Pilih mobil bekas berkualitas. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto
Pilih mobil bekas berkualitas. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto

Hindari Membeli Mobil Bekas yang Odometernya Berubah

Otomotif mobil bekas
M. Bagus Rachmanto • 24 Oktober 2019 11:41
Jakarta: Salah satu patokan ketika membeli sebuah kendaraan bekas adalah memperhatikan angka odometer. Pasalnya, jika odometer menunjukan catatan angka cukup tinggi, hal itu mengisyaratkan bahwa mobil tersebut sudah menempuh jarak cukup jauh.
 
Angka odometer yang tinggi menandakan mobil sudah memiliki jam terbang cukup jauh, biasanya berpengaruh terhadap menurunnya performa sejumlah komponen. Contoh, jika sebuah mobil tahun produksi 2018 memiliki catatan odometer mencapai 100 ribu km, maka perlu dipertanyakan kemampuan performanya.
 
Pasalnya, dealer atau bengkel resmi menyarankan setiap mobil wajib melakukan servis setiap enam bulan atau 10 ribu km. Lantas jika satu tahun, maka jarak tempuh pada odometer idealnya mencapai 20 ribu km per tahun, bukan 100 ribu km.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hanya saja, ada saja oknum penjual mobil bekas nakal, yang mencurangi calon pembeli dengan mengubah odometer sehingga jarak tempuhnya terlihat cukup pendek. Ada baiknya kita mengetahui perbedaan mobil yang sudah direset ulang odometernya, agar tidak salah ketika memilih mobil bekas yang berkualitas baik. Berikut ini adalah cara pedagang nakal mencurangi dengan mereset odometer.
 
Dilansir dari website Mobil88, biasanya oknum penjual mobil bekas nakal melakukan kecurangan pada mobil dengan mengubah odometer analog. Jika itu terjadi, kerap ada congkelan ketika membuka mika dasbor. Selain itu, angka-angka pada odometer juga mengalami kerusakan karena harus dipaksa diputar dengan benda keras tumpul atau lancip.
 
Namun perlu dicatat, odometer digital juga bisa saja dimanipulasi, dengan cara yang lebih mudah, yaitu menggunakan sebuah software.
 
Oleh karena itu, selain melihat odometer, ketika Anda membeli mobil bekas, baiknya melakukan pengecekan secara menyeluruh, mulai dari riwayat servis pada buku atau bengkel, kemudian melihat secara langsung bentuk fisik eksterior dan interior mobil secara masuk akal.
 
Beli mobil bekas di diler terpercaya, karena biasanya ada jaminan berupa buyback guarantee untuk pembelian merek dan tipe mobil apapun. Jika ada salah satu dari poin garansi yang tidak sesuai, Anda tidak akan merugi karena mobil itu bisa dibeli kembali. Yang tak kalah penting adalah kelengkapan dokumen dan tidak terkait kasus hukum, termasuk mobil tidak pernah mengalami tabrakan yang menyebabkan perubahan struktur rangka.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif