Tata Motors bantah akan menjual sebagian saham JLR ke PSA Group. JLR
Tata Motors bantah akan menjual sebagian saham JLR ke PSA Group. JLR

Tata Motors Bantah Pembelian Saham JLR oleh PSA

Otomotif industri otomotif tata motors
Ekawan Raharja • 16 Mei 2019 13:18
Jakarta: PSA Peugeot Citroen (PSA Group) mengumumkan akan membeli sebagian saham Jaguar Land Rover yang dimiliki oleh Tata Motors. Wacana ini hadir karena masalah ekonomi dikarenakan penjualan JLR yang semakin menurun dari waktu ke waktu.
 
Menurut catatan, JLR mengalami kerugian sekitar 354 juta pound atau sekitar USD450 juta antara April dan September 2018. Hal ini terjadi dikarenakan penurunan permintaan sebesar dua digit di China serta penurunan penjualan mobil diesel di Eropa.
 
Sehingga, menurut Reuters, grup otomotif asal Prancis ini melihat peluang untuk membuka diri membeli sebagian saham JLR. Sehingga PSA Group bisa menambah mereka yang ada di bawah naungan mereka, dan menambah lini produk yang dijual.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Masih dari sumber yang sama, PSA Group juga sudah melakukan obrolan mengenai rencana tersebut. Tetapi PSA Group enggan menanggapinya.
 
Tata Motors Bantah Pembelian Saham JLR oleh PSA
 
Sedangkan Tata Motors malah membuat statment mengejutkan kalau mereka tidak akan menjual saham JLR. "Sesuai dengan peraturan, kami tidak mengomentasi spekulasi di media. Tetapi kami pastikan rumor tersebut tidak benar," ungkap keterangan Tata Motors sebagai pemilik 100 persen JRL.
 
PT Wahana Auto Ekamarga (WAE), selaku Authorized Distributor Jaguar Land Rover di Indonesia, juga menegaskan isu pembelian saham JLR dari Tata Motors ke PSA Group tidak benar. Brand Director PT WAE, Jentri Izhar, mengacu kepada pernyataan Tata Motors bahwa rumor tersebut tidak benar.
 
"Seperti yang sudah diberikan komen oleh pihak Tata, bahwa informasi itu tidak bisa diverifikasi. Jadi saya tidak bisa berikan komen lebih lanjut lagi," ujar Jentri Rabu Malam (15/5/2019) di Patio Jakarta.
 
Baik Tata Motors dan JLR juga sama-sama hadir di Indonesia melayani kebutuhan masyarakat. Hanya saja keduanya bermain di segmen yang berbeda, Tata Motors mengakomodir kebutuhan kendaraan komersial, sedangkan JLR mengakomodir kebutuhan kendaraan penumpang premium.
 
"Tata Motors sebagai pemilik JLR tentunya memiliki peran penting, dan memang kami memiliki hubungan khusus dengan Tata Motors. Tapi di Indonesia memang mereka ada entitas yang terpisah karena di sini kami distributor dan dealer Jaguar Land Rover, bukan subsidiary dari Jaguar Land Rover," pungkas Jentri.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif