Jokowi mencoba menjadi penumpang di pikap Esemka Bima. Setpres
Jokowi mencoba menjadi penumpang di pikap Esemka Bima. Setpres

Esemka Resmi Masuk Pasar Otomotif Tanah Air

Otomotif mobil baru Mobil Esemka
Ekawan Raharja • 07 September 2019 14:20

Jakarta: Industri otomotif tanah air terus menggeliat dan semakin menunjukkan daya saingnya. Hal ini dibuktikan oleh hadirnya produsen kendaraan bermotor roda empat baru yakni ESEMKA yang berada di bawah naungan PT Solo Manufaktur Kreasi (PT SMK).
 
Kehadiran pabrik mobil bermerek ESEMKA ditargetkan dapat meningkatkan penyerapan komponen otomotif dalam negeri, khususnya yang diproduksi Industri Kecil dan Menengah (IKM). Langkah strategis ini akan mewujudkan kemandirian industri nasional, terutama sektor otomotif.
 
"Saat ini, Esemka telah bekerjasama dengan lebih dari 30 industri penyedia komponen otomotif lokal dan sudah melakukan persiapan untuk produksi massal,” kata Menteri Perindustrian (Menperin), Airlangga Hartarto, Jumat (6/9/2019) di Boyolali Jawa Tengah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menperin memastikan peresmian pabrik senantiasa memberikan efek berganda bagi perekonomian, seperti membuka lapangan kerja baru yang kini sudah menyerap 300 tenaga kerja untuk satu shift. Diproyeksikan industri otomotif di Indonesia ke depannya terus ekspansif seiring dengan adanya peningkatan investasi. Apalagi, bagi mereka yang menghasilkan produk di bawah Rp200 juta, Esemka dinilai punya peluang bisnis yang prospektif.
 
“Dengan harga tersebut, menjadi sarana migrasi bagi para pemilik motor yang ingin memiliki mobil pertama kali. Apalagi, ESEMKA ini kan menghasilkan jenis pikap, yang dapat menunjang produktivitas. Nah, seperti jenis komersial ini, dilihat juga yang penting itu kapasitas muatan isinya. Artinya, semakin bisa menampung banyak muatannya, potensi lakunya tinggi,” paparnya.
 
Esemka Resmi Masuk Pasar Otomotif Tanah Air
 
Esemka telah memiliki Tanda Pendaftaran Tipe (TPT) yang telah diterbitkan oleh Kementerian Perindustrian untuk enam jenis kendaraan roda empat. "Empat di antaranya merupakan kendaraan komersial tipe pick up single cabin yang diberi nama Esemka Bima, lalu satu tipe penumpang double cabin yang diberi nama Esemka Digdaya, dan satu tipe lagi kendaraan penumpang minivan dengan nama Esemka Borneo,” tutur Airlangga.
 
Sebagai principal otomotif nasional, saat ini Esemka telah memiliki fasilitas produksi yang telah siap beroperasi, antara lain lini pengecatan body, lini perakitan mobil type monocoque, type chassis, gasoline engine, diesel engine, transmisi dan axle.
 
Kemudian, ada juga lini penyambungan transmisi motor diesel dan motor bensin, lini pengujian kendaraan statik atau elektronik, lini pengujian jalan, lini perbaikan kendaraan pascauji, area stock yard, show room dan fasilitas pendukung lainnya.
 
“Tentunya fasilitas produksi yang telah dimiliki Esemka sebagai produsen mobil telah membawa pada suatu tahapan yang lebih maju dan layak untuk dapat memproduksi kendaraan roda empat."
 
Pada tahun pertama Esemka akan memproduksi sebanyak 3.500 unit pick up Bima dengan kapasitas produksi total sebesar 12.000 unit per tahun.


 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif