Jakarta: Pemegang rekor drag race Indonesia, Robert J Paul berencana memecahkan rekor baru. Sebelumnya Robert mencetak rekor drag race di Indonesia dengan catatan waktu 9,278 detik untuk lintasan 402 meter, di sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, dan 6,318 detik di lintasan 201 meter saat Otomotif Night Race seri 3 di Kelapa Gading, Jakarta, pada 2005.
Untuk mewujudkan ambisinya tersebut, Robert didukung tim balap Autochem Racing yang baru saja dibentuk PT Autochem Industri, distributor Prestone dan Master di Indonesia. Komposisi tim balap dikomandoi oleh mekanik andal Taqwa SS dan diperkuat oleh pembalap nasional Fitra Eri serta Rama SB.
Menurut Taqwa, untuk memcahkan rekor baru ini pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatunya jauh-jauh hari. Mulai dari mobil dan pemilihan sirkuit. Autochem Racing pun sudah mempersiapkan tunggangan baru, yaitu Holden Torana 1974 bermesin V8 supercharged, yang diklaim mampu menyemburkan tenaga lebih dari 1.500 daya kuda pada 7.000 rpm.
"Robert pernah memegang rekor di 2005. Jadi kami berniat untuk memecahkan rekor Robert," kata Taqwa kepada Medcom.id saat acara perkenalan tim balap Autochem Racing, di pameran Pasar Jongkok (Parjo), di Jakarta, Sabtu (7/4/2018).
Lebih lanjut Taqwa mengatakan, ini merupakan sebuah target yang cukup menantang, setelah 13 tahun rekor tak terpecahkan, sehingga butuh persiapan matang dalam meracik Holden Torana dengan spesifikasi baru yang membutuhkan keseriusan dan fokus 100 persen.
Melalui dukungan di tim balap drag dengan target pemecahan rekor tersebut, Marketing Director PT Autochem Industry, Christoper Sada berharap bisa lebih mendekatkan lini produknya Prestone dan Master ke penggemar otomotif nasional.
"Dengan spesifikasi tersebut, Autochem Racing memasang target waktu Holden Torana ini untuk meraih waktu dikisaran 8 detik untuk lintasan 402 meter atau seperempat mil. Dari segi teknis mobil sudah siap. Untuk tempat dimana tergantung cuaca dan ada tiga pilihan, bisa di Wonosari, Jawa Tengah, Bandung atau Sirkuit Sentul. Selama treknya mendukung dengan jarak pengereman cukup. Kita practice kita pilih tempat dan start," tutup Taqwa.
Jakarta: Pemegang rekor
drag race Indonesia, Robert J Paul berencana memecahkan rekor baru. Sebelumnya Robert mencetak rekor
drag race di Indonesia dengan catatan waktu 9,278 detik untuk lintasan 402 meter, di sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, dan 6,318 detik di lintasan 201 meter saat Otomotif Night Race seri 3 di Kelapa Gading, Jakarta, pada 2005.
Untuk mewujudkan ambisinya tersebut, Robert didukung tim balap Autochem Racing yang baru saja dibentuk PT Autochem Industri, distributor Prestone dan Master di Indonesia. Komposisi tim balap dikomandoi oleh mekanik andal Taqwa SS dan diperkuat oleh pembalap nasional Fitra Eri serta Rama SB.

Menurut Taqwa, untuk memcahkan rekor baru ini pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatunya jauh-jauh hari. Mulai dari mobil dan pemilihan sirkuit. Autochem Racing pun sudah mempersiapkan tunggangan baru, yaitu Holden Torana 1974 bermesin V8
supercharged, yang diklaim mampu menyemburkan tenaga lebih dari 1.500 daya kuda pada 7.000 rpm.
"Robert pernah memegang rekor di 2005. Jadi kami berniat untuk memecahkan rekor Robert," kata Taqwa kepada Medcom.id saat acara perkenalan tim balap Autochem Racing, di pameran Pasar Jongkok (Parjo), di Jakarta, Sabtu (7/4/2018).

Lebih lanjut Taqwa mengatakan, ini merupakan sebuah target yang cukup menantang, setelah 13 tahun rekor tak terpecahkan, sehingga butuh persiapan matang dalam meracik Holden Torana dengan spesifikasi baru yang membutuhkan keseriusan dan fokus 100 persen.
Melalui dukungan di tim balap drag dengan target pemecahan rekor tersebut, Marketing Director PT Autochem Industry, Christoper Sada berharap bisa lebih mendekatkan lini produknya Prestone dan Master ke penggemar otomotif nasional.

"Dengan spesifikasi tersebut, Autochem Racing memasang target waktu Holden Torana ini untuk meraih waktu dikisaran 8 detik untuk lintasan 402 meter atau seperempat mil. Dari segi teknis mobil sudah siap. Untuk tempat dimana tergantung cuaca dan ada tiga pilihan, bisa di Wonosari, Jawa Tengah, Bandung atau Sirkuit Sentul. Selama treknya mendukung dengan jarak pengereman cukup. Kita
practice kita pilih tempat dan
start," tutup Taqwa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)