Bogor: iCar V23 menjadi salah satu sport utility vehicle (SUV) berbasis energi listrik yang ada di pasar otomotif. Meski mobil ini termasuk modern dan canggih, namun mereka masih mempertahankan beberapa aspek jip klasik.
Ketika masuk ke kabin V23, test driver medcom.id merasakan posisi berkendara khas mobil jip tahun 80-an atau 90-an. Kaca yang hampir tegak, desain jendela yang rendah, serta posisi jok yang tegak memberikan sensasi berkendara 'commanding'.
Desain dashboard juga dibuat sederhana, dan bahkan tetap mempertahankan tombol klasik untuk beberapa pengaturan seperti AC, lampu hazard, dan mode berkendara.
Uniknya ketika mulai melaju di jalanan, V23 menawarkan sensasi berkendara khas jip. Terasa body roll penumpang cukup ketika melewati jalanan yang tidak rata.
Namun untuk urusan suspensi, V23 menawarkan karakter yang soft dan meredam guncangan dengan baik. Kombinasi suspensi MacPherson di depan dan multi-link di belakang bisa diandalkan untuk berkendara sehari-hari.
Baca Juga:
Harga Toyota Alphard Bekas Per Juni 2026
Product Planning Manager iCAR Indonesia, Tommy Hermansyah, menjelaskan bahwasanya iCar didesain untuk mengobati mobil-mobil klasik. Namun dengan seiring perkembangan zaman, para insinyur kemudian mengkombinasikan antara desain boxy dan SUV vintage dengan teknologi terkini.
"Cuman karena sekarang Teknologinya sudah EV, jadi kita kombinasikan rasa berkendara, suasana dalam bentuknya, desain eksterior, kalau kita lihat interiornya pun dari dashboardnya saja sudah mirip kayak kita lihat dari military jip," cerita Tommy di Bogor Jawa Barat.
Mengenai suspensi, termasuk body roll mobil, V23 menawarkan sensasi yang berbeda dengan Chery J6 yang merupakan saudaranya. Tommy menekankan J6 lebih didesain untuk on road, sedangkan V23 dibuat untuk melewati jalanan yang lebih 'kasar'.
"Kalau iCar dibuat lebih rough (suspensinya) biar orang naik mobil itu merasakan lagi mobil ini (V23) kayak gimana getarannya, bantingannya, terus harshness-nya, sampai Noise-nya kayak terasa kayak mobil ICE (internal combustion engine) walaupun itu EV," jelas Tommy.
Bogor: iCar V23 menjadi salah satu sport utility vehicle (
SUV) berbasis energi listrik yang ada di pasar otomotif. Meski mobil ini termasuk modern dan canggih, namun mereka masih mempertahankan beberapa aspek jip klasik.
Ketika masuk ke kabin V23, test driver medcom.id merasakan posisi berkendara khas mobil jip tahun 80-an atau 90-an. Kaca yang hampir tegak, desain jendela yang rendah, serta posisi jok yang tegak memberikan sensasi berkendara 'commanding'.
Desain dashboard juga dibuat sederhana, dan bahkan tetap mempertahankan tombol klasik untuk beberapa pengaturan seperti AC, lampu hazard, dan mode berkendara.
Uniknya ketika mulai melaju di jalanan, V23 menawarkan sensasi berkendara khas jip. Terasa body roll penumpang cukup ketika melewati jalanan yang tidak rata.
Namun untuk urusan suspensi, V23 menawarkan karakter yang soft dan meredam guncangan dengan baik. Kombinasi suspensi MacPherson di depan dan multi-link di belakang bisa diandalkan untuk berkendara sehari-hari.
Product Planning Manager iCAR Indonesia, Tommy Hermansyah, menjelaskan bahwasanya iCar didesain untuk mengobati mobil-mobil klasik. Namun dengan seiring perkembangan zaman, para insinyur kemudian mengkombinasikan antara desain boxy dan SUV vintage dengan teknologi terkini.
"Cuman karena sekarang Teknologinya sudah EV, jadi kita kombinasikan rasa berkendara, suasana dalam bentuknya, desain eksterior, kalau kita lihat interiornya pun dari dashboardnya saja sudah mirip kayak kita lihat dari military jip," cerita Tommy di Bogor Jawa Barat.
Mengenai suspensi, termasuk body roll mobil, V23 menawarkan sensasi yang berbeda dengan Chery J6 yang merupakan saudaranya. Tommy menekankan J6 lebih didesain untuk on road, sedangkan V23 dibuat untuk melewati jalanan yang lebih 'kasar'.
"Kalau iCar dibuat lebih rough (suspensinya) biar orang naik mobil itu merasakan lagi mobil ini (V23) kayak gimana getarannya, bantingannya, terus harshness-nya, sampai Noise-nya kayak terasa kayak mobil ICE (internal combustion engine) walaupun itu EV," jelas Tommy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)