Tokyo: Skandal uji tabrak yang dilakukan oleh Daihatsu tampaknya masih akan berlanjut. Kali ini giliran Toyota mengeluarkan pengumuman bahwa model Raize Hybrid diketahui juga termasuk ke dalam mobil yang mengalami kesalahan uji tabrak.
Raize Hybrid merupakan mobil yang diproduksi oleh Daihatsu Motor Co., Ltd. memiliki kekeliruan sertifikasi uji tabrak UN-R135. Uji tabrak ini dilakukan untuk area samping yang dilakukan oleh Daihatsu.Perusahaan merilis ada 56.111 unit Raize hybrid yang terindikasi skandal uji tabrak ini. jumlah tersebut mencakup mobil-mobil yang mulai dijual per November 2021.
Secara rinci, UN-R135 merupakan simulasi uji tabrakan dengan tiang menyerupai tiang listrik pada kecepatan 32 km/jam untuk menilai keamanan sisi pengemudi dan penumpang baik bagi mobil produksi setir kiri dan setir kanan serta menilai apakah sasis kedua jenis setir ini dapat konsisten, kokoh dan kaku saat tabrakan.
"Kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang mungkin ditimbulkan kepada semua pihak terkait, termasuk pelanggan yang saat ini menggunakan kendaraan dan dealer tersebut," tulis di pernyataan resmi perusahaan.
Baca Juga:
Seres 'Cek Ombak' Di PEVS 2023
Menurut pihak Daihatsu, hal tersebut diketahui saat pemeriksaan internal operasional sertifikasi sebagai tanggapan atas pengumuman pada 28 April 2023, bahwa pihaknya melakukan kesalahan dalam melakukan uji tabrak samping kendaraan yang ditujukan untuk pasar luar negeri.
Pada tanggal 12 Mei, manajemen perusahaan Grup Toyota berkumpul untuk memperbaharui pemahaman mereka tentang komitmen untuk memproduksi dengan integritas.
Semua perusahaan yang termasuk di dalam Grup telah memulai pemeriksaan ulang di seluruh perusahaan dan peninjauan menyeluruh terhadap sistem tata kelola hingga sekarang.
"Kami akan bekerja sama dengan Daihatsu untuk menangani masalah ini dengan hati-hati sambil mendengarkan suara mereka yang berada di garis depan. Kami juga akan terus melaporkan detailnya segera setelah tersedia."
Tokyo: Skandal uji tabrak yang dilakukan oleh Daihatsu tampaknya masih akan berlanjut. Kali ini giliran Toyota mengeluarkan pengumuman bahwa model Raize Hybrid diketahui juga termasuk ke dalam mobil yang mengalami kesalahan uji tabrak.
Raize Hybrid merupakan mobil yang diproduksi oleh Daihatsu Motor Co., Ltd. memiliki kekeliruan sertifikasi uji tabrak UN-R135. Uji tabrak ini dilakukan untuk area samping yang dilakukan oleh Daihatsu.Perusahaan merilis ada 56.111 unit Raize hybrid yang terindikasi skandal uji tabrak ini. jumlah tersebut mencakup mobil-mobil yang mulai dijual per November 2021.
Secara rinci, UN-R135 merupakan simulasi uji tabrakan dengan tiang menyerupai tiang listrik pada kecepatan 32 km/jam untuk menilai keamanan sisi pengemudi dan penumpang baik bagi mobil produksi setir kiri dan setir kanan serta menilai apakah sasis kedua jenis setir ini dapat konsisten, kokoh dan kaku saat tabrakan.
"Kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang mungkin ditimbulkan kepada semua pihak terkait, termasuk pelanggan yang saat ini menggunakan kendaraan dan dealer tersebut," tulis di pernyataan resmi perusahaan.
Baca Juga:
Seres 'Cek Ombak' Di PEVS 2023
Menurut pihak Daihatsu, hal tersebut diketahui saat pemeriksaan internal operasional sertifikasi sebagai tanggapan atas pengumuman pada 28 April 2023, bahwa pihaknya melakukan kesalahan dalam melakukan uji tabrak samping kendaraan yang ditujukan untuk pasar luar negeri.
Pada tanggal 12 Mei, manajemen perusahaan Grup Toyota berkumpul untuk memperbaharui pemahaman mereka tentang komitmen untuk memproduksi dengan integritas.
Semua perusahaan yang termasuk di dalam Grup telah memulai pemeriksaan ulang di seluruh perusahaan dan peninjauan menyeluruh terhadap sistem tata kelola hingga sekarang.
"Kami akan bekerja sama dengan Daihatsu untuk menangani masalah ini dengan hati-hati sambil mendengarkan suara mereka yang berada di garis depan. Kami juga akan terus melaporkan detailnya segera setelah tersedia."
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)