Jakarta: Belakang beredar sebuah video di jagat dunia maya berisikan seorang pemuda yang mengemudikan mobilnya sambil berdiri dan kaki yang memegang kendali setir. Video ini jelas mengundang perhatian netizen dan pemerhati keselamatan berkendara karena aksinya yang dinilai berbahaya.
Director Training Safety Defensive Consultant (SDCI), Sony Susmana, yang melihat video tersebut menjelaskan aksi ini sangat berbahaya. Bahkan dia menilai, dalam sikap normal saja, pemuda ini belum tentu dapat melakukan antisipasi yang benar saat dalam bahaya.
"Jangan pernah melakukan hal yang tidak semestinya di jalan raya, karena tidak hanya dia saja yang menggunakannya tetapi ada orang lain. Jalan raya bukan tempat melakukan atraksi atau pamer kehebatan, tapi berlomba-lombalah menjaga keselamatan," ungkap Sony Susmana Jumat (24/1/2020) kepada Medcom.id.
Menurutnya aksi yang dilakukan pemuda tersebut termasuk ke dalam kategori pengemudi mahir, dan biasanya aksi ini dilakukan di area tertutup. Sedangkan aksi yang dilakukan kali ini ada di jalan raya, dan bisa saja terkena hukuman karena membahayakan orang lain dan tidak menggunakan sabuk pengaman.
"Di kabin mobil dan saat mengemudi, ada stir yang mengontrol dua tangan, pedal-pedal yang mengontrol kaki-kaki. Kalau kaki naik ke stir itu ada dua orang, difabel atau orang idiot," tegasnya.
Dalam video berdurasi 15 detik tersebut, tampak seorang pemuda berdiri di atas jok dan badannya keluar melalui sunroof. Untuk mengendalikan laju mobil, dia menggunakan kaki untuk menggerakan setir agar mobil tetap lurus. Aksi ini diabadikan oleh teman-temannya, dan sukses menarik banyak komentar netizen.
View this post on Instagram
Pengemudi mobil ini melakukan aksi berbahaya menyetir mobil dengan menggunakan kaki, mengenyampingkan keselamatan diri sendiri, penumpang dan pengguna jalan lainnya.
A post shared by Berita & Fakta Indonesia (@fakta.indo) on Jan 6, 2020 at 11:19pm PST
Jakarta: Belakang beredar sebuah video di jagat dunia maya berisikan seorang pemuda yang mengemudikan mobilnya sambil berdiri dan kaki yang memegang kendali setir. Video ini jelas mengundang perhatian netizen dan pemerhati keselamatan berkendara karena aksinya yang dinilai berbahaya.
Director Training Safety Defensive Consultant (SDCI), Sony Susmana, yang melihat video tersebut menjelaskan aksi ini sangat berbahaya. Bahkan dia menilai, dalam sikap normal saja, pemuda ini belum tentu dapat melakukan antisipasi yang benar saat dalam bahaya.
"Jangan pernah melakukan hal yang tidak semestinya di jalan raya, karena tidak hanya dia saja yang menggunakannya tetapi ada orang lain. Jalan raya bukan tempat melakukan atraksi atau pamer kehebatan, tapi berlomba-lombalah menjaga keselamatan," ungkap Sony Susmana Jumat (24/1/2020) kepada Medcom.id.
Menurutnya aksi yang dilakukan pemuda tersebut termasuk ke dalam kategori pengemudi mahir, dan biasanya aksi ini dilakukan di area tertutup. Sedangkan aksi yang dilakukan kali ini ada di jalan raya, dan bisa saja terkena hukuman karena membahayakan orang lain dan tidak menggunakan sabuk pengaman.
"Di kabin mobil dan saat mengemudi, ada stir yang mengontrol dua tangan, pedal-pedal yang mengontrol kaki-kaki. Kalau kaki naik ke stir itu ada dua orang, difabel atau orang idiot," tegasnya.
Dalam video berdurasi 15 detik tersebut, tampak seorang pemuda berdiri di atas jok dan badannya keluar melalui sunroof. Untuk mengendalikan laju mobil, dia menggunakan kaki untuk menggerakan setir agar mobil tetap lurus. Aksi ini diabadikan oleh teman-temannya, dan sukses menarik banyak komentar netizen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)