Ilustrasi polisi. Medcom
Ilustrasi polisi. Medcom

Operasi Ketupat 2026, Polri Siagakan 2.746 Posko Pengamanan Mudik Lebaran

Ekawan Raharja • 03 Maret 2026 17:34
Ringkasnya gini..
  • Polri menyiagakan 2.746 posko selama Operasi Ketupat 2026 untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran.
  • Arus mudik dan balik diprediksi terjadi dua gelombang, disertai rekayasa lalu lintas di jalur tol.
  • Polri juga buka penitipan kendaraan dan optimalkan hotline 110 untuk layanan pengaduan darurat.
Jakarta: Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyiagakan 2.746 posko selama Operasi Ketupat 2026 yang digelar pada 13-26 Maret 2026. Posko tersebut disiapkan untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran.
 
Wakapolri, Komjen Pol Dedi Prasetyo, mengatakan ribuan posko itu terdiri atas 1.624 posko pengamanan, 779 posko pelayanan, dan 343 posko terpadu. Seluruhnya disiapkan untuk mengamankan 185.608 objek pengamanan.
 
"(Objek pengamanan) di antaranya masjid, lokasi Shalat Idulfitri, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, dan objek wisata," kata Dedi dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan penyiagaan posko dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik yang diprediksi terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diperkirakan pada 14-15 Maret 2026 dan gelombang kedua pada 18-19 Maret 2026.
 
Baca Juga: Jangan Lepas Aki Mobil Listrik yang Ditinggal Mudik, Kenapa?
 
"Karena kegiatan tersebut beririsan dengan libur Hari Raya Nyepi," ucapnya.
 
Sementara itu, arus balik juga diprediksi terbagi dalam dua gelombang, yakni pada 25-26 Maret 2026 dan 28-29 Maret 2026.
 
Untuk menjamin kelancaran Operasi Ketupat 2026, Polri akan menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di jalur tol. Skema yang disiapkan antara lain ganjil genap, one way, contraflow, delaying system, serta buffer zone di pelabuhan.
 
Selain rekayasa lalu lintas, Polri juga menyiagakan tim quick response untuk menangani situasi darurat atau kontingensi di lapangan.
 
Polri turut membuka layanan penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian setempat bagi masyarakat yang hendak mudik. Layanan ini disediakan untuk meningkatkan rasa aman selama ditinggal bepergian.
 
Selain itu, Polri mengoptimalkan hotline 110 sebagai saluran pengaduan dan laporan darurat masyarakat.
 
"Layanan 110 sebagai hotline untuk layanan pengaduan, laporan tanggap darurat, dan kebutuhan-kebutuhan masyarakat bila membutuhkan kepolisian," ujarnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan