medcom.id, Jakarta: Mitsubishi Indonesia menambahkan varian kendaraan di segmen light truck, Colt Diesel FE 71 PS di penghujung semester satu 2016. Langkah ini diambil untuk meningkatkan penjualan seiring dengan optimisme perbaikan ekonomi.
"Populasi Colt diesel hampir satu juta unit. Untuk mempercepat pencapaian tersebut, kami meluncurkan produk baru Colt Diesel FE 71 PS," terang Marketing Director of MFTBC Marketing Division PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Duljatmono, melalui keterangan resminya.
Varian terbaru penantang Isuzu NMR 71, Hino 300 Series dan Toyota Dyna ini, sekarang dilengkapi fitur power steering dan stabilizer pada bagian depan. Kedua fitur ini di klaim dapat meningkatkan kendali kemudi dan memberikan kestabilan pada kendaraan komersial itu.
"Pengembangan varian ini berdasarkan kondisi lapangan serta permintaan pasar yang cukup besar. Kendaraan ini banyak digunakana di dalam area perkotaan, makanya kita lengkapi power steering dan stabilizer agar manuver di jalanan perkotaan lebih mudah," lanjutnya.
Mesinnya masih menggunakan besi berkubikasi 3.900 cc berdaya 110 daya kuda dan torsi 274 Nm. Alhasil Colt Diesel FE 71 PS memiliki kecepatan puncak 116 kilometer per jam, dengan radius putar 5,1 meter, dan daya tanjak 42 tan Ø.
Duljatmono juga mengakui bahwa kendaraan niaga mereka bersiap menyasar sektor infrastuktur dari pemerintah. "Saat ini sektor infrastuktur diharapkan menjadi sektor penggerak perekonomian Indonesia. Jika sektor infrastuktur berjalan, maka sektor-sektor lainnya juga akan berpengaruh, termasuk sektor angkutan dan logistik," harap Duljatmono.
Pabrikan berlogo tiga berlian tersebut membanderol truk ringan terbarunya dengan harga Rp214,4 juta (on the road). Angka ini terpaut Rp5 juta lebih mahal ketimbang varian yang belum dilengkapi dengan power steering dan stabilizer.
Menurut data penjualan wholesale Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), segmen light truk dan light bus telah menyumbang 21.835 unit hingga Mei 2016. Mitsubishi tercatat telah menjual 11.901 unit, disusul Hino dengan 4.390 unit, Isuzu 4.099 unit, dan Toyota 1.445 unit.
medcom.id, Jakarta: Mitsubishi Indonesia menambahkan varian kendaraan di segmen light truck, Colt Diesel FE 71 PS di penghujung semester satu 2016. Langkah ini diambil untuk meningkatkan penjualan seiring dengan optimisme perbaikan ekonomi.
"Populasi Colt diesel hampir satu juta unit. Untuk mempercepat pencapaian tersebut, kami meluncurkan produk baru Colt Diesel FE 71 PS," terang Marketing Director of MFTBC Marketing Division PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Duljatmono, melalui keterangan resminya.
Varian terbaru penantang Isuzu NMR 71, Hino 300 Series dan Toyota Dyna ini, sekarang dilengkapi fitur power steering dan stabilizer pada bagian depan. Kedua fitur ini di klaim dapat meningkatkan kendali kemudi dan memberikan kestabilan pada kendaraan komersial itu.
"Pengembangan varian ini berdasarkan kondisi lapangan serta permintaan pasar yang cukup besar. Kendaraan ini banyak digunakana di dalam area perkotaan, makanya kita lengkapi power steering dan stabilizer agar manuver di jalanan perkotaan lebih mudah," lanjutnya.

Mesinnya masih menggunakan besi berkubikasi 3.900 cc berdaya 110 daya kuda dan torsi 274 Nm. Alhasil Colt Diesel FE 71 PS memiliki kecepatan puncak 116 kilometer per jam, dengan radius putar 5,1 meter, dan daya tanjak 42 tan Ø.
Duljatmono juga mengakui bahwa kendaraan niaga mereka bersiap menyasar sektor infrastuktur dari pemerintah. "Saat ini sektor infrastuktur diharapkan menjadi sektor penggerak perekonomian Indonesia. Jika sektor infrastuktur berjalan, maka sektor-sektor lainnya juga akan berpengaruh, termasuk sektor angkutan dan logistik," harap Duljatmono.

Pabrikan berlogo tiga berlian tersebut membanderol truk ringan terbarunya dengan harga Rp214,4 juta (on the road). Angka ini terpaut Rp5 juta lebih mahal ketimbang varian yang belum dilengkapi dengan power steering dan stabilizer.
Menurut data penjualan
wholesale Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), segmen light truk dan light bus telah menyumbang 21.835 unit hingga Mei 2016. Mitsubishi tercatat telah menjual 11.901 unit, disusul Hino dengan 4.390 unit, Isuzu 4.099 unit, dan Toyota 1.445 unit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)