingin tahu proses servis, pelayanan hingga memang passion untuk merawat sendiri kendarannya. Sejauh ini konsumen juga cukup senang, karena bisa berkomunikasi langsung dengan mekanik kami jika terdapat masalah di mobilnya."
 
Jika dibandingkan dengan rival sejatinya yaitu yaitu dealer-dealer Mercedes-Benz, tentu langkah yang dilakukan Astra BMW di ini cukup menarik. Mengingat program unik seperti itu belum diterapkan. Jadi selain soal prestis, tentu memiliki mobil sekaligus mengetahui persis soal teknisnya, tentu jadi keasikan tersendri.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif