Performa dan handling mobil langsung terasa berbeda saat menggunakan detail ukuran ban berbeda. MTVN/Ekawan Raharja
Performa dan handling mobil langsung terasa berbeda saat menggunakan detail ukuran ban berbeda. MTVN/Ekawan Raharja

Review Komponen

Uji Performa GT Radial Champiro GTX Pro, Feeling Berkendara Lebih Terasa

Ahmad Garuda • 06 April 2017 16:47
medcom.id, Jakarta: Ketika pertama kali GT Radial meluncurkan serial ban terbarunya yaitu Champiro GTX Pro pertengahan 2016 lalu, mereka menawarkan performa yang apik. Bukan hanya dalam kondisi ban baru saja, namun juga saat sudah rutin digunakan bahkan saat kompon bannya mendekati titik batas treadware.
 
Metrotvnews.com sempat diberikan kesempatan untuk menguji performa mobil mereka di Honda Brio Satya E Manual 2015. Ukuran ban yang digunakan pastinya sama dengan ukuran standar Brio Satya E Manual yaitu ring 14. Hanya saja untuk detailnya, seperti ketinggian sidewall turun 5 mm, dan lebar tapak ban bertambah jadi 185 mm dari ukuran sebelumnya 175 mm untuk lebar tapa dan 75 ketinggian sidewall jadi keunggulannya.
Uji Performa GT Radial Champiro GTX Pro, <i>Feeling</i> Berkendara Lebih Terasa
Ketika pertama kali merasakan handling usai menggunakan versi ban bawaan Brio yaitu Dunlop 175/75/R14, performa Champiro GTX Pro ini, langsung terasa. Alur directional yang berada di tapaknya, membuat gigitan ban ke permukaan aspak sangat terasa. Bahkan dalam kondisi jalan basah sekali pun.
 
Uji Performa GT Radial Champiro GTX Pro, <i>Feeling</i> Berkendara Lebih Terasa"Pakai ban ukuran tapaknya lebih lebar dari ban standarnya, memang harus disertai dengan penurunan lebar sidewall ban. Solusi mudah inilah yang kami kembangkan untuk produk GT Radial seperti Champiro GTX Pro. Kami membuat solusi gampang untuk mereka yang ingin membuat bagian roda mobilnya terlihat lebih kekar. Jadi tampilan mobilnya bisa membuat lebih percaya diri," beber Group Brand Manager - Domestic & ASEAN PT Gajah Tunggal Tbk, produsen ban GT Radial, Leonard Gozali kepada Metrotvnews.com beberapa waktu lalu.

Utamakan performa
Dari sisi teknis, Leo menjelaskan bahwa memang ada pembedaan ukuran dengan versi standar dari merek lain. Misalnya untuk ukuran tapak yang lebih lebar, itu akan membuat permukaan yang menempel ke permukaan aspal jadi lebih lebar. Efeknya adalah mobil grip ban jadi lebih kuat mencengkeram permukaan jalan.
 
Sementara untuk ukuran tinggi sidewall yang lebih kecil, membuat ban terasa lebih rigid. Ini akan berpengaruh terhadap handling dan stabilitas pengendalian kendaraan. Artinya efek limbung pada kecepatan di atas 100 km per jam juga bisa direduksi cukup signifikan.  
 
Itu terbukti, ketika ban ini diajak untuk melaju di atas kecepatan 100 km per jam. Bahkan hingga titik menyentuh di atas 120-150 km per jam (simulasi pengetesan) dalam berbagai kondisi jalan, grip dan handling tetap terasa nyaman dan tak ada gejala mobil kehilangan grip. Namun ini bukan untuk dicontoh, mengingat pengetesan dilakukan untuk membuktikan karakter performa ban.
Uji Performa GT Radial Champiro GTX Pro, <i>Feeling</i> Berkendara Lebih Terasa
Tingkat kebisingan
Namun salah satu tantangan menggunakan ban ini adalah tingkat kebisingan yang lebih tinggi dari pada tipe ban dengan alur non directional. Terlebih saat berada di atas kecepatan 80 km per jam dalam kondisi permukaan jalan beton. Namun untuk tingkat kebisingan di tipe aspal yang cukup halus, tidak terlalu mengganggu hingga ke kabin.
 
Secara performa ban untuk keseluruhan, sejak pertama kali menggunakannya, Champiro GTX Pro terbilang memuaskan. Terutama bagi mereka yang ingin benar-benar mengetahui performa atau kenyamanan city car mereka secara maksimal.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan