Perancis: Toyota sudah pernah memperkenalkan All New Yaris untuk pertama kalinya di Tokyo Motor Show 2019. Kini mobil tersebut sudah mulai diproduksi dan dipasarkan dengan mengusung sejumlah kelebihan serta fitur baru.
Pembaruan paling mendasar dari mobil compact satu ini adalah penggunaan platform Toyota New Global Architecture (TNGA) dan GA-B modular. Ini adalah sasis terbaru dari Toyota, dan dikhususkan untuk mobil-mobil untuk berukuran B alias compact.
Penggunaan model GA-B membuat keseimbangan mobil lebih baik karena pusat gravitasi lebih rendah 12 mm dari generasi sebelumnya dan body lebih rigid 37 persen. Efek ini akan memberikan penumpang roll body yang lebih minim sehingga memberikan kenyamanan yang lebih baik ketika melintasi jalan raya.
Perubahan desain fascia juga dilakukan, dan tidak lagi menggunakan model joker yang dikenal oleh masyarakat sekarang ini. Kini rival Jazz ini menggunakan grill model baru, lampu LED DRL, serta foglamp yang dibingkai layaknya kisi-kisi udara.
Begitu juga bagian kabin tampil sporty dengan nuansa hitam dengan benang merah dan motif diamond cut. Tidak ketinggalan cluster meter berwarna, head unit 10 inci dengan koneksi Apple CarPlay dan Android Auto, sampai penggunaan Audio JBL. Gaya modern juga disematkan dengan adanya AC digital auto climate, parkir elektrik, spion auto dimming, dan ada head up display.
Soal pilihan mesin tentu ada tiga pilihan dan ini disesuaikan dengan kebutuhan pasarnya, mulai dari Hybrid Dynamic Force 4 silinder DOHC 1.500 cc, lalu bensin 4 silinder DOHC 1.500 cc, serta 3 silinder 1.000 cc.
Kalau pun masuk di Indonesia kemungkinan mesin yang digunakan adalah 1,500 cc bertenaga 107 PS @ 6.000 rpm disertai momen puntir 140 Nm @ 4.200 rpm.
Saat ini All New Yaris sudah mulai diproduksi di Prancis dan siap dipasarkan untuk kawasan Eropa. Mungkin kawasan Asia akan menyusul selanjutnya, dan Indonesia menjadi salah satunya karena Toyota Astra Motor memasarkan model ini.
Perancis: Toyota sudah pernah memperkenalkan All New Yaris untuk pertama kalinya di Tokyo Motor Show 2019. Kini mobil tersebut sudah mulai diproduksi dan dipasarkan dengan mengusung sejumlah kelebihan serta fitur baru.
Pembaruan paling mendasar dari mobil compact satu ini adalah penggunaan platform Toyota New Global Architecture (TNGA) dan GA-B modular. Ini adalah sasis terbaru dari Toyota, dan dikhususkan untuk mobil-mobil untuk berukuran B alias compact.
Penggunaan model GA-B membuat keseimbangan mobil lebih baik karena pusat gravitasi lebih rendah 12 mm dari generasi sebelumnya dan body lebih rigid 37 persen. Efek ini akan memberikan penumpang roll body yang lebih minim sehingga memberikan kenyamanan yang lebih baik ketika melintasi jalan raya.
Perubahan desain fascia juga dilakukan, dan tidak lagi menggunakan model joker yang dikenal oleh masyarakat sekarang ini. Kini rival Jazz ini menggunakan grill model baru, lampu LED DRL, serta foglamp yang dibingkai layaknya kisi-kisi udara.
Begitu juga bagian kabin tampil sporty dengan nuansa hitam dengan benang merah dan motif diamond cut. Tidak ketinggalan cluster meter berwarna, head unit 10 inci dengan koneksi Apple CarPlay dan Android Auto, sampai penggunaan Audio JBL. Gaya modern juga disematkan dengan adanya AC digital auto climate, parkir elektrik, spion auto dimming, dan ada head up display.
Soal pilihan mesin tentu ada tiga pilihan dan ini disesuaikan dengan kebutuhan pasarnya, mulai dari Hybrid Dynamic Force 4 silinder DOHC 1.500 cc, lalu bensin 4 silinder DOHC 1.500 cc, serta 3 silinder 1.000 cc.

Kalau pun masuk di Indonesia kemungkinan mesin yang digunakan adalah 1,500 cc bertenaga 107 PS @ 6.000 rpm disertai momen puntir 140 Nm @ 4.200 rpm.
Saat ini All New Yaris sudah mulai diproduksi di Prancis dan siap dipasarkan untuk kawasan Eropa. Mungkin kawasan Asia akan menyusul selanjutnya, dan Indonesia menjadi salah satunya karena Toyota Astra Motor memasarkan model ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)