Ghuangzou: GAC Group memperkuat kapabilitas riset dan pengembangan kendaraan melalui GAC Wind Tunnel Laboratory yang resmi memperoleh EU WLTP Witness Testing Laboratory Qualification Recognition dari TÜV SÜD. Pengakuan ini menjadikan fasilitas tersebut sebagai laboratorium terowongan angin pertama yang dioperasikan produsen otomotif asal China yang memperoleh pengakuan kualifikasi pengujian EU WLTP dari TÜV SÜD.
Pengakuan tersebut diperoleh setelah GAC Wind Tunnel Laboratory menjalani evaluasi terhadap fasilitas, peralatan, kapabilitas teknis, serta sistem manajemen kualitas. Laboratorium tersebut dinyatakan memenuhi persyaratan pengujian terowongan angin berdasarkan Regulation (EU) 2023/443.
Melalui pengakuan tersebut, GAC Wind Tunnel Laboratory memiliki kualifikasi untuk melakukan pengukuran road load menggunakan metode pengujian terowongan angin. Data hasil pengujian melalui skema witness testing dapat digunakan untuk mendukung proses pengajuan EU type approval bagi kendaraan yang akan dipasarkan di Eropa.
GAC Perkuat R&D Kendaraan untuk Pasar Global
Kapabilitas tersebut memungkinkan GAC melakukan pengukuran road load secara lebih mandiri untuk kendaraan yang dikembangkan bagi pasar global. Pengujian dapat mendukung pengembangan model dari lini GAC Trumpchi, GAC AION, dan GAC HYPTEC.
Baca Juga :
Harga Daihatsu Luxio Bekas September 2026, Mulai Rp89 Jutaan
Pengembangan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya GAC membangun proses pengembangan kendaraan yang lebih terintegrasi, mulai dari riset, pengujian, validasi, hingga pemenuhan persyaratan untuk berbagai pasar internasional.
“Sertifikat ini tidak hanya menjadi pengakuan atas kapabilitas teknis dan tingkat manajemen GAC Wind Tunnel Laboratory, tetapi juga menjadi bukti dari kerja sama erat kami dengan TÜV SÜD. Pengakuan ini akan memberikan dukungan kuat terhadap pengembangan riset dan pengembangan mandiri GAC serta ekspansi global dari berbagai brand GAC,” ujar Chen Long, Director of the Test and Verification Department of GAC Group's Vehicle Development Research Institute.
Apa Itu Pengujian WLTP?
Worldwide Harmonized Light Vehicles Test Procedure atau WLTP merupakan prosedur pengujian yang digunakan dalam proses persetujuan tipe kendaraan ringan di Uni Eropa. Pengujian tersebut mencakup aspek konsumsi energi, emisi, dan jarak tempuh kendaraan.
Bagi GAC, pengakuan terhadap Wind Tunnel Laboratory menjadi bagian dari penguatan kemampuan perusahaan dalam mengembangkan kendaraan yang memenuhi standar dan kebutuhan pasar internasional.
Baca Juga :
Yadea Siapkan Sepeda Listrik Baru, Meluncur Besok!
Salah satu aspek yang diuji adalah road load, yakni hambatan yang harus diatasi kendaraan ketika bergerak. Faktor tersebut mencakup hambatan aerodinamika, hambatan gulir, hingga hambatan pada sistem penggerak kendaraan.
Data hasil pengujian kemudian dapat digunakan sebagai salah satu dasar dalam proses pengembangan kendaraan yang lebih efisien dan optimal.
Aerodinamika Berpengaruh pada Efisiensi Mobil Listrik
Bagi kendaraan listrik, pengembangan aerodinamika memiliki peran penting karena berkaitan dengan efisiensi energi dan potensi jarak tempuh.
Berdasarkan data GAC, setiap penurunan 0,01 pada koefisien hambatan udara atau drag coefficient berpotensi meningkatkan jarak tempuh kendaraan hingga sekitar 5–10 kilometer, tergantung pada kondisi dan konfigurasi kendaraan.
Melalui lingkungan pengujian yang tertutup dan terkontrol, tim R&D GAC dapat melakukan analisis terhadap karakteristik kendaraan secara lebih presisi. Hasil pengujian tersebut kemudian dapat menjadi bagian dari proses optimalisasi desain dan performa kendaraan.
Bagi konsumen, proses pengembangan tersebut berkaitan dengan sejumlah aspek dalam penggunaan kendaraan listrik sehari-hari, seperti efisiensi energi, jarak tempuh, kenyamanan berkendara, serta kualitas kendaraan.
Pengakuan EU WLTP terhadap GAC Wind Tunnel Laboratory menjadi salah satu bagian dari upaya GAC memperkuat kapabilitas R&D dan memperluas kehadirannya di pasar global.
Dengan fasilitas pengujian yang semakin lengkap, GAC dapat membangun proses pengembangan kendaraan yang lebih terintegrasi untuk mendukung kebutuhan berbagai pasar internasional.
Bagi GAC Indonesia, penguatan kapabilitas tersebut menjadi fondasi untuk menghadirkan produk yang dikembangkan dengan pendekatan teknologi dan standar global sekaligus disesuaikan dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
Seiring perkembangan portofolio kendaraan GAC di Indonesia, termasuk AION V, AION UT, dan HYPTEC HT, GAC terus membawa teknologi dan pengalaman pengembangan kendaraan global lebih dekat dengan konsumen Indonesia.
Ghuangzou: GAC Group memperkuat kapabilitas riset dan pengembangan kendaraan melalui GAC Wind Tunnel Laboratory yang resmi memperoleh EU WLTP Witness Testing Laboratory Qualification Recognition dari TÜV SÜD. Pengakuan ini menjadikan fasilitas tersebut sebagai laboratorium terowongan angin pertama yang dioperasikan produsen otomotif asal China yang memperoleh pengakuan kualifikasi pengujian EU WLTP dari TÜV SÜD.
Pengakuan tersebut diperoleh setelah GAC Wind Tunnel Laboratory menjalani evaluasi terhadap fasilitas, peralatan, kapabilitas teknis, serta sistem manajemen kualitas. Laboratorium tersebut dinyatakan memenuhi persyaratan pengujian terowongan angin berdasarkan Regulation (EU) 2023/443.
Melalui pengakuan tersebut, GAC Wind Tunnel Laboratory memiliki kualifikasi untuk melakukan pengukuran road load menggunakan metode pengujian terowongan angin. Data hasil pengujian melalui skema witness testing dapat digunakan untuk mendukung proses pengajuan EU type approval bagi kendaraan yang akan dipasarkan di Eropa.
GAC Perkuat R&D Kendaraan untuk Pasar Global
Kapabilitas tersebut memungkinkan GAC melakukan pengukuran road load secara lebih mandiri untuk kendaraan yang dikembangkan bagi pasar global. Pengujian dapat mendukung pengembangan model dari lini GAC Trumpchi, GAC AION, dan GAC HYPTEC.
Pengembangan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya GAC membangun proses pengembangan kendaraan yang lebih terintegrasi, mulai dari riset, pengujian, validasi, hingga pemenuhan persyaratan untuk berbagai pasar internasional.
“Sertifikat ini tidak hanya menjadi pengakuan atas kapabilitas teknis dan tingkat manajemen GAC Wind Tunnel Laboratory, tetapi juga menjadi bukti dari kerja sama erat kami dengan TÜV SÜD. Pengakuan ini akan memberikan dukungan kuat terhadap pengembangan riset dan pengembangan mandiri GAC serta ekspansi global dari berbagai brand GAC,” ujar Chen Long, Director of the Test and Verification Department of GAC Group's Vehicle Development Research Institute.
Apa Itu Pengujian WLTP?
Worldwide Harmonized Light Vehicles Test Procedure atau WLTP merupakan prosedur pengujian yang digunakan dalam proses persetujuan tipe kendaraan ringan di Uni Eropa. Pengujian tersebut mencakup aspek konsumsi energi, emisi, dan jarak tempuh kendaraan.
Bagi GAC, pengakuan terhadap Wind Tunnel Laboratory menjadi bagian dari penguatan kemampuan perusahaan dalam mengembangkan kendaraan yang memenuhi standar dan kebutuhan pasar internasional.
Salah satu aspek yang diuji adalah road load, yakni hambatan yang harus diatasi kendaraan ketika bergerak. Faktor tersebut mencakup hambatan aerodinamika, hambatan gulir, hingga hambatan pada sistem penggerak kendaraan.
Data hasil pengujian kemudian dapat digunakan sebagai salah satu dasar dalam proses pengembangan kendaraan yang lebih efisien dan optimal.
Aerodinamika Berpengaruh pada Efisiensi Mobil Listrik
Bagi kendaraan listrik, pengembangan aerodinamika memiliki peran penting karena berkaitan dengan efisiensi energi dan potensi jarak tempuh.
Berdasarkan data GAC, setiap penurunan 0,01 pada koefisien hambatan udara atau drag coefficient berpotensi meningkatkan jarak tempuh kendaraan hingga sekitar 5–10 kilometer, tergantung pada kondisi dan konfigurasi kendaraan.
Melalui lingkungan pengujian yang tertutup dan terkontrol, tim R&D GAC dapat melakukan analisis terhadap karakteristik kendaraan secara lebih presisi. Hasil pengujian tersebut kemudian dapat menjadi bagian dari proses optimalisasi desain dan performa kendaraan.
Bagi konsumen, proses pengembangan tersebut berkaitan dengan sejumlah aspek dalam penggunaan kendaraan listrik sehari-hari, seperti efisiensi energi, jarak tempuh, kenyamanan berkendara, serta kualitas kendaraan.
Pengakuan EU WLTP terhadap GAC Wind Tunnel Laboratory menjadi salah satu bagian dari upaya GAC memperkuat kapabilitas R&D dan memperluas kehadirannya di pasar global.
Dengan fasilitas pengujian yang semakin lengkap, GAC dapat membangun proses pengembangan kendaraan yang lebih terintegrasi untuk mendukung kebutuhan berbagai pasar internasional.
Bagi GAC Indonesia, penguatan kapabilitas tersebut menjadi fondasi untuk menghadirkan produk yang dikembangkan dengan pendekatan teknologi dan standar global sekaligus disesuaikan dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
Seiring perkembangan portofolio kendaraan GAC di Indonesia, termasuk AION V, AION UT, dan HYPTEC HT, GAC terus membawa teknologi dan pengalaman pengembangan kendaraan global lebih dekat dengan konsumen Indonesia.
(UDA)