Jakarta - Bagi Sobat Medcom yang doyan 'ngoprek' mobil atau motor dan ingin menggeluti lebih dalam soal itu di perguruan tinggi negeri, ada beberapa jurusan di PTN yang bisa dipilih. Mengingat tidak semua PTN menyiapkan jurusan ini, maka penting untuk melihat PTN mana yang memang sudah siap.
Nah, mumpung sekarang sedang proses ujian masuk ke PTN, tentu wajib tahu jurusan otomotif yang bisa membuat hobi Sobat Medcom kian tersalurkan. Apalagi kurikulum pengajaran juga kian didekatkan dengan industri, sehingga gap antara kemajuan teknologi otomotif dan pendidikan, tak terpaut jauh.
Beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia memiliki jurusan Teknik Otomotif atau Pendidikan Teknik Otomotif terkemuka, baik tingkat Sarjana (S1) maupun Vokasi (D3/D4) patut dipertimbangkan.
Kampus unggulan tersebut antara lain Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Negeri Semarang (UNNES), dan berbagai Politeknik Negeri seperti Polban dan Polinema.
Baca Juga:
Harga Suzuki Ertiga Bekas Per April 2026
PTN Unggulan dengan Jurusan Otomotif (S1 & Pendidikan):
-Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
Fakultas Teknik menyediakan prodi Pendidikan Teknik Otomotif.
-Universitas Negeri Malang (UM)
Punya Jurusan Teknik Otomotif dengan fasilitas lab lengkap.
-Universitas Negeri Semarang (UNNES)
Memiliki Pendidikan Teknik Otomotif (S1) yang memudahkan Sobat mengetahui secara lengkap apa saja yang ada di dalamnya.
-Institut Teknologi Bandung (ITB)
Fokus riset dan pengembangan kendaraan di bawah Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD).
-Universitas Gadjah Mada (UGM)
Sekolah Vokasi (D4) Teknik Mesin dengan konsentrasi otomotif.
Politeknik Negeri (Vokasi/Praktik Tinggi):
Politeknik Negeri Bandung (POLBAN): Fokus praktik otomotif dan manufaktur.
Politeknik Negeri Malang (POLINEMA): D4 Teknik Otomotif Elektronik.
Politeknik Negeri Jakarta (PNJ): D3 Teknik Mesin dan D4 Teknologi Rekayasa Manufaktur.
Politeknik STMI Jakarta: Berfokus pada Teknik Industri Otomotif
Jakarta - Bagi
Sobat Medcom yang doyan 'ngoprek'
mobil atau
motor dan ingin menggeluti lebih dalam soal itu di perguruan tinggi negeri, ada beberapa jurusan di PTN yang bisa dipilih. Mengingat tidak semua PTN menyiapkan jurusan ini, maka penting untuk melihat PTN mana yang memang sudah siap.
Nah, mumpung sekarang sedang proses ujian masuk ke PTN, tentu wajib tahu jurusan otomotif yang bisa membuat hobi Sobat Medcom kian tersalurkan. Apalagi kurikulum pengajaran juga kian didekatkan dengan industri, sehingga gap antara kemajuan teknologi otomotif dan pendidikan, tak terpaut jauh.
Beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia memiliki jurusan Teknik Otomotif atau Pendidikan Teknik Otomotif terkemuka, baik tingkat Sarjana (S1) maupun Vokasi (D3/D4) patut dipertimbangkan.
Kampus unggulan tersebut antara lain Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Negeri Semarang (UNNES), dan berbagai Politeknik Negeri seperti Polban dan Polinema.
PTN Unggulan dengan Jurusan Otomotif (S1 & Pendidikan):
-Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
Fakultas Teknik menyediakan prodi Pendidikan Teknik Otomotif.
-Universitas Negeri Malang (UM)
Punya Jurusan Teknik Otomotif dengan fasilitas lab lengkap.
-Universitas Negeri Semarang (UNNES)
Memiliki Pendidikan Teknik Otomotif (S1) yang memudahkan Sobat mengetahui secara lengkap apa saja yang ada di dalamnya.
-Institut Teknologi Bandung (ITB)
Fokus riset dan pengembangan kendaraan di bawah Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD).
-Universitas Gadjah Mada (UGM)
Sekolah Vokasi (D4) Teknik Mesin dengan konsentrasi otomotif.
Politeknik Negeri (Vokasi/Praktik Tinggi):
Politeknik Negeri Bandung (POLBAN): Fokus praktik otomotif dan manufaktur.
Politeknik Negeri Malang (POLINEMA): D4 Teknik Otomotif Elektronik.
Politeknik Negeri Jakarta (PNJ): D3 Teknik Mesin dan D4 Teknologi Rekayasa Manufaktur.
Politeknik STMI Jakarta: Berfokus pada Teknik Industri Otomotif
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)