Penggunaan Roof Box di mobil harus penuhi aspek keselamatan berkendara. Roofbox
Penggunaan Roof Box di mobil harus penuhi aspek keselamatan berkendara. Roofbox

Tips Mudik

Begini Cara Atur Barang di Atap Mobil

M. Bagus Rachmanto • 27 Juni 2016 11:27
medcom.id, Jakarta: Banyak pemudik memilih meletakkan barang bawaannya di atap kendaraan gara-gara bagasinya tidak muat lagi. Solusi seperti penggunaan roofbox atau mengikat di roofrail jadi keharusan.
 
Tapi hal ini sangat beresiko terhadap keselamatan berkendara akibat keseimbangan mobil terganggu. Untuk itu juga diperlukan pengetahuan berkendara yang lebih, agar mobil tidak limbung.
 
Direktur SDCI Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana menyampaikan, untuk pemudik yang bawa barang usahakan jangan meletakkan di atas mobil. Karena bisa menyebabkan perpindahan pusat grafitasi kendaraan (center of gravity), menjadi lebih besar sehingga mobil menjadi tidak stabil.

Jika memang ingin meletakan barang bawaan di atas mobil sebaiknya menggunakan roof rack, dan cara mengemudi tentunya juga harus berbeda serta lebih hati-hati. Pastikan tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, terutama saat menikung, melalui jalan rusak serta menjaga kecepatan.


"Menyusun barang di kendaraan adalah berdasarkan bobot, yang paling berat diletakan paling bawah dan tengah. Kalau menaruh barang yang paling berat dibelakang otomatis center of gravity-nya pindah ke belakang," jelas Sony di Jakarta beberapa waktu lalu.

Pastikan semua barang yang ada di dalam kabin harus dalam kondisi terikat atau diletakan di posisi yang aman. Tujuannya agar barang tidak mudah bergerak saat mobil berjalan. Ini juga untuk mengatisipasi saat terjadi kecelakaan atau rem mendadak barang tidak terpental ke depan yang bisa menyebabkan pengemudi atau penumpang cidera. 
 
Hal selanjutnya adalah menjaga kecepatan saat membawa beban. Jika memang feeling berkendara sudah membuat mobil jadi kurang nyaman di kecepatan tertentu, saatnya mengurangi kecepatan. Kemudian jika saat melakukan deselerasi, mobil terasa sangat berat untuk dihentikan, berarti kecepatan mobil sudah melebihi kecepatan maksimal dengan bobot barang saat itu.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan