Hyundai Jump School Indonesia memasuki tahun ketiga dengan menggandeng ITS dan memperluas program pendidikan serta mentoring ke Surabaya. Hyundai
Hyundai Jump School Indonesia memasuki tahun ketiga dengan menggandeng ITS dan memperluas program pendidikan serta mentoring ke Surabaya. Hyundai

Hyundai Jump School Masuk Surabaya, Gandeng ITS untuk Perluas Pendidikan

Ekawan Raharja • 08 Oktober 2026 12:14
Ringkasnya gini..
  • Hyundai Jump School Indonesia memasuki tahun ketiga dengan menggandeng ITS dan memperluas program pendidikan serta mentoring ke Surabaya.
  • Batch 3 melibatkan 100 mahasiswa relawan dari UI, ITB, dan ITS untuk mendampingi siswa di Jakarta, Bandung, dan Surabaya.
  • Perluasan ke Surabaya membuat Hyundai Jump School Indonesia melibatkan 250 mahasiswa dan sekitar 1.400 siswa secara kumulatif.
DKI Jakarta: PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) memperluas jangkauan program Hyundai Jump School Indonesia dengan menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebagai mitra universitas terbaru. Kolaborasi tersebut sekaligus membawa program pendidikan dan mentoring Hyundai Jump School ke Surabaya untuk pertama kalinya.

Program juga melanjutkan kolaborasi dengan Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Perluasan ini membuat program tersebut menjangkau mahasiswa, siswa sekolah, serta komunitas lokal di Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

“Tahun ini, kami juga bangga menyambut Institut Teknologi Sepuluh Nopember di Surabaya, yang bergabung bersama Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung. Perkembangan ini mencerminkan komitmen jangka panjang Hyundai dalam mendukung generasi muda Indonesia. Melalui Hyundai Jump School, kami berharap dampak positif yang tercipta dapat terus berlanjut melampaui setiap batch dan turut membangun komunitas yang semakin kuat di masa depan,” ujar President Director PT Hyundai Motors Indonesia, Kenny Lee, pada Rabu (8/10/2026) di Kuningan Jakarta Selatan.

100 Mahasiswa Jadi Relawan

Hyundai Jump School Indonesia pertama kali diperkenalkan pada September 2024 melalui Batch 1 yang berlangsung hingga Juni 2025 bersama Universitas Indonesia. Program kemudian berlanjut ke Batch 2 pada Oktober 2025 dengan melibatkan Institut Teknologi Bandung dan memperluas jangkauan dari Jabodetabek ke Bandung.
 
Pada Batch 3, sebanyak 100 mahasiswa terpilih akan menjadi mahasiswa relawan. Mereka terdiri dari 40 mahasiswa UI, 30 mahasiswa ITB, dan 30 mahasiswa ITS.

Para mahasiswa relawan tersebut akan memberikan pendampingan dan dukungan pembelajaran di 20 pusat pembelajaran dan sekolah yang tersebar di Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Mereka akan berinteraksi dengan siswa sekolah sekaligus mendapatkan bimbingan dari mentor profesional.

Model tersebut menghubungkan siswa sekolah, mahasiswa relawan, dan mentor profesional dalam satu ekosistem pembelajaran. Siswa memperoleh pendampingan belajar dan dukungan emosional, sedangkan mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kepedulian sosial, serta keterampilan praktis lainnya.

Dengan berakhirnya Batch 2, maka program sosial ini telah melibatkan 150 mahasiswa relawan dalam dua batch pertama. Kehadiran 100 mahasiswa relawan pada Batch 3 membuat jumlah kumulatif mahasiswa yang berpartisipasi mencapai 250 orang.

Program ini juga ditargetkan memberikan manfaat kepada total sekitar 1.400 siswa secara kumulatif melalui kegiatan pembelajaran dan mentoring sejak pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada 2024.
 

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa relawan akan berinteraksi secara rutin dengan siswa sekolah untuk berbagi pengetahuan, memberikan pendampingan pembelajaran, serta dukungan emosional. Para mahasiswa juga memperoleh bimbingan dari mentor profesional dengan beragam latar belakang, termasuk karyawan Hyundai dan profesional lainnya.

Mentoring tersebut ditujukan untuk mendukung pengembangan kemampuan akademik, profesional, dan personal para mahasiswa yang terlibat dalam program.

Hyundai Jump School Pertama Kali Hadir di Surabaya

Bergabungnya ITS menjadi bagian ekspansi program ke Surabaya. Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa ITS mendapatkan kesempatan untuk berkontribusi kepada komunitas sekaligus memperoleh pengalaman dalam mentoring, kepemimpinan, dan keterlibatan sosial.

“Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa kami untuk menerapkan pengetahuan di luar lingkungan universitas, sekaligus mengembangkan empati, kemampuan kepemimpinan, serta pemahaman yang lebih mendalam terhadap komunitas di sekitar mereka. Kami berharap kolaborasi ini dapat menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, baik bagi mahasiswa maupun para siswa yang mereka dampingi,” ujar Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Nurul Widiastuti, di momen yang sama.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan