SEM 2019 akan berlangsung di Sirkuit Sepang Malaysia. Shell
SEM 2019 akan berlangsung di Sirkuit Sepang Malaysia. Shell

Prototipe Mobil Ramah Lingkungan Mahasiswa Indonesia Mulai Diakui

Otomotif mobil listrik shell
Ekawan Raharja • 12 Februari 2019 12:31
Jakarta: Kualitas mahasiswa Indonesia, khususnya dalam perakitan mobil-mobil prototipe, tidak kalah dengan mahasiswa dari berbagai belahan dunia lainnya. Bahkan harus diakui bibit-bibit penerus bangsa ini unggul menghadirkan berbagai inovasi dan juga kreasi untuk menghadirkan kendaraan ramah lingkungan.
 
Presiden Direktur dan Country Chairman Shell Indonesia, Darwin Silalahi, meyakini kualitas mahasiswa Indonesia tak kalah dengan mahasiswa dari negera-negara lain. Bahkan dengan sejumlah gelar yang pernah di dapat Shell Eco-Marathon Asia (SEM Asia), menunjukkan kemampuan dan daya saing mahasiswa Indonesia.
 
"Kami benar-benar bangga karena sejak SEM Asia di 2010, tim Indonesia telah memimpin kategori kendaraan mesin pembakaran dalam, dan telah mulai pula memimpin kategori kendaraan listrik," ujar Darwin melalui keterangan resminya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di tahun ini, Indonesia juga akan kembali ikut serta di ajang SEM Asia 2019. Tim mahasiswa Indonesia dipastikan ikut serta di kegiatan ini dengan menurunkan 28 mobil dari 22 universitas. Bahkan kali ini juga, Tim Bumi Siliwangi I dari Universitas Pendidikan Indonesia dan ITS Team 5 akan ikut serta di kategori UrbanConcept.
 
Prototipe Mobil Ramah Lingkungan Mahasiswa Indonesia Mulai Diakui
 
Sebanyak 11 dari 28 mobil hemat energi yang dibawa tim mahasiswa Indoensia, menggunakan bahan bakar baterai. Hal ini tidak terlepas dari prestasi Bumi Siliwangi 4 di ajang Drivers World Championship pada 2016, dan memacu para mahasiswa Indonesia lainnya.
 
"Generasi muda Indonesia merasa percaya diri dan memiliki ketertarikan dalam pengembangan mobil listrik."
 
Perlombaan mobil prototipe hemat energi ini akan akan berlangsung pada 29 April - 2 Mei di Sirkuit Sepang Malaysia. Tercatat akan ada 100 tim lebih dari seluruh kawasan Asia dan Timur Tengah, termasuk tim dari Indonesia, yang akan menguji mobil rakit mereka.
 
"Setiap tahun kamu menyaksikan standar performa tim yang semakin meningkat. Sirkuit Sepang di Malausia adalah lokasi sempurna yang akan menjadi saksi lahirnya berbagai inovasi baru desain kendaraan," ujar Direktur Teknis Shell Eco-Marathon Global, Shanna Simmons, melalui keterangan resminya.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif